Kontingen Dewo Amral SH Terate Pacitan Pusat Madiun Raih 54 Medali dan Juara Umum 2 Piala Panglima TNI 2026

Kontingen Dewo Amral SH Terate Pacitan Pusat Madiun Raih 54 Medali dan Juara Umum 2 Piala Panglima TNI 2026

Kontingen Dewo Amral di bawah naungan Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Cabang Pacitan Pusat Madiun kembali mengharumkan nama daerah. Sebanyak 50 atlet berhasil meraih total 54 medali dan dinobatkan sebagai Juara Umum 2 Kategori SMA dan Dewasa pada ajang Open Tournament Piala Panglima TNI dalam rangka memperingati HUT ke-81 TNI Tahun 2026.

Kejuaraan nasional tersebut berlangsung di GOR Manahan, Surakarta, pada 11–13 September 2026. Sebelumnya, seluruh kontingen diberangkatkan secara resmi dari Pacitan pada Kamis, 10 September 2026.

Dari total 54 medali yang diraih, rinciannya adalah 18 medali emas, 22 medali perak, dan 14 medali perunggu. Prestasi gemilang ini tersebar di lima kategori usia, mulai dari Usia Dini 1 hingga Dewasa.

Rincian Perolehan Medali dan Nama Atlet

  1. KATEGORI USIA DINI 1 | Total 8 Medali: 3 Emas, 4 Perak, 1 Perunggu
    Emas:
    • Raffaza Zyggy Wirawan – Tanding
    • Yusuf Adyatma Havi Kautaman – Tanding
    • Dzakira Anka Nijananda – Solo Kreatif
    Perak:
    • Muhammad Kenzo Alvaro – Tanding
    • Zehan Maulana Prasetya – Tanding
    • Joy Al Farizi – Tanding
    • Aizha Azzahra Laksono – Tanding
    Perunggu:
    • Kinarian Narayani – Tanding
  2. KATEGORI USIA DINI 2 | Total 12 Medali: 3 Emas, 6 Perak, 3 Perunggu
    Emas:
    • Dprio Anka Niang – Tanding
    • Safitri Bintang Syahira – Tanding
    Perak:
    • Atif Aslam Fahrizal – Tanding
    • Damar Maulana Al Faiq – Tanding
    • Arzhanka Dzaki Verdian – Tanding
    • Risang Abimanyu – Tanding
    • Elang El Noviandani – Tanding
    • Javas Ananda Wukirjaladri – Tanding
    Perunggu:
    • Dprio Anka Niang – Tanding
    • Arghanta Zygco Wirawan – Tanding
    • Safitri Bintang Syahira – Tanding
  3. KATEGORI PRAREMAJA | Total 19 Medali: 5 Emas, 7 Perak, 7 Perunggu
    Emas:
    • Neviola Eka Saputri – Tunggal
    • Zulfa Roudhotul Ma’wa – Tanding
    • Shakila Mutiara Setia Budi – Tanding
    • Kheyla Azzahra Saputri – Tanding
    • Mayzela Anasya Putri – Tanding
    Perak:
    •
    Zinan Akito Satoshi – Solo Kreatif
    • Tunjung Harimurti – Tanding
    •  Galih Dwiky Alvaro – Tanding
    • Bintang Tsaqib Zulfahmi – Tanding
    • Pangeran Ruby Andalanea – Tanding
    • Dinda Dinni Auliyana – Tanding
    • Safitri Bintang Syahira – Tanding
    Perunggu:
    • Muhammad Kenzi Risqi – Tanding
    • Bintang Tsaqib Zulfahmi – Tanding
    • Alif Narendra P. – Tanding
    • Fasha Ibrahim I. – Tanding
    • Najwa Ihsan Maulida – Tanding
    • Leilany Myeisha Jacinda Putri – Tanding
    • Auful Kaila Wazinu Bilqis – Tunggal
  4. KATEGORI REMAJA | Total 9 Medali: 4 Emas, 3 Perak, 2 Perunggu
    Emas*:
    • Zahra Ramadanisabila – Tanding
    • Natasya Wulan Lutpitasari – Tanding
    • Bunga Febriani Putri – Tanding
    • Vellen Wahyu Saputra – Tanding
    Perak:
    • Aldito Setya Putra – Tanding
    • Danny Septian Andra Wicaksono – Tanding
    • Poundra Wira Suryo Utomo – Tanding
    Perunggu:
    • Lutfan Avriliano – Tanding
    • Satria Abimanyuz – Tanding
  5. KATEGORI DEWASA | Total 7 Medali: 4 Emas, 2 Perak, 1 Perunggu
    Emas:
    • Galang Puspo Handoyo – Tanding
    • Muhammad Abdul Latif – Tanding
    • Rasta Jaya Fatikasari – Tanding
    • Isnaini Qurrota A’yunin – Solo Kreatif
    Perak:
    • Galang Puspo Handoyo – Tanding
    • Galang Puspo Handoyo – Tanding
    Perunggu:
    • Khansa Janeeta Fathi Athaya – Tanding

GRAND TOTAL: 54 MEDALI
18 Emas | 22 Perak | 14 Perunggu

Sekretaris PSHT Cabang Pacitan, Kangmas Dr. Arif Setia Budi, S. Sos., MPA, menyampaikan apresiasi atas kerja keras seluruh atlet dan pelatih.

