Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) kembali menunjukkan komitmennya dalam memperkuat kualitas sumber daya organisasi melalui penyelenggaraan Diklat Humas Level Intermediate. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh perwakilan Humas cabang SH Terate se-Jawa Timur, dan dilaksanakan selama dua hari, 10–11 Januari 2026, bertempat di Hall Krida Budaya, Jalan Merak Nomor 17, Kota Madiun.
Diklat tersebut dirancang sebagai langkah strategis untuk meningkatkan kompetensi kehumasan di lingkungan SH Terate, khususnya dalam menghadapi dinamika komunikasi publik yang semakin cepat dan terbuka di era digital. Melalui pelatihan ini, para peserta dibekali pemahaman dan keterampilan praktis guna mendukung tugas-tugas kehumasan secara lebih profesional.
Ketua Biro Humas Pusat yang diwakili oleh Kangmas Dwi Sudarsono menegaskan pentingnya etika dalam bermedia sebagai bagian dari menjaga marwah persaudaraan.
“Santun, cerdas, dan beretika adalah kunci dalam menyampaikan informasi secara tepat dan bijak, sekaligus menjaga marwah serta nama baik persaudaraan,” ujar Kangmas Dwi Sudarsono dalam sambutannya.
Ia juga menekankan bahwa pemahaman etika bermedia mampu mencegah terjadinya kesalahpahaman sejak dini. “Kita harus menjadi teladan dalam etika bermedia serta mengimplementasikan nilai-nilai ajaran SH Terate dalam setiap penyampaian informasi,” lanjutnya.
Lebih jauh, ia berharap kegiatan diklat tidak hanya berorientasi pada kelulusan dan perolehan sertifikat semata. “Harapannya, peserta tidak sekadar mengikuti diklat lalu pulang membawa sertifikat, tetapi mampu membawa kebijaksanaan, keteladanan, serta karakter yang kuat dan setia pada nilai-nilai persaudaraan dalam bermedia,” pungkasnya.
Ketua Umum SH Terate, Kangmas Drs. R. Moerdjoko HW, dalam sambutannya menyampaikan bahwa diklat ini bersifat aplikatif dan menuntut keaktifan peserta dalam menyerap materi. Ia berharap pelatihan tersebut dapat menjadi sarana peningkatan kapasitas Humas agar mampu menjalankan perannya secara efektif di setiap tingkatan organisasi.
“Pelatihan ini dirancang untuk memberikan penguatan kapasitas Humas secara nyata. Manfaatkan kesempatan ini sebaik mungkin,” ungkapnya.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada panitia pelaksana serta seluruh peserta yang hadir dari berbagai daerah. Menurutnya, antusiasme peserta mencerminkan kesungguhan SH Terate dalam membangun sistem komunikasi organisasi yang tertata, solid, dan berkesinambungan.
Senada dengan hal tersebut, Ketua Dewan SH Terate, Kangmas H. Issoebiantoro, S.H., menegaskan bahwa Humas memiliki peran penting dalam menjaga nama baik dan martabat organisasi. Ia menekankan bahwa Humas SH Terate harus mampu bekerja secara profesional, terkoordinasi, dan bertanggung jawab dalam menyampaikan informasi kepada publik. “Peningkatan kapasitas Humas ini harus dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab. Humas yang berdaya dan profesional akan membawa SH Terate terus tumbuh dan memberi manfaat luas,” tegasnya.
Lebih lanjut, ia mengingatkan pentingnya pola komunikasi satu pintu agar setiap informasi yang disampaikan tetap sejalan dengan kebijakan organisasi dan terhindar dari distorsi. Menurutnya, koordinasi yang baik menjadi kunci utama dalam menjaga kepercayaan publik.
Pada akhir sambutannya, Kangmas Issoebiantoro secara resmi membuka Diklat Humas Level Intermediate PSHT yang ditandai dengan pernyataan pembukaan dan disambut antusias oleh seluruh peserta.
Melalui kegiatan ini, SH Terate Pusat Madiun berharap dapat mencetak insan Humas yang adaptif terhadap perkembangan zaman, memiliki integritas tinggi, serta mampu menjadi ujung tombak komunikasi organisasi yang informatif, akurat, dan bermartabat.
























































