Masyarakat Punung Apresiasi Kegiatan Positif SH Terate

Masyarakat Punung Apresiasi Kegiatan Positif SH Terate

Siswa dan warga SH Terate Rayon Punung melaksanakan giat bagi takjil dan buka bersama di rest area Desa Punung. Kegiatan ini diikuti oleh sekitar 50an siswa dan didampingi oleh sekitar 35 warga yang berasal dari seluruh sub rayon yang ada di Rayon Punung, (23/3/25).

Giat ini dilaksanakan untuk turut menyambut keberkahan Bulan Ramadhan. Acara berjalan dengan lancar dan kondusif, serta dipandang positif oleh masyarakat Desa Punung.

Menurut Alfan Hanif, masyarakat setempat, Organisasi SH Terate khususnya di wilayah Kecamatan Punung seringkali mengadakan kegiatan yang positif dan tidak mencerminkan organisasi buruk seperti yang tersebar di media sosial. Hal ini menimbulkan stigma yang baik bagi masyarakat Punung.

Mas Sutrisna, salah satu Wiro Anom sekaligus sesepuh di Ranting Punung, menambahkan bahwa salah satu misi SH Terate di Ranting Punung adalah bisa berkontribusi pada masyarakat luas seperti layaknya filosofi Bunga Terate yang senantiasa indah di segala tempat.

Kegiatan bagi takjil dan buka bersama ini merupakan salah satu contoh nyata dari misi tersebut. Dengan demikian, diharapkan SH Terate dapat terus berkontribusi pada masyarakat dan memperkuat stigma positif di kalangan masyarakat.

Memperkuat Jaringan Persaudaraan: Halal Bihalal PSHT Rayon Ngromo sebagai Wadah Silaturahmi dan Kegiatan Positif

Memperkuat Jaringan Persaudaraan: Halal Bihalal PSHT Rayon Ngromo sebagai Wadah Silaturahmi dan Kegiatan Positif

Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Rayon Ngromo menggelar acara Halal Bihalal dan Temu Kadang pada Rabu (2/4) di kediaman Mas Wahyu. Kegiatan ini berlangsung khidmat dan dirangkaikan dengan pengajian yang diisi oleh Ustaz Mustofa, S.Pd., selaku khadim Yayasan Roudlotul Iman.

Acara tersebut juga dihadiri oleh Mas Deny Ardana, Sekretaris II PSHT Ranting Nawangan, serta seluruh warga PSHT Rayon Ngromo.
Dalam sambutannya, Ketua PSHT Rayon Ngromo, Mas Sucipto, menekankan pentingnya mempererat tali silaturahmi antarwarga SH Terate. “Mari tetap konsisten menjaga tali silaturahmi dan persaudaraan. Selain itu, kita juga harus menjaga keamanan dan kedamaian dalam bermasyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, Sekretaris II PSHT Ranting Nawangan, Mas Deny, berharap kegiatan positif seperti ini dapat terus dilanjutkan. “Kami berharap acara seperti ini bisa menjadi tradisi tahunan di Rayon Ngromo. Insya Allah, kegiatan yang dikonsep seperti ini akan membawa manfaat bagi kita, baik di dunia maupun di akhirat,” katanya.

Dalam ceramahnya, Ustaz Mustofa menyampaikan bahwa PSHT Rayon Ngromo merupakan salah satu organisasi yang secara konsisten mengadakan kegiatan positif di desa Ngromo. “Ini adalah bukti bahwa PSHT Rayon Ngromo mampu mengimplementasikan semboyan ‘Memayu Hayuning Bawana’ dengan baik,” tuturnya.

Acara Halal Bihalal ini menjadi momentum penting bagi warga PSHT Rayon Ngromo untuk terus menjaga kebersamaan serta memperkuat nilai-nilai persaudaraan dalam kehidupan bermasyarakat.

Diklat Pamter PSHT Ranting Punung: Siap Hadapi Tantangan dengan Membangun Persaudaraan yang Kuat dan Solid

Diklat Pamter PSHT Ranting Punung: Siap Hadapi Tantangan dengan Membangun Persaudaraan yang Kuat dan Solid

Punung, 25 Februari 2025 – PSHT Ranting Punung, Cabang Pacitan Pusat Madiun, telah menggelar rangkaian kegiatan Diklat Pamter pada hari Selasa, 25 Februari 2025. Kegiatan ini dilaksanakan di Lapangan Desa Punung dan Gedung Eks UPT, Kecamatan Punung.