“Pencak silat prestasi merupakan olahraga yang cukup digandrungi pada saat ini, terutama di usia dini 1, usia dini 2, kemudian di pra-remaja maupun remaja. Untuk mempertahankan eksistensi pencak silat di Indonesia, maka diperlukan pendidikan prestasi mulai sejak dini,” ujarnya.

Lebih lanjut, Kangmas Arif mengapresiasi peran klub Dewo Amral sebagai salah satu upaya pembinaan di Kabupaten Pacitan. “Syukur alhamdulillah, PSHT Cabang Pacitan juga ada klub yang namanya adalah Dewo Amral. Dewo Amral ini adalah salah satu upaya kita bersama dan digagas bersama khususnya Mas Angga dan Mas Habib yang selalu mendampingi adik-adik kita di Kabupaten Pacitan. Syukur alhamdulillah dalam Piala Panglima TNI tahun 2026 di Surakarta, Dimanahan Solo bisa meraih juara umum 2,” ungkapnya.

Ia juga berharap prestasi ini menjadi motivasi untuk terus meningkatkan prestasi dan menjaga nama baik PSHT Pusat Madiun. “Saat ini kita harus bisa memberikan bukti nyata pada masyarakat bahwa pencak silat ini bisa mengikuti perkembangan zaman, terutama untuk para generasi-generasi saat ini. Karena generasi-generasi saat ini harus dikenalkan dengan budaya bangsa yaitu pencak silat melalui prestasi-prestasi,” pungkasnya.

Keberhasilan ini menjadi bukti nyata bahwa pembinaan berkelanjutan di tingkat klub mampu melahirkan atlet-atlet berprestasi yang siap bersaing di kancah nasional.

50 Atlet Dewo Amral SH Terate Pacitan Bertolak ke Solo, Siap Berlaga di Piala Panglima TNI

50 Atlet Dewo Amral SH Terate Pacitan Bertolak ke Solo, Siap Berlaga di Piala Panglima TNI

Kontingen Dewo Amral di bawah naungan Persaudaraan Setia Hati Terate (SH Terate) Cabang Pacitan resmi berangkat menuju Surakarta, Kamis (10/9/2026). Sebanyak 50 atlet dipersiapkan untuk tampil dalam ajang nasional Open Tournament Piala Panglima TNI dalam rangka memperingati HUT ke-81 TNI Tahun 2026 di GOR Manahan, Surakarta.

Kejuaraan yang berlangsung pada 11–13 September 2026 tersebut menjadi salah satu ajang bergengsi bagi para pesilat dari berbagai daerah. Pertandingan mencakup sejumlah kategori usia, mulai Pra Usia Dini, Usia Dini, Pra Remaja, Remaja, Dewasa/Mahasiswa, hingga TNI/Polri.

Selain nomor tanding, kejuaraan ini juga mempertandingkan nomor Jurus Tunggal, Jurus Ganda, Jurus Beregu, serta Jurus Solo Kreatif. Total hadiah yang diperebutkan mencapai Rp350 juta.

Menjelang keberangkatan, dua pelatih Kontingen Dewo Amral, Mas Priyo Angga dan Mas Muhammad Habib, memberikan motivasi kepada seluruh atlet yang akan berlaga. Keduanya berpesan agar para pesilat tampil tenang, percaya diri, dan mampu mengeluarkan kemampuan terbaik setelah menjalani rangkaian latihan dan persiapan.

“Keberangkatan hari ini adalah buah dari kerja keras dan latihan panjang yang telah kalian jalani di tempat latihan. Bertarunglah dengan hati yang tenang, tunjukkan kemampuan terbaik, dan yang terpenting, junjung tinggi sportivitas serta nama baik SH Terate Cabang Pacitan di gelanggang nasional. Menang atau kalah adalah proses, tetapi memberikan penampilan yang maksimal adalah harga mati,” ujar Mas Priyo Angga.

Sementara itu, Mas Muhammad Habib turut menekankan pentingnya menjaga kekompakan, disiplin, dan mental bertanding selama mengikuti kejuaraan. Menurutnya, setiap atlet tidak hanya membawa target prestasi, tetapi juga membawa nama baik Kontingen Dewo Amral dan SH Terate Cabang Pacitan di tingkat nasional.

Pada kejuaraan tersebut, Kontingen Dewo Amral menurunkan atlet dari berbagai kelompok usia dan nomor pertandingan. Mereka terdiri atas:

Usia Dini dan Pra Usia Dini: Elang El Noviandani (Kelas K), Joy Al Farizi (Kelas C), Arghanta Zygco Wirawan (Kelas B), Raffaza Zyggy Wirawan (Kelas Under), Kinarian Narayani (Kelas C), Atif Aslam Fahrizal (Kelas A), Muhammad Kenzo Alvaro (Kelas Under), Yusuf Adyatma Havi Kautaman (Kelas A), Javas Ananda Wukirjaladri (Kelas A), Dprio Anka Niang (Kelas B), Arzhanka Dzaki Verdian (Kelas B), Zehan Maulana Prasetya (Kelas Under), Aizha Azzahra Laksono (Kelas B), dan Risang Abimanyu (Kelas Under).

