Kapolres Pacitan Berikan Piagam Penghargaan kepada Komandan Pamter SH Terate Cabang Pacitan, Perkuat Sinergitas Menjaga Kamtibmas

Kapolres Pacitan Berikan Piagam Penghargaan kepada Komandan Pamter SH Terate Cabang Pacitan, Perkuat Sinergitas Menjaga Kamtibmas

Polres Pacitan memberikan penghargaan kepada sejumlah personel kepolisian, tokoh organisasi pencak silat, serta aparatur desa yang dinilai berperan aktif dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Penghargaan tersebut menjadi bentuk apresiasi atas dedikasi dan kontribusi mereka dalam menciptakan situasi yang aman dan kondusif, khususnya selama pelaksanaan pengesahan warga baru organisasi pencak silat di Kabupaten Pacitan.

Prosesi penyerahan penghargaan berlangsung dalam upacara yang dipimpin langsung oleh Kapolres Pacitan di Lapangan Apel Polres Pacitan, Jalan Ahmad Yani Nomor 60, Pacitan, pada Senin (13/7/2026). Kegiatan tersebut dilaksanakan berdasarkan Peraturan Kapolri Nomor 7 Tahun 2022 tentang Pemberian Penghargaan oleh Kepolisian Negara Republik Indonesia serta mengacu pada Rencana Kerja Polres Pacitan Tahun Anggaran 2026.

Di antara penerima penghargaan terdapat sejumlah tokoh pencak silat yang dinilai berhasil mengoordinasikan pengamanan swakarsa sehingga pelaksanaan pengesahan warga baru berjalan aman dan damai. Antara lain adalah Ketua Pengamanan Terate (Pamter) Persaudaraan Setia Hati Terate Cabang Pacitan Pusat Madiun, Sanyoto Ali Murti, Ketua Korlap PSHT Parluh 16 Anugrah Sarjana, serta Ketua Korlap PSH Winongo Ki Balal Mustakim Agustian.

Kapolres Pacitan, AKBP Ayub Diponegoro Azhar, S.H., S.I.K., M.I.K., menyampaikan bahwa penghargaan tersebut merupakan bentuk penghormatan dan apresiasi dari Polri kepada seluruh pihak yang telah mendukung terciptanya situasi kamtibmas yang kondusif. Menurutnya, keberhasilan menjaga keamanan daerah merupakan hasil sinergi antara kepolisian dengan seluruh elemen masyarakat.

“Kondusivitas daerah tidak bisa diwujudkan oleh kepolisian sendiri, melainkan atas sinergi yang kokoh bersama elemen masyarakat, termasuk organisasi kepemudaan dan pencak silat. Kami berharap momentum ini mempererat kemitraan strategis demi kedamaian Pacitan yang berkelanjutan,” ujar AKBP Ayub Diponegoro Azhar.

Menanggapi penghargaan tersebut, Komandan Pamter SH Terate Cabang Pacitan Pusat Madiun, Sanyoto Ali Murti atau yang akrab disapa Mas Plendik, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas apresiasi yang diberikan Polres Pacitan. Ia menilai penghargaan tersebut menjadi dorongan bagi seluruh jajaran PSHT untuk terus meningkatkan peran dalam menjaga ketertiban serta membina anggotanya agar senantiasa taat hukum.

“Penghargaan ini adalah kehormatan bagi kami. Ke depan, kami berkomitmen untuk terus bersinergi dengan Polres Pacitan dan memastikan seluruh warga swakarsa dari PSHT berkontribusi positif, menjaga persaudaraan, serta menghindari potensi gesekan di lapangan demi kenyamanan seluruh warga Pacitan,” ungkap Sanyoto.

Selain memberikan penghargaan kepada tokoh organisasi pencak silat, Polres Pacitan juga memberikan apresiasi kepada sejumlah anggota Polri dan elemen masyarakat lainnya yang menorehkan prestasi. Di bidang olahraga, penghargaan diberikan kepada Tim Bola Voli Polres Pacitan beserta para atlet judo yang berhasil meraih juara dalam ajang Piala Kapolda Jawa Timur Tahun 2026.

Penghargaan juga diberikan kepada Tim Reserse Kriminal yang dipimpin Aipda Pujiyono atas keberhasilan mengungkap secara cepat kasus tindak pidana penganiayaan berat dengan modus penyiraman air keras.

