Kontingen Dewo Amral SH Terate Pacitan Pusat Madiun Raih 54 Medali dan Juara Umum 2 Piala Panglima TNI 2026

Kontingen Dewo Amral SH Terate Pacitan Pusat Madiun Raih 54 Medali dan Juara Umum 2 Piala Panglima TNI 2026

Kontingen Dewo Amral di bawah naungan Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Cabang Pacitan Pusat Madiun kembali mengharumkan nama daerah. Sebanyak 50 atlet berhasil meraih total 54 medali dan dinobatkan sebagai Juara Umum 2 Kategori SMA dan Dewasa pada ajang Open Tournament Piala Panglima TNI dalam rangka memperingati HUT ke-81 TNI Tahun 2026.

Kejuaraan nasional tersebut berlangsung di GOR Manahan, Surakarta, pada 11–13 September 2026. Sebelumnya, seluruh kontingen diberangkatkan secara resmi dari Pacitan pada Kamis, 10 September 2026.

Dari total 54 medali yang diraih, rinciannya adalah 18 medali emas, 22 medali perak, dan 14 medali perunggu. Prestasi gemilang ini tersebar di lima kategori usia, mulai dari Usia Dini 1 hingga Dewasa.

Rincian Perolehan Medali dan Nama Atlet

  1. KATEGORI USIA DINI 1 | Total 8 Medali: 3 Emas, 4 Perak, 1 Perunggu
    Emas:
    • Raffaza Zyggy Wirawan – Tanding
    • Yusuf Adyatma Havi Kautaman – Tanding
    • Dzakira Anka Nijananda – Solo Kreatif
    Perak:
    • Muhammad Kenzo Alvaro – Tanding
    • Zehan Maulana Prasetya – Tanding
    • Joy Al Farizi – Tanding
    • Aizha Azzahra Laksono – Tanding
    Perunggu:
    • Kinarian Narayani – Tanding
  2. KATEGORI USIA DINI 2 | Total 12 Medali: 3 Emas, 6 Perak, 3 Perunggu
    Emas:
    • Dprio Anka Niang – Tanding
    • Safitri Bintang Syahira – Tanding
    Perak:
    • Atif Aslam Fahrizal – Tanding
    • Damar Maulana Al Faiq – Tanding
    • Arzhanka Dzaki Verdian – Tanding
    • Risang Abimanyu – Tanding
    • Elang El Noviandani – Tanding
    • Javas Ananda Wukirjaladri – Tanding
    Perunggu:
    • Dprio Anka Niang – Tanding
    • Arghanta Zygco Wirawan – Tanding
    • Safitri Bintang Syahira – Tanding
  3. KATEGORI PRAREMAJA | Total 19 Medali: 5 Emas, 7 Perak, 7 Perunggu
    Emas:
    • Neviola Eka Saputri – Tunggal
    • Zulfa Roudhotul Ma’wa – Tanding
    • Shakila Mutiara Setia Budi – Tanding
    • Kheyla Azzahra Saputri – Tanding
    • Mayzela Anasya Putri – Tanding
    Perak:
    •
    Zinan Akito Satoshi – Solo Kreatif
    • Tunjung Harimurti – Tanding
    •  Galih Dwiky Alvaro – Tanding
    • Bintang Tsaqib Zulfahmi – Tanding
    • Pangeran Ruby Andalanea – Tanding
    • Dinda Dinni Auliyana – Tanding
    • Safitri Bintang Syahira – Tanding
    Perunggu:
    • Muhammad Kenzi Risqi – Tanding
    • Bintang Tsaqib Zulfahmi – Tanding
    • Alif Narendra P. – Tanding
    • Fasha Ibrahim I. – Tanding
    • Najwa Ihsan Maulida – Tanding
    • Leilany Myeisha Jacinda Putri – Tanding
    • Auful Kaila Wazinu Bilqis – Tunggal
  4. KATEGORI REMAJA | Total 9 Medali: 4 Emas, 3 Perak, 2 Perunggu
    Emas*:
    • Zahra Ramadanisabila – Tanding
    • Natasya Wulan Lutpitasari – Tanding
    • Bunga Febriani Putri – Tanding
    • Vellen Wahyu Saputra – Tanding
    Perak:
    • Aldito Setya Putra – Tanding
    • Danny Septian Andra Wicaksono – Tanding
    • Poundra Wira Suryo Utomo – Tanding
    Perunggu:
    • Lutfan Avriliano – Tanding
    • Satria Abimanyuz – Tanding
  5. KATEGORI DEWASA | Total 7 Medali: 4 Emas, 2 Perak, 1 Perunggu
    Emas:
    • Galang Puspo Handoyo – Tanding
    • Muhammad Abdul Latif – Tanding
    • Rasta Jaya Fatikasari – Tanding
    • Isnaini Qurrota A’yunin – Solo Kreatif
    Perak:
    • Galang Puspo Handoyo – Tanding
    • Galang Puspo Handoyo – Tanding
    Perunggu:
    • Khansa Janeeta Fathi Athaya – Tanding

GRAND TOTAL: 54 MEDALI
18 Emas | 22 Perak | 14 Perunggu

Sekretaris PSHT Cabang Pacitan, Kangmas Dr. Arif Setia Budi, S. Sos., MPA, menyampaikan apresiasi atas kerja keras seluruh atlet dan pelatih.