Pra Remaja: Tunjung Harimurti (Kelas H), Kheyla Azzahra Saputri (Kelas L), Muhammad Kenzi Risqi (Kelas F), Shakila Mutiara Setia Budi (Kelas G), Pangeran Ruby Andalanea (Kelas G), Leilany Myeisha Jacinda Putri (Kelas F), Najwa Ihsan Maulida (Kelas C), Fasha Ibrahim I. (Kelas G), Kili Suci Kusumaning Rat (Kelas G), Bintang Tsaqib Zulfahmi (Kelas H), Galih Dwiky Alvaro (Kelas E), Mayzela Anasya Putri (Kelas J), Zafran Khairy Nabhan (Kelas B), dan Auvul Kaila W. B. (Tunggal Tangan Kosong).

Remaja: Aldito Setya Putra (Kelas B), Zahra Ramadanisabila (Kelas C), Zulfa Roudhotul Ma’wa (Kelas A), Poundra Wira Suryo Utomo (Kelas E), Natasya Wulan Lutpitasari (Kelas B), Lutfan Avriliano (Kelas E), Alif Narendra P. (Kelas H), Dinda Dinni Auliyana (Kelas Under), Danny Septian Andra Wicaksono (Kelas D), Satria Abimanyuz (Kelas D), Bunga Febriani Putri (Kelas B), dan Vellen Wahyu Saputra (Kelas D).

Dewasa dan Seni: Galang Puspo Handoyo (Kelas D), Khansa Janeeta Fathi Athaya (Kelas B), Rasta Jaya Fatikasari (Kelas B Dewasa), Muhammad Abdul Latif (Kelas D), Damar Maulana Al Faiq (Kelas D), Safitri Bintang Syahira (Kelas C), Neviola Eka Saputri (Seni Tunggal Putri), Zinan Akito Satoshi (Seni Solo Kreatif), Dzakira Anka Nijananda (Seni Solo Kreatif), serta Isnaini Qurrota A’yunin (Kelas Seni).

Dengan persiapan yang telah dilakukan selama masa latihan, Kontingen Dewo Amral Pacitan optimistis mampu memberikan penampilan terbaik di arena pertandingan. Selain mengejar prestasi, para atlet diharapkan mampu membawa nama baik SH Terate Cabang Pacitan dengan menjunjung tinggi sportivitas dan semangat persaudaraan.

Mengusung semangat “Prestasi Olahraga TNI, Prestasi Olahraga Indonesia”, kontingen Pacitan berharap perjuangan para atlet di GOR Manahan dapat menghasilkan prestasi yang membanggakan sekaligus menjadi pengalaman berharga dalam perjalanan mereka di dunia pencak silat.

HUT ke-104 SH Terate, Wilujengan Jadi Momentum Mengenang Leluhur dan Memperkuat Persaudaraan

HUT ke-104 SH Terate, Wilujengan Jadi Momentum Mengenang Leluhur dan Memperkuat Persaudaraan

MADIUN – Persaudaraan Setia Hati Terate (SH Terate) Pusat memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-104 melalui Wilujengan Persaudaraan, Rabu (2/9/2026). Kegiatan yang berlangsung di halaman Padepokan Graha Kridha Budaya, Jalan Merak No. 17, Kota Madiun, tersebut diisi dengan doa bersama serta kirim doa bagi para leluhur dan pendahulu organisasi.

Wilujengan Persaudaraan menjadi momentum bagi keluarga besar SH Terate untuk mengenang jasa para sesepuh sekaligus memperkuat nilai persaudaraan, kerukunan, dan kebersamaan yang selama ini menjadi landasan perjalanan organisasi.

Prosesi doa bersama dipimpin Ketua Bidang Kerohanian Pusat SH Terate, Kangmas Dr. K.H. Suntoyo, M.Ag. Setelah doa, kegiatan dilanjutkan dengan pemotongan tumpeng sebagai wujud rasa syukur atas perjalanan panjang SH Terate yang kini telah memasuki usia 104 tahun.

Ketua Dewan Pusat SH Terate, Kangmas H. Issoebijantoro, S.H., melakukan pemotongan tumpeng dan menyerahkannya kepada Ketua Umum SH Terate, Kangmas Drs. H.R. Moerdjoko H.W. Prosesi tersebut tidak hanya menjadi simbol peringatan hari ulang tahun, tetapi juga bentuk penghormatan kepada para pendiri, sesepuh, dan leluhur yang telah meletakkan dasar perjuangan SH Terate hingga berkembang dan dikenal luas oleh masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, Kangmas H. Issoebijantoro menegaskan bahwa perjalanan 104 tahun harus dimaknai dengan rasa syukur sekaligus tanggung jawab untuk mempertahankan nilai-nilai luhur organisasi. Momentum HUT, menurutnya, menjadi pengingat bagi seluruh warga SH Terate agar senantiasa menjunjung tinggi persaudaraan, menjaga keharmonisan, serta memberikan kontribusi positif bagi masyarakat dan bangsa.

Sementara itu, Ketua Umum SH Terate, Kangmas Drs. H.R. Moerdjoko H.W., menyampaikan bahwa peringatan HUT ke-104 merupakan momentum untuk semakin mempererat kebersamaan seluruh keluarga besar SH Terate. Menurutnya, usia 104 tahun bukan sekadar angka, melainkan refleksi atas perjalanan panjang dalam mempertahankan ajaran, tradisi, dan nilai persaudaraan yang diwariskan oleh para pendahulu.