Sebagai penutup rangkaian kegiatan, penghargaan diserahkan kepada unsur Tiga Pilar Kamtibmas Desa Nogosari, Kecamatan Ngadirojo, yakni Kepala Desa Trina Subagiya, Bhabinkamtibmas Briptu Purwo Bayu, dan Babinsa Sertu Muhammad Kediri. Ketiganya berhasil mengharumkan nama Kabupaten Pacitan setelah meraih Juara I Lomba Apresiasi Tiga Pilar Tingkat Provinsi Jawa Timur.

PSHT Pusat Madiun Salurkan Bantuan Rp4 Miliar untuk Korban Bencana di Sumatera dan Aceh

PSHT Pusat Madiun Salurkan Bantuan Rp4 Miliar untuk Korban Bencana di Sumatera dan Aceh

Hujan deras yang mengguyur Kota Madiun tidak menghalangi langkah Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Pusat Madiun dalam mengirimkan bantuan kemanusiaan bagi para korban bencana alam di sejumlah daerah, khususnya Sumatera dan Aceh. Prosesi pemberangkatan bantuan dilaksanakan di Graha Krida Budaya, Jalan Merak Nomor 17, Kelurahan Nambangan Kidul, Kecamatan Manguharjo, Kota Madiun, pada Minggu (14/12/2025) pukul 10.00 WIB.

Ketua Umum SH Terate, Kangmas Drs. R. Moerdjoko H.W., menjelaskan bahwa bantuan tersebut ditujukan bagi masyarakat terdampak bencana di Sumatera Barat, Sumatera Utara, serta Aceh. Bantuan ini merupakan hasil kepedulian keluarga besar SH Terate yang tersebar di berbagai daerah di Indonesia hingga luar negeri, dengan total nilai mencapai Rp4 miliar.

Bantuan yang dihimpun terdiri atas logistik dan dana tunai. Untuk logistik, SH Terate menyalurkan 17 ton beras, minyak goreng, gula, pakaian layak pakai, serta 225 unit kompor gas dua tungku guna mendukung operasional dapur umum. Nilai bantuan logistik tersebut diperkirakan mencapai Rp1,9 miliar, sementara bantuan uang tunai yang disiapkan sebesar Rp2,1 miliar.

Seluruh bantuan logistik dikirim melalui jalur laut dengan melibatkan kerja sama bersama TNI Angkatan Laut, menggunakan kapal Komando Lintas Laut Militer (Kolinlamil) Jakarta. Adapun bantuan uang tunai akan disalurkan secara langsung kepada warga terdampak, khususnya mereka yang rumahnya mengalami kerusakan berat hingga kehilangan tempat tinggal. Penyaluran ini merupakan tahap awal dari rangkaian bantuan yang telah direncanakan.

PSHT Pusat Madiun juga telah menyiapkan bantuan lanjutan pada tahap kedua, yang akan difokuskan pada kebutuhan pokok penunjang pemulihan masyarakat terdampak bencana. Pada tahap ini, SH Terate tidak lagi menerima bantuan berupa pakaian.

Sementara itu, Ketua Dewan Pusat SH Terate, Kangmas H. Issoebijantoro, SH, menyampaikan bahwa pengiriman bantuan ini menjadi wujud kepedulian dan kebersamaan SH Terate dalam membantu sesama. Ia berharap bantuan yang berasal dari seluruh cabang tersebut dapat memberikan manfaat nyata dan membantu meringankan beban masyarakat yang sedang menghadapi musibah.

Kontingen SH Terate Pacitan Torehkan 18 Medali di Kejuaraan Raden Mas Said VI 2025

Kontingen SH Terate Pacitan Torehkan 18 Medali di Kejuaraan Raden Mas Said VI 2025

Kontingen pesilat Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Cabang Pacitan – Pusat Madiun mencatatkan prestasi membanggakan pada ajang Kejuaraan Pencak Silat Raden Mas Said VI Championship Se-Jawa Bali Tahun 2025. Gelaran yang berlangsung pada 7–9 November 2025 di GOR Giri Mandala, Wonogiri, ini diikuti ratusan pesilat dari berbagai daerah dan kelompok usia, mulai Pra Usia Dini hingga Dewasa, pada kategori Pemasalan maupun Prestasi.

Dalam kejuaraan tersebut, kontingen PSHT Pacitan sukses membawa pulang total 18 medali, terdiri dari 6 medali emas, 5 medali perak, dan 7 medali perunggu. Capaian ini menjadi bukti perkembangan kualitas atlet muda Pacitan yang terus menunjukkan daya saing di tingkat regional.

