MADIUN – Persaudaraan Setia Hati Terate (SH Terate) Pusat memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-104 melalui Wilujengan Persaudaraan, Rabu (2/9/2026). Kegiatan yang berlangsung di halaman Padepokan Graha Kridha Budaya, Jalan Merak No. 17, Kota Madiun, tersebut diisi dengan doa bersama serta kirim doa bagi para leluhur dan pendahulu organisasi.
Wilujengan Persaudaraan menjadi momentum bagi keluarga besar SH Terate untuk mengenang jasa para sesepuh sekaligus memperkuat nilai persaudaraan, kerukunan, dan kebersamaan yang selama ini menjadi landasan perjalanan organisasi.
Prosesi doa bersama dipimpin Ketua Bidang Kerohanian Pusat SH Terate, Kangmas Dr. K.H. Suntoyo, M.Ag. Setelah doa, kegiatan dilanjutkan dengan pemotongan tumpeng sebagai wujud rasa syukur atas perjalanan panjang SH Terate yang kini telah memasuki usia 104 tahun.
Ketua Dewan Pusat SH Terate, Kangmas H. Issoebijantoro, S.H., melakukan pemotongan tumpeng dan menyerahkannya kepada Ketua Umum SH Terate, Kangmas Drs. H.R. Moerdjoko H.W. Prosesi tersebut tidak hanya menjadi simbol peringatan hari ulang tahun, tetapi juga bentuk penghormatan kepada para pendiri, sesepuh, dan leluhur yang telah meletakkan dasar perjuangan SH Terate hingga berkembang dan dikenal luas oleh masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut, Kangmas H. Issoebijantoro menegaskan bahwa perjalanan 104 tahun harus dimaknai dengan rasa syukur sekaligus tanggung jawab untuk mempertahankan nilai-nilai luhur organisasi. Momentum HUT, menurutnya, menjadi pengingat bagi seluruh warga SH Terate agar senantiasa menjunjung tinggi persaudaraan, menjaga keharmonisan, serta memberikan kontribusi positif bagi masyarakat dan bangsa.
Sementara itu, Ketua Umum SH Terate, Kangmas Drs. H.R. Moerdjoko H.W., menyampaikan bahwa peringatan HUT ke-104 merupakan momentum untuk semakin mempererat kebersamaan seluruh keluarga besar SH Terate. Menurutnya, usia 104 tahun bukan sekadar angka, melainkan refleksi atas perjalanan panjang dalam mempertahankan ajaran, tradisi, dan nilai persaudaraan yang diwariskan oleh para pendahulu.
Ia mengajak seluruh warga SH Terate menjadikan persaudaraan sebagai kekuatan utama dalam menghadapi perkembangan zaman. Nilai-nilai luhur SH Terate diharapkan tidak berhenti sebagai pedoman di lingkungan organisasi, tetapi juga diwujudkan melalui sikap yang mampu menjaga kedamaian dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Wilujengan ini menjadi momentum untuk mengenang dan mendoakan para leluhur serta para pendahulu yang telah berjasa. Dari mereka kita belajar tentang perjuangan, ketulusan, persaudaraan, dan tanggung jawab untuk meneruskan nilai-nilai luhur SH Terate,” demikian pesan yang menjadi semangat dalam peringatan HUT ke-104 tersebut.
Kegiatan Wilujengan Persaudaraan turut dihadiri jajaran Forkopimda Kota Madiun, Ketua Dewan Pusat, Ketua Umum, serta jajaran Pengurus Pusat Persaudaraan Setia Hati Terate.
Memasuki usia ke-104, SH Terate diharapkan semakin mampu menjaga persaudaraan di antara seluruh warganya, memperkuat peran sosial organisasi, dan terus menanamkan nilai-nilai luhur kepada generasi penerus.
Peringatan ini sekaligus menjadi pengingat bahwa semakin panjang perjalanan sebuah organisasi, semakin besar pula tanggung jawab untuk menjaga warisan nilai, menghormati jasa para pendahulu, serta memastikan semangat persaudaraan tetap hidup di tengah perubahan zaman.