Ia mengajak seluruh warga SH Terate menjadikan persaudaraan sebagai kekuatan utama dalam menghadapi perkembangan zaman. Nilai-nilai luhur SH Terate diharapkan tidak berhenti sebagai pedoman di lingkungan organisasi, tetapi juga diwujudkan melalui sikap yang mampu menjaga kedamaian dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Wilujengan ini menjadi momentum untuk mengenang dan mendoakan para leluhur serta para pendahulu yang telah berjasa. Dari mereka kita belajar tentang perjuangan, ketulusan, persaudaraan, dan tanggung jawab untuk meneruskan nilai-nilai luhur SH Terate,” demikian pesan yang menjadi semangat dalam peringatan HUT ke-104 tersebut.

Kegiatan Wilujengan Persaudaraan turut dihadiri jajaran Forkopimda Kota Madiun, Ketua Dewan Pusat, Ketua Umum, serta jajaran Pengurus Pusat Persaudaraan Setia Hati Terate.

Memasuki usia ke-104, SH Terate diharapkan semakin mampu menjaga persaudaraan di antara seluruh warganya, memperkuat peran sosial organisasi, dan terus menanamkan nilai-nilai luhur kepada generasi penerus.

Peringatan ini sekaligus menjadi pengingat bahwa semakin panjang perjalanan sebuah organisasi, semakin besar pula tanggung jawab untuk menjaga warisan nilai, menghormati jasa para pendahulu, serta memastikan semangat persaudaraan tetap hidup di tengah perubahan zaman.

Kapolres Pacitan Berikan Piagam Penghargaan kepada Komandan Pamter SH Terate Cabang Pacitan, Perkuat Sinergitas Menjaga Kamtibmas

Kapolres Pacitan Berikan Piagam Penghargaan kepada Komandan Pamter SH Terate Cabang Pacitan, Perkuat Sinergitas Menjaga Kamtibmas

Polres Pacitan memberikan penghargaan kepada sejumlah personel kepolisian, tokoh organisasi pencak silat, serta aparatur desa yang dinilai berperan aktif dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Penghargaan tersebut menjadi bentuk apresiasi atas dedikasi dan kontribusi mereka dalam menciptakan situasi yang aman dan kondusif, khususnya selama pelaksanaan pengesahan warga baru organisasi pencak silat di Kabupaten Pacitan.

Prosesi penyerahan penghargaan berlangsung dalam upacara yang dipimpin langsung oleh Kapolres Pacitan di Lapangan Apel Polres Pacitan, Jalan Ahmad Yani Nomor 60, Pacitan, pada Senin (13/7/2026). Kegiatan tersebut dilaksanakan berdasarkan Peraturan Kapolri Nomor 7 Tahun 2022 tentang Pemberian Penghargaan oleh Kepolisian Negara Republik Indonesia serta mengacu pada Rencana Kerja Polres Pacitan Tahun Anggaran 2026.

Di antara penerima penghargaan terdapat sejumlah tokoh pencak silat yang dinilai berhasil mengoordinasikan pengamanan swakarsa sehingga pelaksanaan pengesahan warga baru berjalan aman dan damai. Antara lain adalah Ketua Pengamanan Terate (Pamter) Persaudaraan Setia Hati Terate Cabang Pacitan Pusat Madiun, Sanyoto Ali Murti, Ketua Korlap PSHT Parluh 16 Anugrah Sarjana, serta Ketua Korlap PSH Winongo Ki Balal Mustakim Agustian.

Kapolres Pacitan, AKBP Ayub Diponegoro Azhar, S.H., S.I.K., M.I.K., menyampaikan bahwa penghargaan tersebut merupakan bentuk penghormatan dan apresiasi dari Polri kepada seluruh pihak yang telah mendukung terciptanya situasi kamtibmas yang kondusif. Menurutnya, keberhasilan menjaga keamanan daerah merupakan hasil sinergi antara kepolisian dengan seluruh elemen masyarakat.

“Kondusivitas daerah tidak bisa diwujudkan oleh kepolisian sendiri, melainkan atas sinergi yang kokoh bersama elemen masyarakat, termasuk organisasi kepemudaan dan pencak silat. Kami berharap momentum ini mempererat kemitraan strategis demi kedamaian Pacitan yang berkelanjutan,” ujar AKBP Ayub Diponegoro Azhar.

Menanggapi penghargaan tersebut, Komandan Pamter SH Terate Cabang Pacitan Pusat Madiun, Sanyoto Ali Murti atau yang akrab disapa Mas Plendik, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas apresiasi yang diberikan Polres Pacitan. Ia menilai penghargaan tersebut menjadi dorongan bagi seluruh jajaran PSHT untuk terus meningkatkan peran dalam menjaga ketertiban serta membina anggotanya agar senantiasa taat hukum.

“Penghargaan ini adalah kehormatan bagi kami. Ke depan, kami berkomitmen untuk terus bersinergi dengan Polres Pacitan dan memastikan seluruh warga swakarsa dari PSHT berkontribusi positif, menjaga persaudaraan, serta menghindari potensi gesekan di lapangan demi kenyamanan seluruh warga Pacitan,” ungkap Sanyoto.