“Pencak silat prestasi merupakan olahraga yang cukup digandrungi pada saat ini, terutama di usia dini 1, usia dini 2, kemudian di pra-remaja maupun remaja. Untuk mempertahankan eksistensi pencak silat di Indonesia, maka diperlukan pendidikan prestasi mulai sejak dini,” ujarnya.

Lebih lanjut, Kangmas Arif mengapresiasi peran klub Dewo Amral sebagai salah satu upaya pembinaan di Kabupaten Pacitan. “Syukur alhamdulillah, PSHT Cabang Pacitan juga ada klub yang namanya adalah Dewo Amral. Dewo Amral ini adalah salah satu upaya kita bersama dan digagas bersama khususnya Mas Angga dan Mas Habib yang selalu mendampingi adik-adik kita di Kabupaten Pacitan. Syukur alhamdulillah dalam Piala Panglima TNI tahun 2026 di Surakarta, Dimanahan Solo bisa meraih juara umum 2,” ungkapnya.

Ia juga berharap prestasi ini menjadi motivasi untuk terus meningkatkan prestasi dan menjaga nama baik PSHT Pusat Madiun. “Saat ini kita harus bisa memberikan bukti nyata pada masyarakat bahwa pencak silat ini bisa mengikuti perkembangan zaman, terutama untuk para generasi-generasi saat ini. Karena generasi-generasi saat ini harus dikenalkan dengan budaya bangsa yaitu pencak silat melalui prestasi-prestasi,” pungkasnya.

Keberhasilan ini menjadi bukti nyata bahwa pembinaan berkelanjutan di tingkat klub mampu melahirkan atlet-atlet berprestasi yang siap bersaing di kancah nasional.

50 Atlet Dewo Amral SH Terate Pacitan Bertolak ke Solo, Siap Berlaga di Piala Panglima TNI

50 Atlet Dewo Amral SH Terate Pacitan Bertolak ke Solo, Siap Berlaga di Piala Panglima TNI

Kontingen Dewo Amral di bawah naungan Persaudaraan Setia Hati Terate (SH Terate) Cabang Pacitan resmi berangkat menuju Surakarta, Kamis (10/9/2026). Sebanyak 50 atlet dipersiapkan untuk tampil dalam ajang nasional Open Tournament Piala Panglima TNI dalam rangka memperingati HUT ke-81 TNI Tahun 2026 di GOR Manahan, Surakarta.

Kejuaraan yang berlangsung pada 11–13 September 2026 tersebut menjadi salah satu ajang bergengsi bagi para pesilat dari berbagai daerah. Pertandingan mencakup sejumlah kategori usia, mulai Pra Usia Dini, Usia Dini, Pra Remaja, Remaja, Dewasa/Mahasiswa, hingga TNI/Polri.

Selain nomor tanding, kejuaraan ini juga mempertandingkan nomor Jurus Tunggal, Jurus Ganda, Jurus Beregu, serta Jurus Solo Kreatif. Total hadiah yang diperebutkan mencapai Rp350 juta.

Menjelang keberangkatan, dua pelatih Kontingen Dewo Amral, Mas Priyo Angga dan Mas Muhammad Habib, memberikan motivasi kepada seluruh atlet yang akan berlaga. Keduanya berpesan agar para pesilat tampil tenang, percaya diri, dan mampu mengeluarkan kemampuan terbaik setelah menjalani rangkaian latihan dan persiapan.

“Keberangkatan hari ini adalah buah dari kerja keras dan latihan panjang yang telah kalian jalani di tempat latihan. Bertarunglah dengan hati yang tenang, tunjukkan kemampuan terbaik, dan yang terpenting, junjung tinggi sportivitas serta nama baik SH Terate Cabang Pacitan di gelanggang nasional. Menang atau kalah adalah proses, tetapi memberikan penampilan yang maksimal adalah harga mati,” ujar Mas Priyo Angga.

Sementara itu, Mas Muhammad Habib turut menekankan pentingnya menjaga kekompakan, disiplin, dan mental bertanding selama mengikuti kejuaraan. Menurutnya, setiap atlet tidak hanya membawa target prestasi, tetapi juga membawa nama baik Kontingen Dewo Amral dan SH Terate Cabang Pacitan di tingkat nasional.

Pada kejuaraan tersebut, Kontingen Dewo Amral menurunkan atlet dari berbagai kelompok usia dan nomor pertandingan. Mereka terdiri atas:

Usia Dini dan Pra Usia Dini: Elang El Noviandani (Kelas K), Joy Al Farizi (Kelas C), Arghanta Zygco Wirawan (Kelas B), Raffaza Zyggy Wirawan (Kelas Under), Kinarian Narayani (Kelas C), Atif Aslam Fahrizal (Kelas A), Muhammad Kenzo Alvaro (Kelas Under), Yusuf Adyatma Havi Kautaman (Kelas A), Javas Ananda Wukirjaladri (Kelas A), Dprio Anka Niang (Kelas B), Arzhanka Dzaki Verdian (Kelas B), Zehan Maulana Prasetya (Kelas Under), Aizha Azzahra Laksono (Kelas B), dan Risang Abimanyu (Kelas Under).

