Kontingen SH Terate Cabang Pacitan Pusat Madiun Juara Umum IPSI CUP 2022

Kontingen SH Terate Cabang Pacitan Pusat Madiun Juara Umum IPSI CUP 2022

Tim pencak silat Persaudaraan Setia Hati Terate mengirimkan 13 atlet dalam Kejuaraan Pencak Silat IPSI CUP 2022 Piala Kapolres Pacitan pada Minggu-Senin, 27-28 Februari di Gedung Olah Raga Kabupaten Pacitan. Dan mampu menyabet 7 Emas, 3 Perak, dan 3 Perunggu. Torehan itu membuat kontingen SH Terate menjadi Juara Umum.

Tujuh medali emas disumbangkan oleh Rheno Frengki Ardiansyah pada kelas tanding C Putra, Kelvin Ferdian Romadhono kelas tanding D Putra, Muhammad Ibnul Hakim kelas tanding E Putra, Yoga Logis Juang Aspendi kelas tanding F Putra, Ridho Wahyu Hidayat kelas tanding G Putra, Rahman Dwi Sambodo kelas tanding H Putra, serta Desy Silvianty pada kelas tanding C Putri.

Sementara itu, tiga medali perak diraih oleh Rengga Tri Priambodo pada kelas tanding B Putra, Muhammad Rian Nur Hidayat kelas seni tunggal putra, serta Halwa Karimatu Mufida pada kelas seni tunggal putri.

Untuk tiga medali perunggu diraih oleh Rizki Saputra kelas tanding A Putra, Farikha Alya Ramadhani kelas tanding A Putri, serta Risma Nur Cahyani pada kelas tanding B Putri.

“Pencapaian ini merupakan hasil kerja keras semua pelatih dan para atlet. Jangan terlalu puas dulu dan jadikan ini sebagai bahan pembelajaran untuk lebih baik dan lebih baik lagi kedepannya,” kata Manajer Tim, M. Hari Prasetyo usai pertandingan.

“Terima kasih kepada semua tim atas kerjasamanya, official, pendamping, dan juga semua dulur-dulur atas doanya,” imbuhnya.

Ketua Cabang SH Terate Kangmas Nurwiyono juga hadir pada acara tersebut turut menyaksikan adik-adiknya bertanding. Seusai bertanding beliau juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada semua pihak yang berpartisipasi.

“Atas nama pengurus cabang Pacitan saya ucapkan terima kasih kepada para atlit yang telah membawa kemenangan dan semua pihak yg telah berpartisipasi dalam membawa kemenangan tersebut,” jelasnya.

Pertandingan tersebut diikuti oleh 11 perguruaan dari 13 anggota IPSI Kabupaten Pacitan. Ada 3 juara umum yang diambil. Juara umum 1 Persaudaraan Setia Hati Terate, Juara umum 2 Tapak Suci Putera Muhammadiyah, serta Persinas Asad sebagai juara umum 3.

Penyerahan piagam penghargaan juara 1, 2, dan 3 diberikan oleh ketua IPSI Kabupaten Pacitan, Khusul Qomarudin, S.Pd, M.Pd dan ketua penyelenggara Nofa Arief Wibowo, S.Pd, M.Pd dilokasi setelah acara usai. Sedangkan, untuk piagam dan piala juara umum akan diserahkan oleh Kapolres Pacitan di Polres Pacitan.

Badan Hukum Persaudaraan Setia Hati Terate Resmi Diterima

Badan Hukum Persaudaraan Setia Hati Terate Resmi Diterima

Bertempat di Graha Wiratama Padepokan Agung Persaudaraan Setia Hati Terate (SH Terate), Jalan Merak Nomor 10, Kelurahan Nambangan Kidul, Kecamatan Manguharjo Kota Madiun, Jawa Timur, pengurus pusat SH Terate telah menggelar tasyakuran atas terbitnya sertifikat badan hukum Persaudaraan Setia Hati Terate dari Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) Republik Indonesia dengan nomor : AHU-0001626.AH.01.07tahun 2022.