Selain memberikan penghargaan kepada tokoh organisasi pencak silat, Polres Pacitan juga memberikan apresiasi kepada sejumlah anggota Polri dan elemen masyarakat lainnya yang menorehkan prestasi. Di bidang olahraga, penghargaan diberikan kepada Tim Bola Voli Polres Pacitan beserta para atlet judo yang berhasil meraih juara dalam ajang Piala Kapolda Jawa Timur Tahun 2026.

Penghargaan juga diberikan kepada Tim Reserse Kriminal yang dipimpin Aipda Pujiyono atas keberhasilan mengungkap secara cepat kasus tindak pidana penganiayaan berat dengan modus penyiraman air keras.

Sebagai penutup rangkaian kegiatan, penghargaan diserahkan kepada unsur Tiga Pilar Kamtibmas Desa Nogosari, Kecamatan Ngadirojo, yakni Kepala Desa Trina Subagiya, Bhabinkamtibmas Briptu Purwo Bayu, dan Babinsa Sertu Muhammad Kediri. Ketiganya berhasil mengharumkan nama Kabupaten Pacitan setelah meraih Juara I Lomba Apresiasi Tiga Pilar Tingkat Provinsi Jawa Timur.

Sahkan Ratusan Warga Baru, SH Terate Pacitan Tekankan Nilai Budi Luhur dan Memayu Hayuning Bawana

Sahkan Ratusan Warga Baru, SH Terate Pacitan Tekankan Nilai Budi Luhur dan Memayu Hayuning Bawana

Persaudaraan Setia Hati Terate (SH Terate) Cabang Pacitan Pusat Madiun kembali sukses menggelar agenda sakral tahunannya. Bertempat di GOR Pacitan, prosesi Pengesahan Warga Baru SH Terate Tahun 2026 berhasil dilaksanakan dengan aman, tertib, dan matang sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP) dari pusat.

Tahun ini, sebanyak 740 calon warga baru resmi disyahkan. Kurang lebih 10.000 pendamping dan penggembira turut memadati area sekitar lokasi, yang menuntut kesiapsiagaan tinggi dari pihak panitia serta aparat keamanan.

Ketua Panitia Pengesahan, Kangmas Sutrisna, S.Pd, mengungkapkan bahwa kelancaran acara berskala besar ini tidak lepas dari solidnya kerja sama internal serta komunikasi yang intens dengan berbagai pihak terkait di lapangan.
“Seluruh panitia bekerja sama dengan baik dalam mempersiapkan seluruh kebutuhan kegiatan sehingga prosesi pengesahan dapat berjalan sesuai dengan rencana dan SOP organisasi,” jelas Kangmas Sutrisna.

Beliau juga menekankan bahwa koordinasi yang kuat dengan pihak keamanan dan instansi terkait menjadi faktor krusial dalam menjaga kondusivitas, mengingat besarnya jumlah massa penggembira yang hadir memberikan dukungan.

Di penghujung acara, Kangmas Sutrisna menyampaikan pesan mendalam bagi para warga yang baru saja disahkan. Ia berharap mereka tidak hanya sekadar menjadi anggota, melainkan mampu menjadi teladan di tengah masyarakat.
“Kami berharap seluruh warga yang telah disahkan menjadi warga SH Terate yang berbudi luhur serta mampu mengimplementasikan tujuan SH Terate, yaitu Memayu Hayuning Bawana, sehingga dapat memberikan manfaat bagi masyarakat, bangsa, dan negara,” pungkasnya.

Bangun Humas Profesional dan Beretika, SH Terate Pusat Gelar Diklat Level Intermediate

Bangun Humas Profesional dan Beretika, SH Terate Pusat Gelar Diklat Level Intermediate

 

Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) kembali menunjukkan komitmennya dalam memperkuat kualitas sumber daya organisasi melalui penyelenggaraan Diklat Humas Level Intermediate. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh perwakilan Humas cabang SH Terate se-Jawa Timur, dan dilaksanakan selama dua hari, 10–11 Januari 2026, bertempat di Hall Krida Budaya, Jalan Merak Nomor 17, Kota Madiun.

Diklat tersebut dirancang sebagai langkah strategis untuk meningkatkan kompetensi kehumasan di lingkungan SH Terate, khususnya dalam menghadapi dinamika komunikasi publik yang semakin cepat dan terbuka di era digital. Melalui pelatihan ini, para peserta dibekali pemahaman dan keterampilan praktis guna mendukung tugas-tugas kehumasan secara lebih profesional.

Ketua Biro Humas Pusat yang diwakili oleh Kangmas Dwi Sudarsono menegaskan pentingnya etika dalam bermedia sebagai bagian dari menjaga marwah persaudaraan.

“Santun, cerdas, dan beretika adalah kunci dalam menyampaikan informasi secara tepat dan bijak, sekaligus menjaga marwah serta nama baik persaudaraan,” ujar Kangmas Dwi Sudarsono dalam sambutannya.

Ia juga menekankan bahwa pemahaman etika bermedia mampu mencegah terjadinya kesalahpahaman sejak dini. “Kita harus menjadi teladan dalam etika bermedia serta mengimplementasikan nilai-nilai ajaran SH Terate dalam setiap penyampaian informasi,” lanjutnya.

Lebih jauh, ia berharap kegiatan diklat tidak hanya berorientasi pada kelulusan dan perolehan sertifikat semata. “Harapannya, peserta tidak sekadar mengikuti diklat lalu pulang membawa sertifikat, tetapi mampu membawa kebijaksanaan, keteladanan, serta karakter yang kuat dan setia pada nilai-nilai persaudaraan dalam bermedia,” pungkasnya.