Berikut daftar perolehan medali kontingen PSHT Cabang Pacitan:

• Dzakira Anka N – Solo Kreatif Pra Dini (Emas)
• Javas Wukirjaladri – Tanding Under C Usia Dini (Perak)
• Dprio Anka N – Tanding Kelas B Usia Dini (Perunggu)
• Yusuf Adyatma HK – Tanding Kelas A Usia Dini (Emas)
• Arjuna Cahya A – Tanding Kelas C Usia Dini (Perunggu)
• Safitri Bintang S – Tanding Kelas F Usia Dini (Perunggu)
• Nabila Kirana – Tanding Kelas K Usia Dini (Emas)
• Syakila Setia Budi – Tanding Kelas K Usia Dini (Perunggu)
• Bilqil Auful – Seni Tunggal (Perak)
• Zinan Akito – Tanding Kelas A Usia Dini (Perak)
• Tunjung Harimurti – Tanding Kelas M Usia Dini Putra (Emas)
• Aldito S – Tanding Kelas D Pra Remaja (Perunggu)
• Bintang Tsaqib Z – Tanding Kelas F Pra Remaja (Perunggu)
• Satria Abimanyu – Tanding Kelas H Pra Remaja (Perak)
• Keyla Putri – Tanding Kelas K Pra Remaja (Perak)
• Poundra – Tanding Kelas G (Perunggu)
• Isnaini Qurrota A – Solo Kreatif Dewasa (Emas)
• Muhammad Latif – Tanding Kelas E Dewasa (Emas)

Sementara itu, beberapa atlet belum berhasil meraih medali, yakni Galang Puspo H (Kelas F Remaja Putra), Ritan Satria W (Kelas D Dewasa Putra), dan Rasta Fatikasari (Kelas D Remaja Putri.

Kangmas Arif Setia Budi selaku Sekretaris PSHT Cabang Pacitan yang turut mendampingi kontingen menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh atlet. Ia menegaskan bahwa para pesilat telah menunjukkan semangat juang yang luar biasa sejak awal persiapan hingga pertandingan berakhir. Baginya, keberanian, disiplin, serta rasa persaudaraan yang ditunjukkan para atlet merupakan nilai penting yang tidak bisa diukur hanya dari hasil medali.

“Jadikan pengalaman sebagai langkah awal untuk maju. Apa pun hasil yang diraih hari ini, itu adalah bagian dari proses pembentukan diri. Teruslah berlatih, tetap rendah hati, dan jangan pernah berhenti memperbaiki kekurangan,” ujarnya. Kangmas Arif juga menambahkan bahwa setiap kejuaraan adalah ruang belajar yang berharga bagi atlet untuk mengenal batas diri, mengasah mental, dan menumbuhkan rasa percaya diri. “Saya berharap adik-adik tidak hanya menjadi pesilat yang kuat, tetapi juga pribadi yang berkarakter, matang, dan mampu membawa nama baik PSHT di mana pun berada,” tambahnya.

Prestasi ini merupakan hasil kerja keras para atlet yang berlatih di bawah binaan Club Junior Fighter Club Dewo Amral. Pelatih Mas Angga dan Mas Habib menjadi sosok penting dalam pembinaan para pesilat muda tersebut.

Mas Habib menyampaikan rasa syukurnya atas capaian yang diraih. “Alhamdulillah, dari 21 atlet yang kami bawa, 18 di antaranya berhasil memperoleh medali,” tuturnya.

Ia juga memberikan motivasi kepada seluruh atlet agar tetap konsisten dalam latihan. “Untuk yang belum beruntung, jangan berkecil hati. Masih banyak event lain yang menanti. Yang sudah meraih medali juga harus tetap berlatih lebih giat, jangan terlena ataupun menjadi sombong. Tetap rendah hati,” pesannya.

“Menang dan kalah adalah hal biasa. Yang terpenting adalah niat dan tekad adik-adik untuk terus berlatih dan berjuang demi membentuk karakter pribadi yang lebih baik,” pungkasnya.

