Kontingen SH Terate Pacitan Sabet 11 Medali di Kejuaraan Pencak Silat Sukoharjo Champion Series 2025

Kontingen SH Terate Pacitan Sabet 11 Medali di Kejuaraan Pencak Silat Sukoharjo Champion Series 2025

Kejuaraan Pencak Silat Sukoharjo Champion Series 2025 Tingkat Nasional sukses digelar di GOR Bung Karno Sukoharjo pada 30–31 Agustus 2025. Ajang bergengsi ini mempertandingkan berbagai kategori mulai dari Pra Usia Dini, Usia Dini, Pra Remaja, Remaja, hingga Dewasa.

Ribuan pesilat dari berbagai daerah turut ambil bagian dalam kompetisi ini untuk memperebutkan Trophy Kapolres Sukoharjo, Trophy Kemenpora RI, dan Trophy PB IPSI.

Kontingen Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Cabang Pacitan di bawah pendampingan official Mas Muhammad Habib dan Mas Angga Priyo tampil membanggakan dengan torehan prestasi: 3 medali emas, 6 medali perak, dan 2 medali perunggu, serta 1 kategori yang meski belum meraih medali, tetap memberikan perjuangan terbaik di arena.

Rincian perolehan medali:

  • Kategori Solo Kreatif Usia Dini

    • Dprio Anka Niang (Junior PSHT Rayon Ploso Ranting Pacitan) – Perak

    • Zinan Kito Satoshi (Rayon Punjung Ranting Kebonagung) – Emas

  • Kategori Solo Kreatif Remaja

    • Galang Puspo Handoyo (Ranting Ngadirojo) – Perak

    • Isna Qurrota A’yunin (Rayon Punjung Ranting Kebonagung) – Emas

  • Kategori Tanding Usia Dini

    • Safitri Bintang Sahira (Junior PSHT Rayon Ploso Ranting Pacitan) – Perak

    • Dprio Anka Niang – Emas

    • Yusuf Adyatma Havi (Rayon Tambakrejo Ranting Pacitan) – Perak

    • Arjuna Cahya Al Farizi (Junior PSHT Rayon Ploso Ranting Pacitan) – Perak

  • Kategori Tanding Pra Remaja

    • Muhammad Tegar Arraffi Prastiyo (Rayon Menadi Ranting Pacitan) – Perunggu

    • Bintang Tsaqib Zulfahmi (Junior PSHT Rayon Ploso Ranting Pacitan) – Perunggu

    • Satria Abimanyu (Junior PSHT Rayon Ploso Ranting Pacitan) – Perak

  • Kategori Tanding Dewasa

    • Ritan Satri Wibowo (Rayon Ploso Ranting Pacitan) – belum meraih medali, namun menunjukkan semangat juang tinggi dan menambah pengalaman berharga di level nasional.

Keberhasilan ini menjadi bukti bahwa generasi muda PSHT Pacitan mampu bersaing dengan pesilat terbaik dari berbagai daerah. Tak hanya itu, bagi atlet yang belum berhasil membawa pulang medali, pengalaman bertanding di panggung nasional adalah bekal yang sangat berharga untuk menatap prestasi di masa mendatang.

Karena dalam setiap pertandingan, kemenangan bukan hanya soal medali, tetapi juga tentang keberanian, mental baja, dan tekad untuk terus berjuang.

Prestasi ini diharapkan menjadi motivasi bagi seluruh warga SH Terate khususnya Cabang Pacitan untuk terus berlatih, menjunjung tinggi sportivitas, dan mengharumkan nama daerah di kancah nasional maupun internasional.

Momen Jiwa Ksatria: Aksi Heroik Warga SH Terate di Pacitan Selamatkan Prosesi Sakral Kemerdekaan

Momen Jiwa Ksatria: Aksi Heroik Warga SH Terate di Pacitan Selamatkan Prosesi Sakral Kemerdekaan

Sebuah momen penuh makna terjadi saat upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Republik Indonesia di Desa Kalipelus, Kecamatan Kebonagung, pada Minggu (17/8/2025).