Pra Remaja: Tunjung Harimurti (Kelas H), Kheyla Azzahra Saputri (Kelas L), Muhammad Kenzi Risqi (Kelas F), Shakila Mutiara Setia Budi (Kelas G), Pangeran Ruby Andalanea (Kelas G), Leilany Myeisha Jacinda Putri (Kelas F), Najwa Ihsan Maulida (Kelas C), Fasha Ibrahim I. (Kelas G), Kili Suci Kusumaning Rat (Kelas G), Bintang Tsaqib Zulfahmi (Kelas H), Galih Dwiky Alvaro (Kelas E), Mayzela Anasya Putri (Kelas J), Zafran Khairy Nabhan (Kelas B), dan Auvul Kaila W. B. (Tunggal Tangan Kosong).

Remaja: Aldito Setya Putra (Kelas B), Zahra Ramadanisabila (Kelas C), Zulfa Roudhotul Ma’wa (Kelas A), Poundra Wira Suryo Utomo (Kelas E), Natasya Wulan Lutpitasari (Kelas B), Lutfan Avriliano (Kelas E), Alif Narendra P. (Kelas H), Dinda Dinni Auliyana (Kelas Under), Danny Septian Andra Wicaksono (Kelas D), Satria Abimanyuz (Kelas D), Bunga Febriani Putri (Kelas B), dan Vellen Wahyu Saputra (Kelas D).

Dewasa dan Seni: Galang Puspo Handoyo (Kelas D), Khansa Janeeta Fathi Athaya (Kelas B), Rasta Jaya Fatikasari (Kelas B Dewasa), Muhammad Abdul Latif (Kelas D), Damar Maulana Al Faiq (Kelas D), Safitri Bintang Syahira (Kelas C), Neviola Eka Saputri (Seni Tunggal Putri), Zinan Akito Satoshi (Seni Solo Kreatif), Dzakira Anka Nijananda (Seni Solo Kreatif), serta Isnaini Qurrota A’yunin (Kelas Seni).

Dengan persiapan yang telah dilakukan selama masa latihan, Kontingen Dewo Amral Pacitan optimistis mampu memberikan penampilan terbaik di arena pertandingan. Selain mengejar prestasi, para atlet diharapkan mampu membawa nama baik SH Terate Cabang Pacitan dengan menjunjung tinggi sportivitas dan semangat persaudaraan.

Mengusung semangat “Prestasi Olahraga TNI, Prestasi Olahraga Indonesia”, kontingen Pacitan berharap perjuangan para atlet di GOR Manahan dapat menghasilkan prestasi yang membanggakan sekaligus menjadi pengalaman berharga dalam perjalanan mereka di dunia pencak silat.

Jaring Bibit Unggul, SH Terate CUP Pacitan 2025 Sukses Digelar

Jaring Bibit Unggul, SH Terate CUP Pacitan 2025 Sukses Digelar

Kejuaraan SH Terate CUP Pacitan Tahun 2025 telah sukses diselenggarakan di Gedung Gasibu Swadaya Pacitan pada 19–21 Desember 2025. Kegiatan ini diikuti oleh 12 ranting dan 2 komisariat se-Cabang Pacitan dan berlangsung dengan tertib, aman, serta menjunjung tinggi nilai sportivitas dan persaudaraan.

Kejuaraan ini merupakan agenda resmi pembinaan prestasi SH Terate Cabang Pacitan, yang tidak hanya berorientasi pada kompetisi, tetapi juga sebagai sarana silaturahmi serta penjaringan atlet potensial untuk menghadapi jenjang kejuaraan yang lebih tinggi.

Dalam sambutannya, Ketua SH Terate Cabang Pacitan Nurwiyono, S.A.P. menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh panitia, pelatih, atlet, wasit, serta seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya SH Terate CUP Pacitan 2025 sehingga kegiatan dapat berjalan dengan lancar dan sukses.

Ia menegaskan bahwa SH Terate CUP bukan semata-mata ajang penentuan kalah dan menang, melainkan sebagai wadah silaturahmi dan pembinaan, sekaligus penjaringan atlet yang dipersiapkan secara fisik dan mental untuk mengikuti kejuaraan di jenjang berikutnya.

“Bagi atlet yang belum berhasil meraih medali, agar tidak berkecil hati. Peluang masih terbuka lebar. Teruslah berlatih dengan sungguh-sungguh, karena proses yang dijalani dengan baik akan membuahkan hasil,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua DPRD Pacitan Dr. Arif Setia Budi, S.Sos., MPA, dalam sambutannya menyampaikan bahwa prestasi dapat diraih melalui kemauan yang kuat, kesabaran, kerja keras, serta doa.

Ia juga mengingatkan pentingnya fokus pada tujuan dan disiplin dalam latihan. Ke depan, ia mendorong agar pembinaan atlet dilakukan secara berkelanjutan dengan intensitas latihan minimal tiga kali dalam seminggu, guna mempersiapkan atlet SH Terate Cabang Pacitan agar mampu bersaing di tingkat yang lebih tinggi.