Menjaga Warisan Luhur, Kangmas R. Moerdjoko HW Raih Penghargaan dari CNN Indonesia Awards 2025

Menjaga Warisan Luhur, Kangmas R. Moerdjoko HW Raih Penghargaan dari CNN Indonesia Awards 2025

Kebanggaan tengah menyelimuti keluarga besar Persaudaraan Setia Hati Terate (SH Terate). Sosok penting dalam organisasi ini, Kangmas Drs. R. Moerdjoko H.W., menerima penghargaan (Award) atas dedikasi dan kiprahnya dalam mengembangkan SH Terate, baik di Indonesia maupun hingga ke berbagai negara di dunia.

Apresiasi ini menjadi bentuk penghormatan atas kerja keras beliau dalam menjaga kemurnian ajaran dan nilai-nilai luhur Setia Hati Terate. Di bawah kiprahnya, organisasi yang berlandaskan persaudaraan sejati ini berkembang pesat, dengan lebih dari 10 juta warga yang tersebar di berbagai wilayah, termasuk luar negeri.

Ketua Umum Persaudaraan Setia Hati Terate, Kangmas Drs. H. Moerdiono H.W., menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas penghargaan yang diberikan oleh CNN Indonesia Awards 2025.

“Atas nama seluruh keluarga besar SH Terate, kami mengucapkan terima kasih kepada CNN Indonesia. Penghargaan ini bukan hanya kebanggaan pribadi, tetapi juga kebanggaan seluruh warga SH Terate, baik di tanah air maupun di mancanegara,” ungkap Kangmas R. Moerdjoko HW, Jumat (31/10).

Menurutnya, penghargaan ini menjadi bukti bahwa semangat tulus dalam mengembangkan ajaran SH Terate terus mendapat pengakuan dan kepercayaan publik.

“Semoga apresiasi ini menjadi motivasi bagi kita semua untuk terus mengembangkan SH Terate, dengan tetap berpegang pada nilai Persaudaraan, Olahraga, dan Bela Diri, serta menjunjung tinggi budi pekerti luhur,” ujarnya.

Kangmas R. Moerdjoko HW juga menyerukan kepada seluruh warga SH Terate untuk terus mempererat persaudaraan dan menjaga semangat perjuangan para pendahulu.

“Marilah kita terus meneladani para sesepuh, menjaga kekompakan, dan mengamalkan ajaran luhur SH Terate dengan hati bersih dan tekad yang kuat demi kemaslahatan bersama,” tutupnya.

Kontingen SH Terate Pacitan Raih 15 Medali di Kejuaraan Pencak Silat Piala Walikota Solo

Kontingen SH Terate Pacitan Raih 15 Medali di Kejuaraan Pencak Silat Piala Walikota Solo

Kontingen Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Cabang Pacitan menorehkan prestasi membanggakan dengan meraih total 15 medali pada ajang Kejuaraan Pencak Silat Piala Walikota Solo – Surakarta Open Competition I yang berlangsung pada 17–19 Oktober 2025 di GOR FKOR Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta.

Dalam kejuaraan yang diikuti berbagai kontingen dari sejumlah daerah tersebut, PSHT Cabang Pacitan menurunkan 14 atlet yang berlaga di berbagai kategori, mulai dari Pra Dini, Usia Dini, Pra Remaja, Remaja, hingga Dewasa. Para pesilat muda Pacitan tampil dengan semangat tinggi dan menunjukkan kemampuan terbaiknya di setiap kelas yang diikuti.

Hasilnya, kontingen Pacitan berhasil memborong 6 medali emas, 6 medali perak, dan 3 medali perunggu.

Perolehan medali PSHT Cabang Pacitan:

  • Medali Emas (6): Dzakira Anka N (Solo Kreatif Pra Dini), Dprio Anka N (Tanding Kelas F Usia Dini dan Solo Kreatif Usia Dini), Zinan Akito (Solo Kreatif Pra Remaja), Galang Puspo H (Tanding Kelas F Remaja dan Solo Kreatif Usia Remaja).

  • Medali Perak (6): Yusuf Adyatma HK (Tanding Kelas E Usia Dini), Arjuna Cahya A (Tanding Kelas C Usia Dini), Satria Abimanyu (Tanding Kelas H Pra Remaja), Keyla Putri (Tanding Kelas K Pra Remaja), Isnaini Qurrota A (Solo Kreatif Dewasa), dan Ritan Satria W (Tanding Kelas E Dewasa).

  • Medali Perunggu (3): Safitri Bintang S (Tanding Kelas F Usia Dini), Aldito S (Tanding Kelas D Pra Remaja), dan Bintang Tsaqib Z (Tanding Kelas G Pra Remaja).