  • Screenshot

Suasana khidmat seketika berubah menegangkan ketika tali bendera terlepas saat prosesi pengibaran. Seluruh peserta upacara sempat terdiam dan muncul rasa khawatir karena prosesi sakral itu hampir terganggu.

Namun, kondisi tersebut dapat segera teratasi berkat kesigapan Mas Yanto, warga Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Rayon Katipugal, Ranting Kebonagung, Cabang Pacitan, Pusat Madiun. Dengan penuh keberanian, ia memanjat tiang bendera untuk mengambil kembali tali yang terlepas.

Berkat aksinya, prosesi pengibaran bendera bisa kembali dilanjutkan dengan lancar dan khidmat. Tindakan spontan ini menjadi bukti nyata rasa cinta tanah air sekaligus wujud implementasi jiwa ksatria yang senantiasa dijunjung tinggi oleh warga PSHT.

Aksi heroik Mas Yanto kemudian menjadi sorotan publik setelah diunggah di akun media sosial resmi SH Terate Ranting Kebonagung melalui Instagram dan TikTok. Video tersebut mendapat banyak tanggapan positif dari netizen, yang memberikan pujian atas keberanian dan kepeduliannya dalam menjaga kehormatan Sang Saka Merah Putih.

Momen ini sekaligus menjadi pengingat bahwa semangat perjuangan dan nasionalisme dapat hadir dari siapa saja, kapan saja, dan di mana saja.

Dua Atlet SH Terate Pacitan Ukir Prestasi di Kejuaraan Malang Championship

Dua Atlet SH Terate Pacitan Ukir Prestasi di Kejuaraan Malang Championship

Kota Malang, Jawa Timur, menjadi tuan rumah Kejuaraan Pencak Silat “Malang Championship 5” yang berlangsung pada tanggal 19-20 Juli 2025. Kejuaraan nasional ini memperebutkan piala KEMENBUD RI dan Piala Wali Kota Malang, dan digelar di GOR Ken Arok, Kota Malang.

Dua perwakilan dari IPSI Kabupaten Pacitan, yang berasal dari Persaudaraan Setia Hati Terate Cabang Pacitan Pusat Madiun, berhasil meraih prestasi membanggakan. Dprio Anka Niang meraih Juara 2 kategori Solo Kreatif Usia Dini, sedangkan Galang Puspo Handoyo meraih Juara 3 kategori Tunggal Tangan Kosong Remaja.

Kejuaraan ini diikuti oleh 2.428 peserta dari seluruh Indonesia, menunjukkan besarnya minat dan antusiasme masyarakat terhadap pencak silat.

Mas Angga, official dari IPSI Kabupaten Pacitan yang juga pelatih dari kedua atlet, menyampaikan harapannya bahwa kejuaraan ini dapat menjadi jembatan bagi atlet-atlet lain untuk berprestasi dan mendapatkan perhatian lebih guna meningkatkan kemajuan pencak silat di Indonesia, Pacitan khususnya.

“Meskipun belum juara 1, namun ini bisa sebagai pembelajaran dan jam terbang untuk kedua atlet. Semoga pengalaman ini dapat menjadi motivasi bagi mereka untuk terus berlatih dan meningkatkan prestasi di kejuaraan-kejuaraan berikutnya”, pungkasnya.

Ditinggal Api, Dihampiri Saudara: SH Terate Kebonagung Tunjukkan Solidaritas, Bantu Saudara Tertimpa Musibah

Ditinggal Api, Dihampiri Saudara: SH Terate Kebonagung Tunjukkan Solidaritas, Bantu Saudara Tertimpa Musibah

Musibah kebakaran menimpa rumah milik Saudara Didik Kurniawan, salah satu warga Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Rayon Gembuk, pada Rabu, 5 Juni 2025. Peristiwa tersebut terjadi di Desa Gembuk, Kecamatan Kebonagung, dan mengakibatkan kerugian material yang cukup besar bagi keluarga korban.