Adapun hasil perolehan medali SH Terate CUP Pacitan 2025 adalah sebagai berikut:

  • Ranting Donorojo: 1 perak, 8 perunggu
  •  Ranting Pringkuku: 3 emas, 3 perak, 2 perunggu
  • Ranting Punung: 1 emas, 1 perak, 3 perunggu
  • Ranting Pacitan: 12 emas, 4 perak, 6 perunggu
  • Ranting Arjosari: 1 emas, 1 perunggu
  • Ranting Kebonagung: 2 emas, 3 perak, 7 perunggu
  • Ranting Nawangan: 3 perak, 2 perunggu
  • Ranting Bandar: 3 perunggu
  • Ranting Tegalombo: 2 perunggu
  • Ranting Tulakan: 1 emas, 2 perak, 6 perunggu
  • Ranting Ngadirojo: 5 emas, 8 perak, 4 perunggu
  • Ranting Sudimoro: 4 emas, 3 perak, 6 perunggu
  • Komisariat STKIP: 2 perak, 2 perunggu
  • Komisariat Pendopo: 1 perunggu

Berdasarkan akumulasi perolehan medali, ditetapkan:

  • Juara Umum I: Ranting Pacitan
  • Juara Umum II: Ranting Ngadirojo
  • Juara Umum III: Ranting Sudimoro

Selain penetapan juara umum, panitia juga memberikan penghargaan kepada atlet terbaik putra Galang Puspo Handoyo dari Kontingen Ranting Pacitan dan atlet terbaik putri Asyifa Latif Syarifudin dari Kontingen Ranting Ngadirojo.

Ketua Panitia, Anung Bangun, menyampaikan rasa terima kasih atas sinergi yang luar biasa dari aparat kepolisian, Pamter PSHT Cabang Pacitan, tim wasit juri, hingga para sponsor. Dan juga menyampaikan permohonan maaf atas segala kendala teknis yang terjadi di lapangan.”Kesuksesan ini adalah hasil kerja keras kolektif,” ujarnya.

“Untuk adik-adikku para atlet, kuasailah gelanggang dengan disiplin. Konsistensi latihan fisik dan teknik adalah pelindung terbaik kalian dari cedera,” pesannya.

Selain kepada atlet Mas Anung juga menyampaikan pesan untuk para pelatih, agar perbarui semangat dan ilmu kita. “Sesuaikan materi dengan aturan terbaru tahun 2025 dan jangan lelah untuk menjaring bibit unggul daerah. Mari kita hidupkan klub-klub dan kompetisi agar bakat-bakat terpendam di daerah kita tidak hilang begitu saja,” pungkasnya.

Dengan berakhirnya SH Terate CUP Pacitan 2025, diharapkan kegiatan ini dapat menjadi momentum peningkatan kualitas pembinaan pencak silat, mempererat persaudaraan, serta melahirkan atlet-atlet berprestasi yang mampu mengharumkan nama SH Terate Cabang Pacitan di tingkat regional, nasional, hingga internasional.

Kejuaraan Antar Ranting SH Terate Pacitan 2025: Siapkan Bibit Atlet Berbudi Luhur

Kejuaraan Antar Ranting SH Terate Pacitan 2025: Siapkan Bibit Atlet Berbudi Luhur

Gedung Gasibu Pacitan menjadi saksi semangat ratusan pesilat dalam gelaran Kejuaraan Pencak Silat Antar Ranting dan Komisariat SH Terate Cup Pacitan Tahun 2025. Kejuaraan ini dijadwalkan berlangsung selama tiga hari, mulai tanggal 19 hingga 21 Desember 2025.

Sebanyak lebih dari 100 atlet yang berasal dari 12 ranting dan 2 komisariat turut ambil bagian dalam kompetisi ini.

Turut hadir dalam acara pembukaan, di antaranya Ketua DPRD Pacitan Arif Setia Budi, Ketua KONI Pacitan Baginda Rahadian Pratama, Ketua IPSI Pacitan Qusnul Khomarudin, jajaran Forkopimda Kabupaten Pacitan, serta sesepuh SH Terate.

Dalam sambutannya, Ketua Cabang SH Terate Pacitan menyampaikan ucapan selamat datang kepada seluruh atlet. Beliau menekankan bahwa esensi dari kejuaraan ini bukan sekadar mengejar kemenangan fisik. “Kontingen diharapkan tidak semata-mata mencari kemenangan, tetapi lebih untuk menjalin kebersamaan. SH Terate selalu mengedepankan sifat berbudi luhur, yakni tahu mana yang salah dan mana yang benar,” ujarnya.

Beliau juga menambahkan bahwa ajang ini merupakan sarana pembangunan karakter sekaligus seleksi menuju Kejurda Jatim yang akan diselenggarakan di Lamongan pada Februari mendatang. Tak lupa, apresiasi setinggi-tingginya disampaikan kepada Bupati dan jajaran Forkopimda atas dukungan penuh sehingga acara dapat terlaksana dengan lancar.