Keberhasilan ini menjadi bukti nyata kerja keras para atlet, pelatih, serta jajaran official PSHT Cabang Pacitan dalam mempersiapkan diri menghadapi kompetisi tingkat regional tersebut. Tim pelatih yang mendampingi adalah Muhamad Habib dan Angga, sedangkan official terdiri dari Budi, Gatot, Isna, dan Inka.

Salah satu pelatih, Muhammad Habib, menyampaikan rasa syukur atas capaian tersebut. “Keberhasilan ini diharapkan dapat menjadi motivasi bagi seluruh siswa dan warga SH Terate Cabang Pacitan untuk terus berlatih, menjaga sportivitas, serta mengharumkan nama organisasi dan daerah di tingkat yang lebih tinggi,” ujarnya.

Prestasi ini sekaligus mempertegas komitmen PSHT Cabang Pacitan dalam mencetak atlet pencak silat berprestasi yang menjunjung tinggi nilai persaudaraan, sportivitas, dan kehormatan.

Kontingen SH Terate Pacitan Sabet 11 Medali di Kejuaraan Pencak Silat Sukoharjo Champion Series 2025

Kontingen SH Terate Pacitan Sabet 11 Medali di Kejuaraan Pencak Silat Sukoharjo Champion Series 2025

Kejuaraan Pencak Silat Sukoharjo Champion Series 2025 Tingkat Nasional sukses digelar di GOR Bung Karno Sukoharjo pada 30–31 Agustus 2025. Ajang bergengsi ini mempertandingkan berbagai kategori mulai dari Pra Usia Dini, Usia Dini, Pra Remaja, Remaja, hingga Dewasa.

Ribuan pesilat dari berbagai daerah turut ambil bagian dalam kompetisi ini untuk memperebutkan Trophy Kapolres Sukoharjo, Trophy Kemenpora RI, dan Trophy PB IPSI.

Kontingen Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Cabang Pacitan di bawah pendampingan official Mas Muhammad Habib dan Mas Angga Priyo tampil membanggakan dengan torehan prestasi: 3 medali emas, 6 medali perak, dan 2 medali perunggu, serta 1 kategori yang meski belum meraih medali, tetap memberikan perjuangan terbaik di arena.

Rincian perolehan medali:

  • Kategori Solo Kreatif Usia Dini

    • Dprio Anka Niang (Junior PSHT Rayon Ploso Ranting Pacitan) – Perak

    • Zinan Kito Satoshi (Rayon Punjung Ranting Kebonagung) – Emas

  • Kategori Solo Kreatif Remaja

    • Galang Puspo Handoyo (Ranting Ngadirojo) – Perak

    • Isna Qurrota A’yunin (Rayon Punjung Ranting Kebonagung) – Emas

  • Kategori Tanding Usia Dini

    • Safitri Bintang Sahira (Junior PSHT Rayon Ploso Ranting Pacitan) – Perak

    • Dprio Anka Niang – Emas

    • Yusuf Adyatma Havi (Rayon Tambakrejo Ranting Pacitan) – Perak

    • Arjuna Cahya Al Farizi (Junior PSHT Rayon Ploso Ranting Pacitan) – Perak

  • Kategori Tanding Pra Remaja

    • Muhammad Tegar Arraffi Prastiyo (Rayon Menadi Ranting Pacitan) – Perunggu

    • Bintang Tsaqib Zulfahmi (Junior PSHT Rayon Ploso Ranting Pacitan) – Perunggu

    • Satria Abimanyu (Junior PSHT Rayon Ploso Ranting Pacitan) – Perak

  • Kategori Tanding Dewasa

    • Ritan Satri Wibowo (Rayon Ploso Ranting Pacitan) – belum meraih medali, namun menunjukkan semangat juang tinggi dan menambah pengalaman berharga di level nasional.

Keberhasilan ini menjadi bukti bahwa generasi muda PSHT Pacitan mampu bersaing dengan pesilat terbaik dari berbagai daerah. Tak hanya itu, bagi atlet yang belum berhasil membawa pulang medali, pengalaman bertanding di panggung nasional adalah bekal yang sangat berharga untuk menatap prestasi di masa mendatang.

Karena dalam setiap pertandingan, kemenangan bukan hanya soal medali, tetapi juga tentang keberanian, mental baja, dan tekad untuk terus berjuang.