Ketua Umum SH Terate, Kangmas Drs. R. Moerdjoko HW, dalam sambutannya menyampaikan bahwa diklat ini bersifat aplikatif dan menuntut keaktifan peserta dalam menyerap materi. Ia berharap pelatihan tersebut dapat menjadi sarana peningkatan kapasitas Humas agar mampu menjalankan perannya secara efektif di setiap tingkatan organisasi.

“Pelatihan ini dirancang untuk memberikan penguatan kapasitas Humas secara nyata. Manfaatkan kesempatan ini sebaik mungkin,” ungkapnya.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada panitia pelaksana serta seluruh peserta yang hadir dari berbagai daerah. Menurutnya, antusiasme peserta mencerminkan kesungguhan SH Terate dalam membangun sistem komunikasi organisasi yang tertata, solid, dan berkesinambungan.

Senada dengan hal tersebut, Ketua Dewan SH Terate, Kangmas H. Issoebiantoro, S.H., menegaskan bahwa Humas memiliki peran penting dalam menjaga nama baik dan martabat organisasi. Ia menekankan bahwa Humas SH Terate harus mampu bekerja secara profesional, terkoordinasi, dan bertanggung jawab dalam menyampaikan informasi kepada publik. “Peningkatan kapasitas Humas ini harus dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab. Humas yang berdaya dan profesional akan membawa SH Terate terus tumbuh dan memberi manfaat luas,” tegasnya.

Lebih lanjut, ia mengingatkan pentingnya pola komunikasi satu pintu agar setiap informasi yang disampaikan tetap sejalan dengan kebijakan organisasi dan terhindar dari distorsi. Menurutnya, koordinasi yang baik menjadi kunci utama dalam menjaga kepercayaan publik.

Pada akhir sambutannya, Kangmas Issoebiantoro secara resmi membuka Diklat Humas Level Intermediate PSHT yang ditandai dengan pernyataan pembukaan dan disambut antusias oleh seluruh peserta.

Melalui kegiatan ini, SH Terate Pusat Madiun berharap dapat mencetak insan Humas yang adaptif terhadap perkembangan zaman, memiliki integritas tinggi, serta mampu menjadi ujung tombak komunikasi organisasi yang informatif, akurat, dan bermartabat.

Jaring Bibit Unggul, SH Terate CUP Pacitan 2025 Sukses Digelar

Jaring Bibit Unggul, SH Terate CUP Pacitan 2025 Sukses Digelar

Kejuaraan SH Terate CUP Pacitan Tahun 2025 telah sukses diselenggarakan di Gedung Gasibu Swadaya Pacitan pada 19–21 Desember 2025. Kegiatan ini diikuti oleh 12 ranting dan 2 komisariat se-Cabang Pacitan dan berlangsung dengan tertib, aman, serta menjunjung tinggi nilai sportivitas dan persaudaraan.

Kejuaraan ini merupakan agenda resmi pembinaan prestasi SH Terate Cabang Pacitan, yang tidak hanya berorientasi pada kompetisi, tetapi juga sebagai sarana silaturahmi serta penjaringan atlet potensial untuk menghadapi jenjang kejuaraan yang lebih tinggi.

Dalam sambutannya, Ketua SH Terate Cabang Pacitan Nurwiyono, S.A.P. menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh panitia, pelatih, atlet, wasit, serta seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya SH Terate CUP Pacitan 2025 sehingga kegiatan dapat berjalan dengan lancar dan sukses.

Ia menegaskan bahwa SH Terate CUP bukan semata-mata ajang penentuan kalah dan menang, melainkan sebagai wadah silaturahmi dan pembinaan, sekaligus penjaringan atlet yang dipersiapkan secara fisik dan mental untuk mengikuti kejuaraan di jenjang berikutnya.

“Bagi atlet yang belum berhasil meraih medali, agar tidak berkecil hati. Peluang masih terbuka lebar. Teruslah berlatih dengan sungguh-sungguh, karena proses yang dijalani dengan baik akan membuahkan hasil,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua DPRD Pacitan Dr. Arif Setia Budi, S.Sos., MPA, dalam sambutannya menyampaikan bahwa prestasi dapat diraih melalui kemauan yang kuat, kesabaran, kerja keras, serta doa.

Ia juga mengingatkan pentingnya fokus pada tujuan dan disiplin dalam latihan. Ke depan, ia mendorong agar pembinaan atlet dilakukan secara berkelanjutan dengan intensitas latihan minimal tiga kali dalam seminggu, guna mempersiapkan atlet SH Terate Cabang Pacitan agar mampu bersaing di tingkat yang lebih tinggi.