Sebagai bentuk solidaritas dan kepedulian antarwarga PSHT, pada Selasa, 18 Juni 2025, sejumlah pengurus dan anggota PSHT Ranting Kebonagung menyerahkan bantuan langsung kepada korban kebakaran. Bantuan disalurkan oleh Kangmas Sarwono selaku Ketua Ranting Kebonagung, didampingi oleh Kangmas Tri dan Saudara Gandik.

Adapun bantuan yang diberikan berupa perlengkapan foodware dan peralatan dapur keluarga, hasil dari donasi yang dihimpun oleh saudara-saudara PSHT.

Dalam kesempatan itu, Kangmas Sarwono menyampaikan bahwa kegiatan ini adalah wujud nyata dari semangat persaudaraan yang menjadi dasar utama dalam ajaran PSHT.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin menunjukkan bahwa Persaudaraan Setia Hati Terate tidak hanya mengajarkan pencak silat, tetapi juga menanamkan nilai-nilai kepedulian dan solidaritas kepada sesama, terutama bagi saudara kita yang sedang tertimpa musibah,” ungkap beliau.

Dengan semangat gotong royong dan rasa persaudaraan yang tinggi, warga PSHT terus berupaya hadir untuk membantu sesama dalam menghadapi berbagai cobaan kehidupan.

Merajut Makna Persaudaraan: SH Terate Donorojo Gelar Pembekalan di Pantai Klayar

Merajut Makna Persaudaraan: SH Terate Donorojo Gelar Pembekalan di Pantai Klayar

Suasana khidmat dan penuh semangat menyelimuti kegiatan pembekalan calon warga SH Terate Ranting Donorojo yang dilaksanakan di Pantai Klayar, (7/6/2025). Acara ini dipimpin langsung oleh Ketua Cabang SH Terate Pacitan, Kangmas Nurwiyono, didampingi oleh Kangmas Sutrisna, Mas Riyanto selaku Ketua Ranting Donorojo, serta Mas Bambang Sumarno, sesepuh senior SH Terate yang juga dikenal sebagai pelopor berkembangnya SH Terate di wilayah Donorojo.

Dalam suasana alam yang mendukung kebatinan dan ketenangan, para calon warga mendapatkan wejangan serta arahan mendalam tentang makna sejati menjadi bagian dari Persaudaraan Setia Hati Terate.

Kangmas Nurwiyono menekankan bahwa menjadi warga SH Terate bukanlah sekadar gelar atau status formalitas.

“Mendidik manusia menjadi berbudi pekerti luhur, tahu benar dan salah serta bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa bukan hanya sekedar tujuan yang hanya untuk dihafal saja,” tegas beliau.

Lebih lanjut, beliau menyampaikan harapannya agar para calon warga benar-benar memahami dan menghayati nilai-nilai tersebut dalam kehidupan sehari-hari.

“Jadi warga SH Terate harus bisa berubah. Yang mulanya kurang baik hari ini harus jadi baik. Yang sudah baik harus menjadi lebih baik lagi,” pungkas Kangmas Nurwiyono.

Kegiatan ini juga menjadi momen penting untuk mempererat rasa persaudaraan antar warga dan calon warga SH Terate, serta menyegarkan kembali semangat ke-SH-an yang luhur.

Dengan latar keindahan Pantai Klayar dan semangat kebersamaan yang kental, pembekalan ini diharapkan menjadi fondasi kuat bagi para calon warga dalam menapaki langkah awal sebagai bagian dari keluarga besar SH Terate — sebuah jalan hidup untuk menjadi pribadi yang lebih baik, lebih bijak, dan lebih bertakwa.