Hadir dalam acara tersebut, Kangmas R Moerdjoko HW Ketua Umum Persaudaraan Setia Hati Terate, Kangmas H. Issoebiantoro, SH Ketua Dewan Pusat, Kangmas Sigid Agus Hari Basoeki, SH, M.Si Ketua I Bidang Organisasi, Kangmas H. Bagus Rizky Dinarwan, S.Si, MT Ketua V Bidang Kominfo dan Hubungan Antar Lembaga, Kangmas H. Maksum Rosadin, SH, Kangmas Sukriyanto, SH, MH, Kangmas Sutrisno Budi, SH, MH Ketua dan Pengurus LHA Persaudaraan Setia Hati Terate pusat, Tjatur W, S.Sos Bakesbangpol Kota Madiun, KP Eddy S Wirobhumi dari Kraton Surakarta, Ali Fauzi, SH, MH, M.Kn Notaris dan jajaran pengurus Persaudaraan Setia Hati Terate Pusat.

Tasyakuran yang digelar pada Kamis 17 Februari 2022 tersebut dimulai dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya dan lagu Mars SH Terate yang dilanjutkan dengan sambutan-sambutan. Seusai itu, dilakukan penyerahan sertifikat secara simbolis dari Tim Lembaga Hukum dan Advokasi (LHA) Persaudaraan Setia Hati Terate Pusat kepada Ketua Umum, Kangmas R. Moerdjoko HW hingga diteruskan ke Ketua Dewan Pusat Persaudaraan Setia Hati Terate, Kangmas H. Issoebijantoro. Dan di ahiri dengan pemotongan tumpeng serta do’a bersama menjadi penutup dalam tasyakuran kali ini.

Pada kesempatan itu, Ketua Umum Persaudaraan Setia Hati Terate, Kangmas R. Moerdjoko HW mengatakan, dengan adanya badan hukum tersebut mengartikan bahwa keberadaan Persaudaraan Setia Hati Terate telah diakui olah pemerintah.“Dengan adanya badan hukum yang diterbitkan oleh Kementerian Hukum dan HAM Republik Indonesia ini merupakan salah satu legalitas yang resmi dan diakui pemerintah terhadap keberadaan Persaudaraan Setia Hati Terate,” kata Kangmas R. Moerdjoko HW.

Sementara itu Ketua Tim LHA Persaudaraan Setia Hati Terate Pusat, Kangmas H. Maksum Rosadin, SH mengatakan, sertifikat yang terbit pada 14 Februari 2022 itu adalah hasil perjuangan bersama terutama tim LHA baik melalui bidang hukum, organisasi dan lainnya.

Dengan demikian, Ia berharap permasalahan yang ada selama ini dapat teratasi.“Semoga dengan terbitnya sertifikat kali ini dapat memberikan solusi kepada permasalahan yang ada di seluruh kota/kabupaten dan provinsi seluruh Indonesia,” ujar Kangmas M Rosadin, SH.(Tim/Hum). (shterate.or.id)

Pengumuman Pemenang Sayembara Cipta Logo dan Desain Peringatan Satu Abad SH Terate

Pengumuman Pemenang Sayembara Cipta Logo dan Desain Peringatan Satu Abad SH Terate