Senada dengan hal tersebut, Ketua KONI Pacitan, Baginda Rahadian Pratama, dalam sambutannya mengajak seluruh peserta untuk menjadikan kompetisi ini sebagai ajang silaturahmi sekaligus pemetaan bakat. “Mari kita jadikan ini sebagai ajang pencarian atlet berkualitas yang memiliki darah pejuang dan mampu bersaing secara sehat,” tegasnya sebelum secara resmi membuka acara dengan bacaan basmalah.

Atraksi Seni yang Memukau
Suasana pembukaan semakin meriah dengan penampilan Solospel oleh Ketua DPRD Pacitan, Kangmas Arif Setia Budi, yang juga merupakan salah satu tokoh Wira Anom SH Terate Pacitan.

Puncak acara pembukaan ditutup dengan kolaborasi seni pencak silat yang apik bersama Reog Singo Mudho Terate. Menariknya, grup reog tersebut dipimpin langsung oleh Ketua Panitia SH Cup, Mas Anung Bangun.

Hingga saat ini, kompetisi masih terus berlangsung dengan tensi tinggi namun tetap dalam bingkai persaudaraan, dan dijadwalkan akan berakhir pada Minggu mendatang.

Kontingen SH Terate Pacitan Torehkan 18 Medali di Kejuaraan Raden Mas Said VI 2025

Kontingen SH Terate Pacitan Torehkan 18 Medali di Kejuaraan Raden Mas Said VI 2025

Kontingen pesilat Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Cabang Pacitan – Pusat Madiun mencatatkan prestasi membanggakan pada ajang Kejuaraan Pencak Silat Raden Mas Said VI Championship Se-Jawa Bali Tahun 2025. Gelaran yang berlangsung pada 7–9 November 2025 di GOR Giri Mandala, Wonogiri, ini diikuti ratusan pesilat dari berbagai daerah dan kelompok usia, mulai Pra Usia Dini hingga Dewasa, pada kategori Pemasalan maupun Prestasi.

Dalam kejuaraan tersebut, kontingen PSHT Pacitan sukses membawa pulang total 18 medali, terdiri dari 6 medali emas, 5 medali perak, dan 7 medali perunggu. Capaian ini menjadi bukti perkembangan kualitas atlet muda Pacitan yang terus menunjukkan daya saing di tingkat regional.

Berikut daftar perolehan medali kontingen PSHT Cabang Pacitan:

• Dzakira Anka N – Solo Kreatif Pra Dini (Emas)
• Javas Wukirjaladri – Tanding Under C Usia Dini (Perak)
• Dprio Anka N – Tanding Kelas B Usia Dini (Perunggu)
• Yusuf Adyatma HK – Tanding Kelas A Usia Dini (Emas)
• Arjuna Cahya A – Tanding Kelas C Usia Dini (Perunggu)
• Safitri Bintang S – Tanding Kelas F Usia Dini (Perunggu)
• Nabila Kirana – Tanding Kelas K Usia Dini (Emas)
• Syakila Setia Budi – Tanding Kelas K Usia Dini (Perunggu)
• Bilqil Auful – Seni Tunggal (Perak)
• Zinan Akito – Tanding Kelas A Usia Dini (Perak)
• Tunjung Harimurti – Tanding Kelas M Usia Dini Putra (Emas)
• Aldito S – Tanding Kelas D Pra Remaja (Perunggu)
• Bintang Tsaqib Z – Tanding Kelas F Pra Remaja (Perunggu)
• Satria Abimanyu – Tanding Kelas H Pra Remaja (Perak)
• Keyla Putri – Tanding Kelas K Pra Remaja (Perak)
• Poundra – Tanding Kelas G (Perunggu)
• Isnaini Qurrota A – Solo Kreatif Dewasa (Emas)
• Muhammad Latif – Tanding Kelas E Dewasa (Emas)

Sementara itu, beberapa atlet belum berhasil meraih medali, yakni Galang Puspo H (Kelas F Remaja Putra), Ritan Satria W (Kelas D Dewasa Putra), dan Rasta Fatikasari (Kelas D Remaja Putri.

Kangmas Arif Setia Budi selaku Sekretaris PSHT Cabang Pacitan yang turut mendampingi kontingen menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh atlet. Ia menegaskan bahwa para pesilat telah menunjukkan semangat juang yang luar biasa sejak awal persiapan hingga pertandingan berakhir. Baginya, keberanian, disiplin, serta rasa persaudaraan yang ditunjukkan para atlet merupakan nilai penting yang tidak bisa diukur hanya dari hasil medali.

“Jadikan pengalaman sebagai langkah awal untuk maju. Apa pun hasil yang diraih hari ini, itu adalah bagian dari proses pembentukan diri. Teruslah berlatih, tetap rendah hati, dan jangan pernah berhenti memperbaiki kekurangan,” ujarnya. Kangmas Arif juga menambahkan bahwa setiap kejuaraan adalah ruang belajar yang berharga bagi atlet untuk mengenal batas diri, mengasah mental, dan menumbuhkan rasa percaya diri. “Saya berharap adik-adik tidak hanya menjadi pesilat yang kuat, tetapi juga pribadi yang berkarakter, matang, dan mampu membawa nama baik PSHT di mana pun berada,” tambahnya.