Prestasi ini diharapkan menjadi motivasi bagi seluruh warga SH Terate khususnya Cabang Pacitan untuk terus berlatih, menjunjung tinggi sportivitas, dan mengharumkan nama daerah di kancah nasional maupun internasional.

Momen Jiwa Ksatria: Aksi Heroik Warga SH Terate di Pacitan Selamatkan Prosesi Sakral Kemerdekaan

Momen Jiwa Ksatria: Aksi Heroik Warga SH Terate di Pacitan Selamatkan Prosesi Sakral Kemerdekaan

Sebuah momen penuh makna terjadi saat upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Republik Indonesia di Desa Kalipelus, Kecamatan Kebonagung, pada Minggu (17/8/2025).

  • Screenshot

Suasana khidmat seketika berubah menegangkan ketika tali bendera terlepas saat prosesi pengibaran. Seluruh peserta upacara sempat terdiam dan muncul rasa khawatir karena prosesi sakral itu hampir terganggu.

Namun, kondisi tersebut dapat segera teratasi berkat kesigapan Mas Yanto, warga Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Rayon Katipugal, Ranting Kebonagung, Cabang Pacitan, Pusat Madiun. Dengan penuh keberanian, ia memanjat tiang bendera untuk mengambil kembali tali yang terlepas.

Berkat aksinya, prosesi pengibaran bendera bisa kembali dilanjutkan dengan lancar dan khidmat. Tindakan spontan ini menjadi bukti nyata rasa cinta tanah air sekaligus wujud implementasi jiwa ksatria yang senantiasa dijunjung tinggi oleh warga PSHT.

Aksi heroik Mas Yanto kemudian menjadi sorotan publik setelah diunggah di akun media sosial resmi SH Terate Ranting Kebonagung melalui Instagram dan TikTok. Video tersebut mendapat banyak tanggapan positif dari netizen, yang memberikan pujian atas keberanian dan kepeduliannya dalam menjaga kehormatan Sang Saka Merah Putih.

Momen ini sekaligus menjadi pengingat bahwa semangat perjuangan dan nasionalisme dapat hadir dari siapa saja, kapan saja, dan di mana saja.

Kangmas Arif Setia Budi: PSHT Harus Jadi Teladan Guyub Rukun

Kangmas Arif Setia Budi: PSHT Harus Jadi Teladan Guyub Rukun

Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Cabang Pacitan menggelar Uji Kelayakan Calon Warga Baru (CWB) secara serentak pada Minggu, 25 Mei 2025. Kegiatan ini dilaksanakan di empat titik lokasi, yaitu di Lapangan Punung, GOR Kab. Pacitan, Lapangan Desa Ketro (Kebonagung), dan Lapangan Desa Cokrokembang.

Pelaksanaan uji kelayakan ini merupakan salah satu tahapan penting dalam proses menuju pengesahan warga baru PSHT. Ratusan calon warga dari berbagai ranting mengikuti tes ini dengan semangat dan penuh antusiasme.

Salah satu titik pelaksanaan yang berada di Lapangan Desa Ketro, Kecamatan Kebonagung, dihadiri langsung oleh Sekretaris Cabang PSHT, Kangmas Arif Setia Budi. Di titik ini, peserta berasal dari dua ranting, yakni Ranting Kebonagung dan Ranting Tulakan.

Dalam sambutannya, Kangmas Arif menyampaikan harapannya agar momentum uji kelayakan ini menjadi bagian dari proses pembentukan pribadi yang kuat, tangguh, dan berakhlak. “Semoga uji kelayakan calon warga baru tahun 2025 ini menjadi awal yang baik. Mudah-mudahan PSHT semakin jaya, semakin maju dan berkembang seiring dengan perkembangan zaman,” ujarnya.

Lebih lanjut, Kangmas Arif menekankan pentingnya menjunjung tinggi nilai-nilai persaudaraan dalam kehidupan sehari-hari. “PSHT harus menjadi contoh dalam menciptakan kerukunan dan keharmonisan. Pembina persaudaraan bukan hanya sekadar ucapan di bibir, tetapi harus benar-benar diimplementasikan dalam kehidupan bermasyarakat,” pesannya penuh makna.

Kegiatan uji kelayakan ini berjalan lancar dan tertib di seluruh titik, dengan dukungan penuh dari pengurus cabang, ranting, panitia pelaksana, dan para warga PSHT yang turut mengawal jalannya proses secara disiplin dan aman.