SH Terate dan Polsek Sudimoro: Kolaborasi untuk Keamanan dan Ketertiban Masyarakat

SH Terate dan Polsek Sudimoro: Kolaborasi untuk Keamanan dan Ketertiban Masyarakat

SH Terate Cabang Pacitan kembali menunjukkan komitmennya dalam membangun sinergitas dengan lembaga keamanan. Pada Sabtu, 8 Juni 2025 SH Terate Cabang Pacitan menggelar kegiatan Cek Ayam Jago di Balai Desa Sumberejo, Sudimoro.

Kegiatan ini merupakan contoh nyata sinergitas antara SH Terate dan lembaga keamanan dalam membangun hubungan yang harmonis dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

Ketua Cabang SH Terate Pacitan, Kangmas Nurwiyono, menyampaikan bahwa kolaborasi ini sangat penting dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. “Kolaborasi antara SH Terate dan lembaga keamanan sangat penting dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat,” ungkapnya.

Sementara itu, Sekretaris Cabang SH Terate Pacitan yang juga menjabat sebagai Ketua DPRD Pacitan, Kangmas Arif Setia Budi, menambahkan bahwa sinergitas ini dapat memperkuat hubungan antara SH Terate dan lembaga keamanan, serta memberikan manfaat bagi masyarakat. “Sinergitas ini dapat memperkuat hubungan antara SH Terate dan lembaga keamanan, serta meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam menjaga keamanan bagi masyarakat, khususnya Sudimoro,” tambahnya.

Kegiatan Cek Ayam Jago ini dihadiri oleh para Wira Anom SH Terate Cabang Pacitan, Ketua Ranting dan pengurus serta Kapolsek Sudimoro, IPTU Ibnu Aris Santoso, S.H. yang juga warga SH Terate Cabang Pacitan beserta jajaran.

Kapolsek Sudimoro, IPTU Ibnu Aris Santoso, S.H., juga berpesan kepada calon warga baru SH Terate agar selalu menjaga ketertiban dan keamanan dalam berlalu lintas maupun bermasyarakat. “Saya berharap kepada calon warga baru SH Terate untuk selalu menjaga ketertiban dan keamanan dalam berlalu lintas maupun bermasyarakat, sehingga dapat menjadi contoh yang baik bagi masyarakat lainnya,” pesannya.

Kegiatan ini berjalan lancar dan sukses, menunjukkan bahwa SH Terate Cabang Pacitan dan Polsek Sudimoro dapat bekerja sama dan berkomitmen dengan baik dalam berbagai kegiatan.

Kangmas Arif Setia Budi: PSHT Harus Jadi Teladan Guyub Rukun

Kangmas Arif Setia Budi: PSHT Harus Jadi Teladan Guyub Rukun

Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Cabang Pacitan menggelar Uji Kelayakan Calon Warga Baru (CWB) secara serentak pada Minggu, 25 Mei 2025. Kegiatan ini dilaksanakan di empat titik lokasi, yaitu di Lapangan Punung, GOR Kab. Pacitan, Lapangan Desa Ketro (Kebonagung), dan Lapangan Desa Cokrokembang.

Pelaksanaan uji kelayakan ini merupakan salah satu tahapan penting dalam proses menuju pengesahan warga baru PSHT. Ratusan calon warga dari berbagai ranting mengikuti tes ini dengan semangat dan penuh antusiasme.

Salah satu titik pelaksanaan yang berada di Lapangan Desa Ketro, Kecamatan Kebonagung, dihadiri langsung oleh Sekretaris Cabang PSHT, Kangmas Arif Setia Budi. Di titik ini, peserta berasal dari dua ranting, yakni Ranting Kebonagung dan Ranting Tulakan.

Dalam sambutannya, Kangmas Arif menyampaikan harapannya agar momentum uji kelayakan ini menjadi bagian dari proses pembentukan pribadi yang kuat, tangguh, dan berakhlak. “Semoga uji kelayakan calon warga baru tahun 2025 ini menjadi awal yang baik. Mudah-mudahan PSHT semakin jaya, semakin maju dan berkembang seiring dengan perkembangan zaman,” ujarnya.