Prestasi ini merupakan hasil kerja keras para atlet yang berlatih di bawah binaan Club Junior Fighter Club Dewo Amral. Pelatih Mas Angga dan Mas Habib menjadi sosok penting dalam pembinaan para pesilat muda tersebut.

Mas Habib menyampaikan rasa syukurnya atas capaian yang diraih. “Alhamdulillah, dari 21 atlet yang kami bawa, 18 di antaranya berhasil memperoleh medali,” tuturnya.

Ia juga memberikan motivasi kepada seluruh atlet agar tetap konsisten dalam latihan. “Untuk yang belum beruntung, jangan berkecil hati. Masih banyak event lain yang menanti. Yang sudah meraih medali juga harus tetap berlatih lebih giat, jangan terlena ataupun menjadi sombong. Tetap rendah hati,” pesannya.

“Menang dan kalah adalah hal biasa. Yang terpenting adalah niat dan tekad adik-adik untuk terus berlatih dan berjuang demi membentuk karakter pribadi yang lebih baik,” pungkasnya.

Kontingen SH Terate Pacitan Raih 15 Medali di Kejuaraan Pencak Silat Piala Walikota Solo

Kontingen SH Terate Pacitan Raih 15 Medali di Kejuaraan Pencak Silat Piala Walikota Solo

Kontingen Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Cabang Pacitan menorehkan prestasi membanggakan dengan meraih total 15 medali pada ajang Kejuaraan Pencak Silat Piala Walikota Solo – Surakarta Open Competition I yang berlangsung pada 17–19 Oktober 2025 di GOR FKOR Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta.

Dalam kejuaraan yang diikuti berbagai kontingen dari sejumlah daerah tersebut, PSHT Cabang Pacitan menurunkan 14 atlet yang berlaga di berbagai kategori, mulai dari Pra Dini, Usia Dini, Pra Remaja, Remaja, hingga Dewasa. Para pesilat muda Pacitan tampil dengan semangat tinggi dan menunjukkan kemampuan terbaiknya di setiap kelas yang diikuti.

Hasilnya, kontingen Pacitan berhasil memborong 6 medali emas, 6 medali perak, dan 3 medali perunggu.

Perolehan medali PSHT Cabang Pacitan:

  • Medali Emas (6): Dzakira Anka N (Solo Kreatif Pra Dini), Dprio Anka N (Tanding Kelas F Usia Dini dan Solo Kreatif Usia Dini), Zinan Akito (Solo Kreatif Pra Remaja), Galang Puspo H (Tanding Kelas F Remaja dan Solo Kreatif Usia Remaja).

  • Medali Perak (6): Yusuf Adyatma HK (Tanding Kelas E Usia Dini), Arjuna Cahya A (Tanding Kelas C Usia Dini), Satria Abimanyu (Tanding Kelas H Pra Remaja), Keyla Putri (Tanding Kelas K Pra Remaja), Isnaini Qurrota A (Solo Kreatif Dewasa), dan Ritan Satria W (Tanding Kelas E Dewasa).

  • Medali Perunggu (3): Safitri Bintang S (Tanding Kelas F Usia Dini), Aldito S (Tanding Kelas D Pra Remaja), dan Bintang Tsaqib Z (Tanding Kelas G Pra Remaja).

Keberhasilan ini menjadi bukti nyata kerja keras para atlet, pelatih, serta jajaran official PSHT Cabang Pacitan dalam mempersiapkan diri menghadapi kompetisi tingkat regional tersebut. Tim pelatih yang mendampingi adalah Muhamad Habib dan Angga, sedangkan official terdiri dari Budi, Gatot, Isna, dan Inka.

Salah satu pelatih, Muhammad Habib, menyampaikan rasa syukur atas capaian tersebut. “Keberhasilan ini diharapkan dapat menjadi motivasi bagi seluruh siswa dan warga SH Terate Cabang Pacitan untuk terus berlatih, menjaga sportivitas, serta mengharumkan nama organisasi dan daerah di tingkat yang lebih tinggi,” ujarnya.

Prestasi ini sekaligus mempertegas komitmen PSHT Cabang Pacitan dalam mencetak atlet pencak silat berprestasi yang menjunjung tinggi nilai persaudaraan, sportivitas, dan kehormatan.

Kontingen PSHT Cabang Pacitan Raih Juara Umum III di Kejuaraan Pencak Silat MPR RI – EBY 2025

Kontingen PSHT Cabang Pacitan Raih Juara Umum III di Kejuaraan Pencak Silat MPR RI – EBY 2025

Kontingen Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Cabang Pacitan berhasil menorehkan prestasi membanggakan dengan meraih Juara Umum III pada ajang Kejuaraan Pencak Silat Setia Hati Terate MPR RI – EBY 2025 yang digelar di GOR Singodimejo, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, Selasa (14/10).