Rapat & Koordinasi SH Terate Cabang Pacitan Bersama Pengurus Ranting dan Komisariat: Tegaskan Pentingnya Validitas Data dan Koordinasi Jadwal

Rapat & Koordinasi SH Terate Cabang Pacitan Bersama Pengurus Ranting dan Komisariat: Tegaskan Pentingnya Validitas Data dan Koordinasi Jadwal

Bertempat di Gedung Karya Dharma, SH Terate Cabang Pacitan menggelar rapat dan koordinasi bersama seluruh pengurus ranting dan komisariat se-Kabupaten Pacitan pada Senin malam (20/05), sekitar pukul 19.22 WIB.

Kegiatan ini dihadiri oleh perwakilan dari semua ranting dan komisariat, dengan agenda utama membahas sejumlah hal penting terkait administrasi organisasi. Beberapa topik yang menjadi fokus dalam pertemuan tersebut antara lain pendataan calon warga, penjadwalan tes warga baru, serta isu-isu terkini yang berkembang di lingkungan SH Terate.

Ketua Cabang SH Terate Pacitan, Kangmas Nurwiyono, dalam arahannya menegaskan pentingnya memiliki data yang valid dan akurat sebagai dasar pelaksanaan administrasi dan kegiatan organisasi. “Data adalah pondasi. Jika data tidak valid, maka proses administrasi maupun pengesahan bisa terganggu. Kita harus memastikan semuanya berjalan dengan baik dan tertib,” tegas beliau.

Rapat ini juga menjadi momentum untuk memperkuat koordinasi antar pengurus di tingkat cabang, ranting, dan komisariat, guna memastikan persiapan menuju pengesahan dan tahapan seleksi calon warga berjalan lancar sesuai jadwal dan ketentuan yang berlaku di SH Terate.

Diharapkan hasil dari pertemuan ini dapat segera ditindaklanjuti oleh masing-masing pengurus, demi terciptanya tata kelola organisasi yang lebih solid, disiplin, dan profesional.

Membangun Keseragaman Narasi: SH Terate Gelar Diklat Kehumasan Nasional

Membangun Keseragaman Narasi: SH Terate Gelar Diklat Kehumasan Nasional

Persaudaraan Setia Hati Terate menggelar Pendidikan Kilat (Diklat) Kehumasan secara daring dan luring, yang diikuti oleh 380 cabang dari seluruh Indonesia dan luar negeri. Yang berlangsung di Gedung Sekretariat Graha Bina Wira Padma Padepokan Agung Madiun, Jalan Merak No. 17 Nambangan Kidul, (17/5/2025).

Kegiatan ini bertujuan memperkuat pemahaman dan penyampaian informasi kepada masyarakat serta warga SH Terate, terutama menjelang kegiatan rutin bulan Suro dan pengesahan warga baru.

Ketua Umum PSHT, Kangmas Moerdjoko, menekankan pentingnya keseragaman narasi komunikasi untuk menghindari kesalahpahaman di masyarakat. “Kegiatan ini diharapkan dapat memberi pemahaman yang sama dalam memberikan informasi kepada masyarakat dan warga SH Terate tentang keberadaan SH Terate,” ungkapnya.

Kangmas Moerdjoko juga mengingatkan pentingnya edukasi kepada generasi muda agar kejadian tidak menyenangkan di momen Suro sebelumnya tidak terulang. “Kita perlu memberikan pemahaman kepada adik-adik kita, warga SH Terate yang masih muda-muda, agar kejadian-kejadian yang lalu tidak terulang kembali,” tambahnya.

Ketua Dewan Pusat SH Terate, Kangmas Issoebijantoro, mengapresiasi pelaksanaan pelatihan ini dan menilai peran humas sangat krusial dalam menciptakan komunikasi yang bertanggung jawab dan kondusif. “Diklat Humas ini adalah salah satu momentum yang sangat luar biasa untuk menciptakan humas yang profesional dan bisa dipertanggungjawabkan,” ujarnya.

Kangmas Issoebijantoro juga menekankan pentingnya kekompakan dan ketentraman di antara warga SH Terate, serta perlunya humas dalam menangkal informasi palsu yang dapat mengganggu persatuan. “Saya mengharapkan adik-adik kita bisa guyup rukun, tentrem, lancar, dan tidak kurang suatu apa-apa,” pungkasnya.

Copyright PERSAUDARAAN SETIA HATI TERATE CAB. PACITAN