MADIUN – Bertempat di Graha Wira Tama, Padepokan Agung Madiun, Jl. Merak No. 10, Nambangan Kidul, kota Madiun. Kamis, (10/02/2022) Pengurus Pusat Persaudaraan Setia Hati Terate mengumumkan pemenang Lomba Desain Logo dan Monumen 100 tahun SH Terate.
Hadir dalam kesempatan ini Ketua Dewan SH Terate Pusat Kangmas H.Issoebiantoro, Ketua Umum SH Terate Pusat Kangmas Drs. R. Moerdjoko HW beserta jajaran Pengurus Pusat SH Terate.
Pemenang Lomba Desain Monumen sebagai berikut :
  • Juara I atas nama mbak Alfinda Rizka Permatasari dari Madiun menerima hadiah uang pembinaan sebesar Rp. 50.000.000,-
  • Juara II atas nama Mas Sumarno dari Madiun menerima hadiah uang pembinaan sebesar Rp. 10.000.000,-
  • Juara III atas nama Mss Suyitno, BA dari Madiun menerima hadiah uang pembinaan sebesar Rp. 5.000.000,-
Pemenang Lomba Desain Logo sebagai berikut :
  • Juara I atas nama Mas Imbran Chomara Bakti dari Cabang Palembang menerima hadiah uang pembinaan sebesar Rp. 10.000.000, –
  • Juara II atas nama Mas Rika Riyanto dari DKP Madiun menerima hadiah uang pembinaan sebesar Rp. 6.000.000, –
  • Juara III atas nama Mas Bernadus Sumarsono dari DKP Madiun menerima hadiah uang pembinaan sebesar Rp. 4.000.000, –
Dalam sambutannya Kangmas Issoebiantoro mengatakan, dibangunnya monumen 100 tahun SH Terate ini akan menjadi kebanggaan warga SH Terate khususnya dan dunia silat pada umumnya. “Dengan diumumkannya pemenang Lomba Desain Logo dan Monumen 100 tahun SH Terate ini maka secara resmi hasil karya pemenang telah menjadi Hak Milik Organisasi, ” kata Kangmas Issoebiantoro. Sedangkan menurut Kangmas R. Moerdjoko, HW ini masih sebatas pengumuman Pemenang Lomba. “Sehingga dalam dalam waktu dekat hasil karya tersebut akan segera kita hak patenkan guna selanjutnya akan kita launching sebagai Logo resmi untuk semua atribut peringatan 100 tahun SH Terate” ujar Kangmas R. Moerdjoko HW. Mas Imbran Chomara Bakti pemenang desain logo 100 tahun SH Terate sangat bangga dan bersyukur dapat berkarya untuk Persaudaraan Setia Hati Terate.
Sementara itu Mbak Alfinda dengan senang mengungkapkan, dia sangat bangga bisa menjadi bagian yang sangat monumental di SH Terate ini. “Semoga SH Terate – Pusat Madiun Jaya selalu. Saya ingin berbuat yang terbaik untuk organisasi. Selagi masih bisa berbuat yang terbaik saya akan selalu berusaha. Kapan lagi kita bisa menyumbangkan yang terbaik apa lagi di event yang sangat langka ini, yaitu peringatan 100 tahun SH Terate” ungkap Alfinda. sumber www.shterate.or.id
Menyambut Satu Abad SH Terate, Ranting Kebonagung Menyelenggarakan Pelatihan Wasit Juri

Menyambut Satu Abad SH Terate, Ranting Kebonagung Menyelenggarakan Pelatihan Wasit Juri

Menyambut usia emas, Persaudaraan Setia Hati Terate Cabang Pacitan terus berupaya meningkatkan kapasitas warganya. Kali ini menyeleggarakan kegiatan pelatihan wasit dan juri di Ranting Kebonagung.

Pelatihan wasjur olahraga pencak silat dilaksanakan di gedung serbaguna Desa Banjarejo, Kebonagung pada Sabtu (22/1). Kegiatan yang berlangsung sejak pagi sampai malam hari itu diikuti oleh 28 warga SH Terate dari 12 rayon di Kebonagung.

Kegiatan pelatihan yang ke-2 pada awal tahun 2022 ini dibuka langsung oleh Sekretaris Cabang, Kangmas Arif Setia Budi. Beliau berpesan agar seluruh peserta memanfaatkan kegiatan ini dengan sebaik-baiknya.

“Kegiatan ini bagian dari upaya meningkatkan kapasitas sumber daya manusia SH Terate khususnya pada bidang olahraga pencak silat,” ucapnya.

Ketua Ranting Kebonagung, Kangmas Sarwono dalam sambutannya juga menyampaikan beberapa hal terkait kegiatan tersebut. “Memperhatikan pelaksanaan pertandingan, entah itu juri, wasit maupun pelatih, pelatihan ini sangatlah penting. Karena dari sinilah nanti ketertiban, sportivitas bisa dibangun sehingga kedepannya bisa menciptakan atlet-altet yang berkualitas dan akan menciptakan pertandingan yang kondusif,” pungkasnya.