Penyerahan piala dilakukan langsung oleh Kangmas Drs. H.R. Moerdjoko H.W., selaku Ketua Umum SH Terate Pusat Madiun, didampingi oleh Kangmas Moh. Komarudin, S.Ag., M.Si., Ketua PSHT Cabang Ponorogo.

Dalam ajang tersebut, para pesilat dari Cabang Pacitan tampil gemilang dengan torehan prestasi berikut:

  • Juara 1 Kelas PA B: Grinto Ibrahim Movic
  • ⁠Juara 1 Kelas PI B: Ari Yuan
  • Juara 1 Kelas PI C: Ifanny Putri
  • Juara 1 Kelas PI D: Nadila Anggraini
  • Juara 2 Kelas PA C: Satria Mahardika

Seluruh kontingen PSHT Cabang Pacitan didampingi oleh Mas Angga Priyo dan Mas Saiful Nur Hidayah sebagai official, serta mendapat dukungan penuh dari jajaran pengurus cabang, di antaranya Kangmas Nurwiyono dan Kangmas Sukoco, yang turut hadir memberi semangat langsung di lokasi pertandingan.

Kejuaraan ini digagas oleh Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas) dan digelar sebagai upaya untuk melestarikan pencak silat sebagai warisan luhur bangsa. Dalam sambutannya, Mas Ibas menegaskan pentingnya menjaga ajaran PSHT agar tetap menjadi bagian dari jati diri bangsa.

“Saya berharap akan muncul bibit-bibit baru yang membawa nama harum bangsa Indonesia, serta nama besar PSHT,” ujar Ibas.

Ketua Umum PSHT, Kang Mas Moerdjoko, menambahkan bahwa kejuaraan ini merupakan wadah penting untuk melahirkan atlet-atlet muda berprestasi, khususnya dari kalangan pelajar.

“Harapannya, atlet-atlet muda PSHT bisa terus tumbuh dan berkembang, serta event seperti MPR RI EBY 2025 ini dapat diikuti lebih luas hingga tingkat nasional,” tuturnya.

Sementara itu, Ketua PSHT Cabang Ponorogo, Kangmas Moh. Komarudin, menyampaikan apresiasi kepada Mas Ibas atas dukungan dan fasilitas yang memungkinkan terselenggaranya acara ini. Ia berharap kegiatan serupa dapat menjadi agenda rutin tahunan di berbagai daerah.

“Dengan adanya kejuaraan seperti ini, semangat atlet muda PSHT akan terus terjaga,” pungkasnya.

Prestasi PSHT Cabang Pacitan ini menjadi bukti nyata semangat juang, disiplin, dan kekompakan para pesilat muda yang menjunjung tinggi nilai-nilai luhur Persaudaraan Setia Hati Terate.

Kontingen SH Terate Pacitan Sabet 11 Medali di Kejuaraan Pencak Silat Sukoharjo Champion Series 2025

Kontingen SH Terate Pacitan Sabet 11 Medali di Kejuaraan Pencak Silat Sukoharjo Champion Series 2025

Kejuaraan Pencak Silat Sukoharjo Champion Series 2025 Tingkat Nasional sukses digelar di GOR Bung Karno Sukoharjo pada 30–31 Agustus 2025. Ajang bergengsi ini mempertandingkan berbagai kategori mulai dari Pra Usia Dini, Usia Dini, Pra Remaja, Remaja, hingga Dewasa.

Ribuan pesilat dari berbagai daerah turut ambil bagian dalam kompetisi ini untuk memperebutkan Trophy Kapolres Sukoharjo, Trophy Kemenpora RI, dan Trophy PB IPSI.

Kontingen Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Cabang Pacitan di bawah pendampingan official Mas Muhammad Habib dan Mas Angga Priyo tampil membanggakan dengan torehan prestasi: 3 medali emas, 6 medali perak, dan 2 medali perunggu, serta 1 kategori yang meski belum meraih medali, tetap memberikan perjuangan terbaik di arena.

Rincian perolehan medali:

  • Kategori Solo Kreatif Usia Dini

    • Dprio Anka Niang (Junior PSHT Rayon Ploso Ranting Pacitan) – Perak

    • Zinan Kito Satoshi (Rayon Punjung Ranting Kebonagung) – Emas

  • Kategori Solo Kreatif Remaja

    • Galang Puspo Handoyo (Ranting Ngadirojo) – Perak

    • Isna Qurrota A’yunin (Rayon Punjung Ranting Kebonagung) – Emas

  • Kategori Tanding Usia Dini

    • Safitri Bintang Sahira (Junior PSHT Rayon Ploso Ranting Pacitan) – Perak

    • Dprio Anka Niang – Emas

    • Yusuf Adyatma Havi (Rayon Tambakrejo Ranting Pacitan) – Perak

    • Arjuna Cahya Al Farizi (Junior PSHT Rayon Ploso Ranting Pacitan) – Perak

  • Kategori Tanding Pra Remaja

    • Muhammad Tegar Arraffi Prastiyo (Rayon Menadi Ranting Pacitan) – Perunggu

    • Bintang Tsaqib Zulfahmi (Junior PSHT Rayon Ploso Ranting Pacitan) – Perunggu

    • Satria Abimanyu (Junior PSHT Rayon Ploso Ranting Pacitan) – Perak

  • Kategori Tanding Dewasa

    • Ritan Satri Wibowo (Rayon Ploso Ranting Pacitan) – belum meraih medali, namun menunjukkan semangat juang tinggi dan menambah pengalaman berharga di level nasional.