Adapun hasil perolehan medali SH Terate CUP Pacitan 2025 adalah sebagai berikut:

  • Ranting Donorojo: 1 perak, 8 perunggu
  •  Ranting Pringkuku: 3 emas, 3 perak, 2 perunggu
  • Ranting Punung: 1 emas, 1 perak, 3 perunggu
  • Ranting Pacitan: 12 emas, 4 perak, 6 perunggu
  • Ranting Arjosari: 1 emas, 1 perunggu
  • Ranting Kebonagung: 2 emas, 3 perak, 7 perunggu
  • Ranting Nawangan: 3 perak, 2 perunggu
  • Ranting Bandar: 3 perunggu
  • Ranting Tegalombo: 2 perunggu
  • Ranting Tulakan: 1 emas, 2 perak, 6 perunggu
  • Ranting Ngadirojo: 5 emas, 8 perak, 4 perunggu
  • Ranting Sudimoro: 4 emas, 3 perak, 6 perunggu
  • Komisariat STKIP: 2 perak, 2 perunggu
  • Komisariat Pendopo: 1 perunggu

Berdasarkan akumulasi perolehan medali, ditetapkan:

  • Juara Umum I: Ranting Pacitan
  • Juara Umum II: Ranting Ngadirojo
  • Juara Umum III: Ranting Sudimoro

Selain penetapan juara umum, panitia juga memberikan penghargaan kepada atlet terbaik putra Galang Puspo Handoyo dari Kontingen Ranting Pacitan dan atlet terbaik putri Asyifa Latif Syarifudin dari Kontingen Ranting Ngadirojo.

Ketua Panitia, Anung Bangun, menyampaikan rasa terima kasih atas sinergi yang luar biasa dari aparat kepolisian, Pamter PSHT Cabang Pacitan, tim wasit juri, hingga para sponsor. Dan juga menyampaikan permohonan maaf atas segala kendala teknis yang terjadi di lapangan.”Kesuksesan ini adalah hasil kerja keras kolektif,” ujarnya.

“Untuk adik-adikku para atlet, kuasailah gelanggang dengan disiplin. Konsistensi latihan fisik dan teknik adalah pelindung terbaik kalian dari cedera,” pesannya.

Selain kepada atlet Mas Anung juga menyampaikan pesan untuk para pelatih, agar perbarui semangat dan ilmu kita. “Sesuaikan materi dengan aturan terbaru tahun 2025 dan jangan lelah untuk menjaring bibit unggul daerah. Mari kita hidupkan klub-klub dan kompetisi agar bakat-bakat terpendam di daerah kita tidak hilang begitu saja,” pungkasnya.

Dengan berakhirnya SH Terate CUP Pacitan 2025, diharapkan kegiatan ini dapat menjadi momentum peningkatan kualitas pembinaan pencak silat, mempererat persaudaraan, serta melahirkan atlet-atlet berprestasi yang mampu mengharumkan nama SH Terate Cabang Pacitan di tingkat regional, nasional, hingga internasional.

Kejuaraan Antar Ranting SH Terate Pacitan 2025: Siapkan Bibit Atlet Berbudi Luhur

Kejuaraan Antar Ranting SH Terate Pacitan 2025: Siapkan Bibit Atlet Berbudi Luhur

Gedung Gasibu Pacitan menjadi saksi semangat ratusan pesilat dalam gelaran Kejuaraan Pencak Silat Antar Ranting dan Komisariat SH Terate Cup Pacitan Tahun 2025. Kejuaraan ini dijadwalkan berlangsung selama tiga hari, mulai tanggal 19 hingga 21 Desember 2025.

Sebanyak lebih dari 100 atlet yang berasal dari 12 ranting dan 2 komisariat turut ambil bagian dalam kompetisi ini.

Turut hadir dalam acara pembukaan, di antaranya Ketua DPRD Pacitan Arif Setia Budi, Ketua KONI Pacitan Baginda Rahadian Pratama, Ketua IPSI Pacitan Qusnul Khomarudin, jajaran Forkopimda Kabupaten Pacitan, serta sesepuh SH Terate.

Dalam sambutannya, Ketua Cabang SH Terate Pacitan menyampaikan ucapan selamat datang kepada seluruh atlet. Beliau menekankan bahwa esensi dari kejuaraan ini bukan sekadar mengejar kemenangan fisik. “Kontingen diharapkan tidak semata-mata mencari kemenangan, tetapi lebih untuk menjalin kebersamaan. SH Terate selalu mengedepankan sifat berbudi luhur, yakni tahu mana yang salah dan mana yang benar,” ujarnya.

Beliau juga menambahkan bahwa ajang ini merupakan sarana pembangunan karakter sekaligus seleksi menuju Kejurda Jatim yang akan diselenggarakan di Lamongan pada Februari mendatang. Tak lupa, apresiasi setinggi-tingginya disampaikan kepada Bupati dan jajaran Forkopimda atas dukungan penuh sehingga acara dapat terlaksana dengan lancar.

Senada dengan hal tersebut, Ketua KONI Pacitan, Baginda Rahadian Pratama, dalam sambutannya mengajak seluruh peserta untuk menjadikan kompetisi ini sebagai ajang silaturahmi sekaligus pemetaan bakat. “Mari kita jadikan ini sebagai ajang pencarian atlet berkualitas yang memiliki darah pejuang dan mampu bersaing secara sehat,” tegasnya sebelum secara resmi membuka acara dengan bacaan basmalah.

Atraksi Seni yang Memukau
Suasana pembukaan semakin meriah dengan penampilan Solospel oleh Ketua DPRD Pacitan, Kangmas Arif Setia Budi, yang juga merupakan salah satu tokoh Wira Anom SH Terate Pacitan.

Puncak acara pembukaan ditutup dengan kolaborasi seni pencak silat yang apik bersama Reog Singo Mudho Terate. Menariknya, grup reog tersebut dipimpin langsung oleh Ketua Panitia SH Cup, Mas Anung Bangun.