Para peserta yang menjadi perwakilan dari rayon Banjarejo, Kebonagung, Krajan Kayen, Karanganyar, Katipugal, Sidomulyo, Mantren, Gembuk, Sanggrahan, Ketro, Punjung dan Wonogondo mendapat pengarahan materi teori dan praktik dari pemateri yang sudah berkompeten.

Kang Mas Sukoco dan Mas Nova Arif Wibowo bergantian memberikan wawasan tentang peraturan pertandingan pencak silat, praktik perwasitan dan penjurian, serta managemen pertandingan pencak silat.

Penataran wasit dan juri pencak silat ini juga bagian dari kaderisasi. Diharapkan wawasan tentang wasit dan juri pertandingan pencak silat ini jadi bekal penting untuk penyelenggaraan pertandingan pencak silat antar rayon SH Terate Ranting Kebonagung.

SH Terate Ranting Punung Lakukan Serah Terima Tanah Calon Padepokan

SH Terate Ranting Punung Lakukan Serah Terima Tanah Calon Padepokan

Minggu, 2 Januari 2022, SH Terate Ranting Punung Cabang Pacitan Pusat Madiun secara simbolis melakukan serah terima tanah calon padepokan Rating Punung. Penyerahan dilakukan oleh pemilik tanah, Mbah Sukiman kepada ketua Ranting Punung, Kangmas Sukoco.

Selain penyerahan secara simbolis sertifikat tanah, juga dilakukan penyerahan buku panduan kurikulum untuk mempermudah sistem pembelajaran SH Terate. Sekaligus buku penghubung untuk mempermudah orang tua siswa memantau perkembangan anaknya yang ikut menjadi siswa SH Terate di Ranting Punung khususnya, yang diinisiasi oleh Ketua 1 Ranting Punung, Mas Bambang Sumarno.

Turut hadir pula perwakilan dari cabang Kangmas Arif Setia Budi selaku sekretaris cabang Pacitan, yang dalam sambutannya mengatakan agar warga SH Terate ikut andil dalam menciptakan masyarakat yang aman dan damai.

Kades Mantren selaku tuan rumah juga berkomitmen untuk memberikan support di waktu yang akan datang.

Dalam acara tersebut sebagai pemeriah acara juga ditampilkan seni Reyog Ponorogo oleh saudara-saudara SH Terate Ranting Punung, Reyog Singo Dutho Terate.

Persaudaraan Setia Hati Terate Pacitan Gelar Parapatan Cabang

Persaudaraan Setia Hati Terate Pacitan Gelar Parapatan Cabang

Persaudaraan Setia Hati Terate Cabang Pacitan Pusat Madiun menggelar parapatan cabang pada Ahad (26/12/2021) di gedung Karya Dharma Pacitan. Dalam kegiatan parapatan cabang ini, diusulkan tiga yang akan dicalonkan menjadi Ketua SH Terate cabang Pacitan pusat Madiun, yakni Kangmas Hadi Susilo, Kangmas Nurwiyono dan Kangmas Suyono.

Dalam kegiatan ini hadir juga Kangmas R. Moerdjoko HW dan Kangmas Tono Suharyanto Sekretaris Umum SH Terate. Kedatangan beliau disambut hangat oleh Bupati Pacitan bapak Mas Indrata Nur Bayuaji, juga saudara-saudara SH Terate cabang Pacitan yang hadir dalam acara tersebut.

Ketua Umum SH Terate, Kangmas R. Moerdjoko HW dalam sambutannya beliau menyampaikan terimakasih atas kerja keras pengurus cabang SH Terate Pacitan. “Atas nama pengurus pusat menyampaikan terimakasih setinggi-tingginya kepada pengurus cabang Pacitan atas pembinaan selama ini dengan baik.”