Menurut Kangmas Sukoco, selaku Ketua SH Terate Ranting Punung, kegiatan ini merupakan pelatihan bagi seluruh Pamter baru di Ranting Punung. Tujuannya adalah untuk menguatkan mental, fisik, dan jiwa solidaritas Pamter dalam menghadapi rangkaian kegiatan SH Terate mendatang.

Dalam kegiatan ini, juga turut mengundang beberapa pemateri yang berkaitan dengan keamanan dan ketertiban, di antaranya dari Polsek Punung, Koramil Punung, dan Pamter Cabang Pacitan.

Diklat ini diikuti oleh 22 calon Pamter baru dan berjalan dengan lancar dan sukses. Kangmas Sukoco juga menambahkan bahwa diharapkan dengan bertambahnya personil Pamter ini, Organisasi SH Terate dapat lebih kondusif dalam segala lini kegiatan.

Bagi yang ingin menyaksikan cuplikan rangkaian kegiatan ini, dapat mengunjungi Youtube Media Terate Punung, serta akun Tiktok dan Instagram @psht_rantingpunung.

Polsek Punung Gelar Kegiatan Bagi Takjil dengan Lintas Perguruan Silat

Polsek Punung Gelar Kegiatan Bagi Takjil dengan Lintas Perguruan Silat

Punung, 11 Maret 2025 – Polsek Punung menggelar kegiatan bagi takjil yang diikuti oleh lintas perguruan silat di Kecamatan Punung. Acara ini berlangsung di Polsek Punung dan dihadiri oleh 4 perguruan silat, yaitu SH Terate, IKSPI, Bunga Islam, dan Tapak Suci.

Kegiatan ini berjalan dengan lancar dan sukses, dengan suasana yang adem ayem dan penuh keakraban. Kapolsek Punung mengharapkan kebersamaan dan ketentraman di Kecamatan Punung dapat dijaga, khususnya di sektor organisasi pencak silat.

Ketua PSHT Ranting Punung, Kangmas Sukoco, juga menambahkan bahwa kegiatan ini selain berbagi dan silaturahmi antar perguruan, juga merupakan wujud sinergitas perguruan pencak silat dengan aparat keamanan. Tujuannya adalah untuk menciptakan suasana yang aman dan tentram di Kecamatan Punung.

Dengan kegiatan ini, diharapkan hubungan antara perguruan silat dan aparat keamanan semakin erat, serta masyarakat Kecamatan Punung dapat merasakan manfaat dari kegiatan ini.

Menjawab Tantangan Zaman: PSHT Rayon Ngromo Gelar Pelatihan Public Speaking untuk Siswa Tingkat Putih

Menjawab Tantangan Zaman: PSHT Rayon Ngromo Gelar Pelatihan Public Speaking untuk Siswa Tingkat Putih

PSHT Rayon Ngromo kembali menunjukkan komitmennya dalam mengembangkan kemampuan siswa melalui pelatihan public speaking yang dilaksanakan khusus untuk siswa tingkat putih. Pelatihan yang menjadi bagian dari muatan lokal ini diadakan setiap malam Selasa dan bertujuan untuk meningkatkan kemampuan komunikasi para siswa dalam menghadapi tantangan zaman.

Hartoyo, pelatih tetap yang memimpin pelatihan, mengungkapkan pentingnya keterampilan berbicara di depan umum. “Public speaking adalah keterampilan yang sangat penting di era informasi ini. Pada tahun 2004, kami juga sudah mulai mengajarkan hal serupa meskipun dalam bentuk yang lebih sederhana. Kami melatih siswa untuk menjadi MC di acara pernikahan desa. Hal ini terbukti efektif karena salah satu contoh nyata adalah munculnya sosok Mas Tumani yang menjadi pembawa acara di setiap pernikahan di desa kami pada kurun waktu 2 hingga 10 tahun yang lalu,” ujarnya. Hartoyo menambahkan, keterampilan berbicara yang baik juga dapat meningkatkan rasa percaya diri siswa dalam menyampaikan ide-ide dan berpartisipasi aktif dalam masyarakat.

Ridhoi, Koordinator Bidang Organisasi PSHT Rayon Ngromo, menyampaikan bahwa pelatihan ini lebih dari sekadar teknik berbicara. “Kami tidak hanya ingin siswa mahir dalam berbicara, tetapi juga dapat mengatasi rasa gugup yang sering menghambat mereka. Dengan pelatihan ini, kami berharap setiap siswa bisa berbicara dengan jelas dan efektif, serta mampu menjawab tantangan yang ada di zaman ini,” katanya. Ridhoi menegaskan bahwa pelatihan ini tetap dilaksanakan tanpa mengabaikan kegiatan terstruktur yang sudah ada di organisasi.