Lebih lanjut, Kangmas Arif menekankan pentingnya menjunjung tinggi nilai-nilai persaudaraan dalam kehidupan sehari-hari. “PSHT harus menjadi contoh dalam menciptakan kerukunan dan keharmonisan. Pembina persaudaraan bukan hanya sekadar ucapan di bibir, tetapi harus benar-benar diimplementasikan dalam kehidupan bermasyarakat,” pesannya penuh makna.

Kegiatan uji kelayakan ini berjalan lancar dan tertib di seluruh titik, dengan dukungan penuh dari pengurus cabang, ranting, panitia pelaksana, dan para warga PSHT yang turut mengawal jalannya proses secara disiplin dan aman.

Rapat & Koordinasi SH Terate Cabang Pacitan Bersama Pengurus Ranting dan Komisariat: Tegaskan Pentingnya Validitas Data dan Koordinasi Jadwal

Rapat & Koordinasi SH Terate Cabang Pacitan Bersama Pengurus Ranting dan Komisariat: Tegaskan Pentingnya Validitas Data dan Koordinasi Jadwal

Bertempat di Gedung Karya Dharma, SH Terate Cabang Pacitan menggelar rapat dan koordinasi bersama seluruh pengurus ranting dan komisariat se-Kabupaten Pacitan pada Senin malam (20/05), sekitar pukul 19.22 WIB.

Kegiatan ini dihadiri oleh perwakilan dari semua ranting dan komisariat, dengan agenda utama membahas sejumlah hal penting terkait administrasi organisasi. Beberapa topik yang menjadi fokus dalam pertemuan tersebut antara lain pendataan calon warga, penjadwalan tes warga baru, serta isu-isu terkini yang berkembang di lingkungan SH Terate.

Ketua Cabang SH Terate Pacitan, Kangmas Nurwiyono, dalam arahannya menegaskan pentingnya memiliki data yang valid dan akurat sebagai dasar pelaksanaan administrasi dan kegiatan organisasi. “Data adalah pondasi. Jika data tidak valid, maka proses administrasi maupun pengesahan bisa terganggu. Kita harus memastikan semuanya berjalan dengan baik dan tertib,” tegas beliau.

Rapat ini juga menjadi momentum untuk memperkuat koordinasi antar pengurus di tingkat cabang, ranting, dan komisariat, guna memastikan persiapan menuju pengesahan dan tahapan seleksi calon warga berjalan lancar sesuai jadwal dan ketentuan yang berlaku di SH Terate.

Diharapkan hasil dari pertemuan ini dapat segera ditindaklanjuti oleh masing-masing pengurus, demi terciptanya tata kelola organisasi yang lebih solid, disiplin, dan profesional.

SH Terate Ranting Donorojo Ziarahi Makam Mbah Umar Tumbu, Wujudkan Jiwa Luhur dan Takwa

SH Terate Ranting Donorojo Ziarahi Makam Mbah Umar Tumbu, Wujudkan Jiwa Luhur dan Takwa

Dalam semangat menanamkan nilai luhur dan ketakwaan, Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Ranting Donorojo melaksanakan kegiatan ziarah ke makam Waliyullah KH. Umar Syahid atau yang akrab disapa Mbah Umar Tumbu, Sabtu (10/5/2025) di Pemakaman Jajar, Donorojo.

Ziarah ini diikuti oleh jajaran pengurus ranting, warga, dan siswa putih se-Ranting Donorojo serta dihadiri langsung oleh Pengurus Cabang PSHT Pacitan, Kangmas Sutrisna. Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan pembekalan untuk calon warga baru serta latihan bersama sebagai bentuk konsistensi dalam membina karakter dan fisik anggota SH Terate.