Lebih lanjut, Kangmas Moerdjoko menjelaskan jika secara organisasi di Pacitan merupakan cabang yang kondusif dan menekankan pentingnya menjaga marwah serta nama baik SH Terate.
“Secara interen tidak ada masalah dan di Pacitan ini kondusif sekali, kewajiban kita kedepan mampu menjaga marwah, ajaran, tradisi dan aturan SH Terate dengan baik,”jelasnya.

Kangmas Moerdjoko juga mengingatkan jika kepemimpinan jangan dikotori dengan kepentingan pribadi namun dengan penuh ikhlas dan paseduluran.
“Saya senang sekali situasinya sangat penuh dengan rasa paseduluran, siapapun nanti yang memimpin wajib kita dukung bersama, yang terpenting ketika memimpin menjadi pemimpin bagi SH Terate jangan untuk kepentingan pribadi,” pungkasnya.

Dalam rangkaian acara tersebut Ketua Cabang Pacitan, Kangmas Guntar Suyanto juga memberikan penghargaan dan apresiasi kepada saudari Mirna Rahayu Mainingsih dari rayon Hadiwarno Ranting Ngadirojo sebagai atlet pencak silat meraih juara III kelas C Putri dalam Turnamen Pencak Silat Kapolda Jatim 2021 di gedung Mahameru Surabaya.

Acara berjalan lancar sampai selesai sesuai dengan jadwal yang sudah direncanakan. Untuk hasil dan keputusan-keputusan masih menunggu instruksi dari pusat.

Jelang Usia Se-Abad, PSHT Ranting Kecamatan Ngadirojo Gelar Pelatihan Wasit Dan Juri, PSHT Banyak Berbuat Untuk Negeri

Jelang Usia Se-Abad, PSHT Ranting Kecamatan Ngadirojo Gelar Pelatihan Wasit Dan Juri, PSHT Banyak Berbuat Untuk Negeri

Pacitan- Tak lama lagi genap seabad sudah, berdirinya perguruan pencak silat Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT).

Sejak tumbuh sebagai organisasi yang mengembangkan seni bela diri tradisional, yaitu pencak silat, PSHT sudah banyak mengukir berbagai prestasi. Yaitu lahirnya atlet-atlet bertalenta dan banyak raihan kejuaraan,. baik level nasional hingga go internasional.

Demikian juga tak sedikit pula, warga PSHT yang sukses merintis karir baik di dunia politik, birokrasi serta dunia usaha.

Kini, dalam rangka menyongsong satu abad lahirnya PSHT (1922-2022), Cabang Pacitan, khususnya ranting Kecamatan Ngadirojo, melaksanakan pelatihan wasit dan juri yang diikuti 60 peserta dari seluruh perwakilan rayon, yang tersebar di wilayah ranting Ngadirojo.

Juga tiga orang tim pelatihan wasit juri PSHT dari Cabang Pacitan. Hadir juga pada kesempatan tersebut, Sekretaris Cabang PSHT Pacitan, Arif Setya Budi.

“Kami dari cabang mengucapkan terima kasih kepada pengurus ranting dan segenap warga PSHT ranting Ngadirojo yang telah melaksanakan kegiatan positif ini.

Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian ranting Ngadirojo pada event-event prestasi PSHT Cabang Pacitan Pusat Madiun. Kita berharap, kedepan akan lahir atlet-atlet beprestasi yang bisa membanggakan daerah,” ujar pendekar yang juga menjabat sebagai anggota DPRD Pacitan ini, Ahad (12/12).

Hal yang sama juga disampaikan tim pelatihan, Nova Arifianto. Dia menegaskan, tujuan kegiatan ini pertama untuk merealisasikan peraturan pertandingan serta pedoman wasit dan juri pencak silat agar lebih dipahami dan dimengerti bagi para pihak yang secara langsung berkaitan dengan pelaksanaan pertandingan.

“Kedua, untuk mempersiapkan sumber daya yang berintegritas tinggi sebagai bagian perangkat pertandingan untuk lebih memahami dan menguasai mengenai tata cara dan kegiatan pertandingan,” tuturnya.

Sementara itu, masih ditempat yang sama, Ketua PSHT Ranting Kecamatan Ngadirojo, Joko.Sanyono menambahkan, kegiatan ini dilakukan pada dasarnya agar seluruh pelatih di tingkat rayon memahami tentang aturan sabung/pertandingan.