Hingga saat ini, kompetisi masih terus berlangsung dengan tensi tinggi namun tetap dalam bingkai persaudaraan, dan dijadwalkan akan berakhir pada Minggu mendatang.

Kapolres Pacitan Lakukan Silaturahmi ke Ketua SH Terate Cabang Pacitan untuk Perkuat Stabilitas Kamtibmas

Kapolres Pacitan Lakukan Silaturahmi ke Ketua SH Terate Cabang Pacitan untuk Perkuat Stabilitas Kamtibmas

Kapolres Pacitan AKBP Ayub Diponegoro Azhar, S.H., S.I.K., M.I.K., melaksanakan kegiatan silaturahmi ke kediaman Ketua SH Terate Cabang Pacitan, Kang Mas Nurwiyono, S.A.P. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Polres Pacitan dalam memperkuat komunikasi serta membangun sinergi dengan berbagai elemen masyarakat.

Dalam pertemuan tersebut, Kapolres Pacitan menyampaikan harapan agar situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di Kabupaten Pacitan tetap terjaga dengan baik. Ia menekankan pentingnya kolaborasi lintas unsur masyarakat guna mewujudkan lingkungan yang aman, kondusif, serta harmonis.

“Kami berharap sinergi yang telah terbangun dapat terus ditingkatkan, sehingga stabilitas kamtibmas di Kabupaten Pacitan selalu terjaga,” ujar Kapolres.

Ketua SH Terate Cabang Pacitan, Nurwiyono, S.A.P., menyampaikan apresiasi atas kunjungan Kapolres beserta rombongan. Ia menegaskan bahwa SH Terate berkomitmen untuk mendukung tugas Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Pacitan.

“Kami menyampaikan terima kasih atas kunjungan ini. SH Terate Cabang Pacitan siap bersinergi dengan Polri dalam mewujudkan situasi kamtibmas yang aman, damai, dan kondusif,” ungkapnya.

Kegiatan silaturahmi tersebut menjadi wujud komitmen bersama antara Polres Pacitan dan SH Terate dalam memperkuat kerja sama strategis, khususnya dalam menjaga stabilitas keamanan dan keharmonisan masyarakat di Kabupaten Pacitan.

PSHT Pusat Madiun Salurkan Bantuan Rp4 Miliar untuk Korban Bencana di Sumatera dan Aceh

PSHT Pusat Madiun Salurkan Bantuan Rp4 Miliar untuk Korban Bencana di Sumatera dan Aceh

Hujan deras yang mengguyur Kota Madiun tidak menghalangi langkah Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Pusat Madiun dalam mengirimkan bantuan kemanusiaan bagi para korban bencana alam di sejumlah daerah, khususnya Sumatera dan Aceh. Prosesi pemberangkatan bantuan dilaksanakan di Graha Krida Budaya, Jalan Merak Nomor 17, Kelurahan Nambangan Kidul, Kecamatan Manguharjo, Kota Madiun, pada Minggu (14/12/2025) pukul 10.00 WIB.

Ketua Umum SH Terate, Kangmas Drs. R. Moerdjoko H.W., menjelaskan bahwa bantuan tersebut ditujukan bagi masyarakat terdampak bencana di Sumatera Barat, Sumatera Utara, serta Aceh. Bantuan ini merupakan hasil kepedulian keluarga besar SH Terate yang tersebar di berbagai daerah di Indonesia hingga luar negeri, dengan total nilai mencapai Rp4 miliar.

Bantuan yang dihimpun terdiri atas logistik dan dana tunai. Untuk logistik, SH Terate menyalurkan 17 ton beras, minyak goreng, gula, pakaian layak pakai, serta 225 unit kompor gas dua tungku guna mendukung operasional dapur umum. Nilai bantuan logistik tersebut diperkirakan mencapai Rp1,9 miliar, sementara bantuan uang tunai yang disiapkan sebesar Rp2,1 miliar.

Seluruh bantuan logistik dikirim melalui jalur laut dengan melibatkan kerja sama bersama TNI Angkatan Laut, menggunakan kapal Komando Lintas Laut Militer (Kolinlamil) Jakarta. Adapun bantuan uang tunai akan disalurkan secara langsung kepada warga terdampak, khususnya mereka yang rumahnya mengalami kerusakan berat hingga kehilangan tempat tinggal. Penyaluran ini merupakan tahap awal dari rangkaian bantuan yang telah direncanakan.

PSHT Pusat Madiun juga telah menyiapkan bantuan lanjutan pada tahap kedua, yang akan difokuskan pada kebutuhan pokok penunjang pemulihan masyarakat terdampak bencana. Pada tahap ini, SH Terate tidak lagi menerima bantuan berupa pakaian.

Sementara itu, Ketua Dewan Pusat SH Terate, Kangmas H. Issoebijantoro, SH, menyampaikan bahwa pengiriman bantuan ini menjadi wujud kepedulian dan kebersamaan SH Terate dalam membantu sesama. Ia berharap bantuan yang berasal dari seluruh cabang tersebut dapat memberikan manfaat nyata dan membantu meringankan beban masyarakat yang sedang menghadapi musibah.

Copyright PERSAUDARAAN SETIA HATI TERATE CAB. PACITAN