Mbah Umar Tumbu dikenal sebagai salah satu ulama sepuh di Indonesia yang wafat diusia 132 tahun pada Rabu (4/1/17) pukul 22.55 WIB di RSUD Pacitan. Beliau adalah santri sekaligus sahabat perjuangan Mbah Hasyim Asy’ari serta menjadi panutan dan azimat spiritual masyarakat Pacitan, khususnya kalangan Nahdliyin.

Ziarah ini bukan sekadar penghormatan kepada tokoh besar, namun juga bentuk nyata dari tujuan PSHT: Mendidik manusia berbudi pekerti luhur, tahu benar dan salah, serta bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa. Waliyullah seperti Mbah Umar Tumbu adalah teladan dalam hal keimanan dan kedekatan dengan Sang Pencipta.

“Ziarah ini bukan hanya tentang mengenang, tetapi juga tentang menyambung tali spiritual dengan para wali dan sesepuh yang telah menunjukkan jalan kehidupan yang lurus. Kami berharap seluruh warga SH Terate, terutama adik-adik calon warga baru, dapat meneladani semangat pengabdian dan keikhlasan Mbah Umar Tumbu,” tutur Kangmas Sutrisna.

“Jadikan ini momentum memperkuat tekad untuk terus berlatih, belajar, dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa. Karena di sinilah hakikat seorang warga SH Terate dibentuk—kuat secara lahir, kokoh secara batin,” pungkasnya.

Dengan penuh kekhusyukan, kegiatan ini menjadi pengingat bagi seluruh anggota SH Terate bahwa kekuatan sejati bukan hanya berasal dari tubuh, namun juga dari hati yang bersih dan jiwa yang dekat dengan Ilahi.

Membangun Keseragaman Narasi: SH Terate Gelar Diklat Kehumasan Nasional

Membangun Keseragaman Narasi: SH Terate Gelar Diklat Kehumasan Nasional

Persaudaraan Setia Hati Terate menggelar Pendidikan Kilat (Diklat) Kehumasan secara daring dan luring, yang diikuti oleh 380 cabang dari seluruh Indonesia dan luar negeri. Yang berlangsung di Gedung Sekretariat Graha Bina Wira Padma Padepokan Agung Madiun, Jalan Merak No. 17 Nambangan Kidul, (17/5/2025).

Kegiatan ini bertujuan memperkuat pemahaman dan penyampaian informasi kepada masyarakat serta warga SH Terate, terutama menjelang kegiatan rutin bulan Suro dan pengesahan warga baru.

Ketua Umum PSHT, Kangmas Moerdjoko, menekankan pentingnya keseragaman narasi komunikasi untuk menghindari kesalahpahaman di masyarakat. “Kegiatan ini diharapkan dapat memberi pemahaman yang sama dalam memberikan informasi kepada masyarakat dan warga SH Terate tentang keberadaan SH Terate,” ungkapnya.

Kangmas Moerdjoko juga mengingatkan pentingnya edukasi kepada generasi muda agar kejadian tidak menyenangkan di momen Suro sebelumnya tidak terulang. “Kita perlu memberikan pemahaman kepada adik-adik kita, warga SH Terate yang masih muda-muda, agar kejadian-kejadian yang lalu tidak terulang kembali,” tambahnya.

Ketua Dewan Pusat SH Terate, Kangmas Issoebijantoro, mengapresiasi pelaksanaan pelatihan ini dan menilai peran humas sangat krusial dalam menciptakan komunikasi yang bertanggung jawab dan kondusif. “Diklat Humas ini adalah salah satu momentum yang sangat luar biasa untuk menciptakan humas yang profesional dan bisa dipertanggungjawabkan,” ujarnya.

Kangmas Issoebijantoro juga menekankan pentingnya kekompakan dan ketentraman di antara warga SH Terate, serta perlunya humas dalam menangkal informasi palsu yang dapat mengganggu persatuan. “Saya mengharapkan adik-adik kita bisa guyup rukun, tentrem, lancar, dan tidak kurang suatu apa-apa,” pungkasnya.

Copyright PERSAUDARAAN SETIA HATI TERATE CAB. PACITAN