“Sehingga ketika menyabungkan siswa akan bisa meminimalisir cidera, karena pemahaman pelatih. Ini sebagai salah satu faktor penentu keselamatan pesilat saat berlaga,’ tegasnya. (yun). (pacitanjarrakpos.com)

Ratusan Calon Pendekar PSHT Cabang Pacitan, Pusat Madiun Ikuti Ujian Kenaikan Tingkat

Ratusan Calon Pendekar PSHT Cabang Pacitan, Pusat Madiun Ikuti Ujian Kenaikan Tingkat

Ratusan calon pendekar Persaudaraan Setia Hati Terate Pusat Madiun, Kecamatan Bandar mengikuti ujian kenaikan tingkat. Proses kenaikan tingkat yang dilaksanakan di lapangan Desa Tumpuk, Kecamatan Bandar Kabupaten Pacitan, Jawa Timur, dengan menerapkan protokol kesehatan secara ketat, Minggu (26/9/2021).

Ketua Ranting PSHT Bandar, Nur Cholis Yasin mengaku bersyukur pelaksanaan kenaikan tingkat polos ke tingkat jambon terlaksana dengan baik.

“Alhamdulillah, hari ini sebanyak 267 siswa dari 8 rayon bisa melaksanakan tes kenaikan tingkat bersama dengan tetap menerapkan protokol kesehatan sesuai anjuran pemerintah,” katanya melalui keterangan tertulis.

Nur Cholis, menambahkan pada tahun ini PSHT Bandar juga mencatatkan jumlah peserta kenaikan tingkat tertinggi sepanjang sejarah berdirinya PSHT di wilayah itu.

“Untuk di Bandar jumlah siswa tahun ini yang tertinggi ya, tapi bagi kami bukan banyaknya peserta melainkan bagaimana mereka ini bisa mengikuti semua tahapan serta ajaran PSHT secara benar itu lebih penting,” imbuhnya.

Mewakili seluruh pengurus ranting, Nur Cholis menyampaikan apresiasi kepada seluruh pengurus rayon, penyelenggara tes kenaikan tingkat dan jajaran pemerintahan.

“Kami atas nama pribadi dan pengurus PSHT Ranting Bandar mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang turut mensukseskan kegiatan ini. Utamanya pemerintah desa, kecamatan, kepolisian dan TNI,” pungkasnya.(BNS/HUM).

Ketua Ranting Persaudaraan Setia Hati Terate Termuda di Cabang Seluruh Indonesia

Ketua Ranting Persaudaraan Setia Hati Terate Termuda di Cabang Seluruh Indonesia

Termuda,Cantik dan Bertalenta, Itulah sosok Devi Anikha Latifa, Sosok kartini muda asal Desa Arjosari Kecamatan Arjosari Kabupaten Pacitan. ini juga merupakan satu-satunya Ketua Ranting termuda di Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Cabang yang ada di Indonesia .

Devi Anikha Latifa yang akrap di panggil Apil ini, sosok perempuan yang masih remaja, dirinya mempunyai pemikiran yang pantas di acungi jempol, apa lagi di dalam Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Cabang Pacitan Pusat Madiun. Ia juga mengajak kepada seluruh generasi perempuan melinial agar tidak mudah menyerah dalam berbagai hal.

Devi Anikha Latifa atau Apil, Putri dari Gus Altof Hasim,ini juga merupakan Keluarga Besar Pondok Tremas di Kabupaten Pacitan. Tak hanya cantik dan piawai dalam ilmu beladiri, Namun juga cerdas dalam berfikir sebagai perempuan muda yang beriman.

Epil juga mengajak kepada generasi muda, khususnya perempuan muda,agar ikut berperan penting dalam melestarikan budaya Pencak Silat. Pasalnya, Lanjut Devi,pencak silat merupakan seni bela diri warisan leluhur yang harus dilestarikan. (Ag/Har).

Copyright PERSAUDARAAN SETIA HATI TERATE CAB. PACITAN