Keberhasilan ini menjadi bukti bahwa generasi muda PSHT Pacitan mampu bersaing dengan pesilat terbaik dari berbagai daerah. Tak hanya itu, bagi atlet yang belum berhasil membawa pulang medali, pengalaman bertanding di panggung nasional adalah bekal yang sangat berharga untuk menatap prestasi di masa mendatang.

Karena dalam setiap pertandingan, kemenangan bukan hanya soal medali, tetapi juga tentang keberanian, mental baja, dan tekad untuk terus berjuang.

Prestasi ini diharapkan menjadi motivasi bagi seluruh warga SH Terate khususnya Cabang Pacitan untuk terus berlatih, menjunjung tinggi sportivitas, dan mengharumkan nama daerah di kancah nasional maupun internasional.

Dua Atlet SH Terate Pacitan Ukir Prestasi di Kejuaraan Malang Championship

Dua Atlet SH Terate Pacitan Ukir Prestasi di Kejuaraan Malang Championship

Kota Malang, Jawa Timur, menjadi tuan rumah Kejuaraan Pencak Silat “Malang Championship 5” yang berlangsung pada tanggal 19-20 Juli 2025. Kejuaraan nasional ini memperebutkan piala KEMENBUD RI dan Piala Wali Kota Malang, dan digelar di GOR Ken Arok, Kota Malang.

Dua perwakilan dari IPSI Kabupaten Pacitan, yang berasal dari Persaudaraan Setia Hati Terate Cabang Pacitan Pusat Madiun, berhasil meraih prestasi membanggakan. Dprio Anka Niang meraih Juara 2 kategori Solo Kreatif Usia Dini, sedangkan Galang Puspo Handoyo meraih Juara 3 kategori Tunggal Tangan Kosong Remaja.

Kejuaraan ini diikuti oleh 2.428 peserta dari seluruh Indonesia, menunjukkan besarnya minat dan antusiasme masyarakat terhadap pencak silat.

Mas Angga, official dari IPSI Kabupaten Pacitan yang juga pelatih dari kedua atlet, menyampaikan harapannya bahwa kejuaraan ini dapat menjadi jembatan bagi atlet-atlet lain untuk berprestasi dan mendapatkan perhatian lebih guna meningkatkan kemajuan pencak silat di Indonesia, Pacitan khususnya.

“Meskipun belum juara 1, namun ini bisa sebagai pembelajaran dan jam terbang untuk kedua atlet. Semoga pengalaman ini dapat menjadi motivasi bagi mereka untuk terus berlatih dan meningkatkan prestasi di kejuaraan-kejuaraan berikutnya”, pungkasnya.

PSHT Ranting Kebonagung Tunjukkan Kemampuan di Ajang Porseni MTs Se-Kabupaten Pacitan

PSHT Ranting Kebonagung Tunjukkan Kemampuan di Ajang Porseni MTs Se-Kabupaten Pacitan

Dalam ajang Pekan Olahraga dan Seni (Porseni) Tingkat MTs Se-Kabupaten Pacitan yang digelar di Gedung YABI Pacitan, beberapa siswa MTsN 2 Pacitan dan MTs Muhammadiyah 04 Gembuk Kebonagung berhasil meraih prestasi gemilang, Sabtu, (12/4/2025).

MTsN 2 Pacitan memborong dua juara, yaitu juara ke-3 Seni Tunggal yang diraih oleh Nur Priandika, siswa kelas 7B yang juga merupakan salah satu siswa sabuk Jambon Persaudaraan Setia Hati Terate Rayon Karanganyar. Selain itu, MTsN 2 Pacitan juga meraih juara ke-3 Seni Ganda Putra yang diraih oleh Muhammad Ahnaf Alviano, siswa kelas 8B yang juga salah satu siswa sabuk Polos PSHT Rayon Katipugal.

Sementara itu, MTs Muhammadiyah 04 Gembuk Kebonagung juga meraih prestasi yang membanggakan. Mereka berhasil meraih juara ke-2 Ganda Putra yang diraih oleh Diva Rizki Saputra, salah satu siswa sabuk Polos PSHT Rayon Gembuk. Selain itu, MTs Muhammadiyah 04 Gembuk Kebonagung juga meraih juara ke-2 Tunggal yang diraih oleh Muhammad Yoga Saputra, salah satu siswa sabuk Polos PSHT Rayon Gembuk.

“Teruslah belajar serta semangat untuk mencapai tujuanmu. Pertahankan juaramu dan semoga kedepannya bisa mencapai yang lebih maksimal di kesempatan lain waktu,” pesan Ketua Ranting Kebonagung, Kangmas Sarwono.

Dengan prestasi yang diraih, diharapkan para siswa dapat terus meningkatkan kemampuan dan prestasinya di masa depan.

Copyright PERSAUDARAAN SETIA HATI TERATE CAB. PACITAN