Setiap sesi pelatihan wajib dihadiri oleh seluruh siswa tingkat putih. Selama sesi, mereka berlatih berbicara langsung di depan umum dan mendapatkan umpan balik konstruktif dari narasumber yang berpengalaman.

Dengan adanya pelatihan rutin ini, PSHT Rayon Ngromo berharap para siswa dapat meningkatkan keterampilan berbicara mereka, memperkuat rasa percaya diri, serta mampu menyampaikan ide dan informasi dengan lebih efektif. Harapannya, hal ini akan mempersiapkan mereka untuk menjawab berbagai tantangan yang dihadapi oleh generasi masa kini dan masa depan.

PSHT Kebonagung Gelar Baksos, Wujud Kepedulian dan Ketaatan pada Nilai Persaudaraan

PSHT Kebonagung Gelar Baksos, Wujud Kepedulian dan Ketaatan pada Nilai Persaudaraan

Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Ranting Kebonagung Cabang Pacitan Pusat Madiun menggelar kegiatan bakti sosial (baksos) di Mushola Al-Hidayah, Dusun Bolo, Desa Kebonagung, (25/1/24). Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat, terutama anggota PSHT, dalam menjaga kebersihan lingkungan, baik di rumah maupun di tempat ibadah.

Dalam kesempatan tersebut, Ketua Ranting Kebonagung, Kangmas Sarwono, menyampaikan pesan penting kepada seluruh anggota PSHT, khususnya calon warga atau siswa tingkat sabuk putih. Menurutnya, sebagai anggota PSHT, kita harus selalu mengedepankan sikap sopan santun dan rendah hati, terutama terhadap orang tua, guru, dan sesama warga PSHT.

“Contohlah seperti filosofi ilmu padi, semakin berisi semakin menunduk. Begitu juga dengan kita sebagai manusia, semakin banyak ilmu yang dimiliki, semakin harus rendah hati dan menjaga sikap,” pesan Kangmas Sarwono.

Kegiatan bakti sosial ini mendapat sambutan positif dari warga setempat. Selain membersihkan mushola, anggota PSHT juga memberikan bantuan berupa peralatan kebersihan dan sembako kepada warga sekitar yang membutuhkan. Hal ini sejalan dengan tujuan PSHT untuk tidak hanya mempererat tali persaudaraan, tetapi juga turut berkontribusi dalam kesejahteraan sosial masyarakat.

Semoga kegiatan ini dapat menjadi contoh bagi semua pihak dalam menjaga kebersihan dan selalu menerapkan nilai-nilai luhur yang diajarkan oleh Persaudaraan Setia Hati Terate.

Ujian Kenaikan Tingkat SH Terate Tegalombo: Menguji Kemampuan dan Karakter Siswa

Ujian Kenaikan Tingkat SH Terate Tegalombo: Menguji Kemampuan dan Karakter Siswa

Ujian Kenaikan Tingkat (UKT) yang digelar oleh Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Ranting Tegalombo Cabang Pacitan, lebih dari sekadar ajang unjuk kemampuan fisik. Acara yang berlangsung di Rayon Pucangombo tepatnya di Lapangan SDN 4 Pucangombo ini menjadi momentum penting dalam pembentukan karakter para siswa. Sebanyak 32 siswa dan 70 warga dari enam rayon, serta 15 PAMTER dan 10 pengaman dari kepolisian turut ambil bagian dalam kegiatan tersebut.

Ujian ini diselenggarakan karena para siswa telah mencapai tahap dan memasuki fase sabuk Hijau. Meskipun cuaca saat pelaksanaan tes tidak mendukung dengan hujan deras yang mengguyur, semangat juang para peserta tidak surut sedikit pun. Mereka tetap berkomitmen mengikuti tes kenaikan sabuk hingga akhir.

Pada ujian kali ini, peserta tidak hanya diuji kemampuan fisiknya, tetapi juga pemahaman mereka terhadap nilai-nilai luhur yang diajarkan oleh PSHT. Para siswa dituntut untuk menunjukkan sikap disiplin, semangat juang, dan rasa hormat terhadap sesama.

Mas Latif, Ketua Ranting Tegalombo, menyampaikan, “PSHT tidak hanya mengajarkan ilmu bela diri, tetapi juga membentuk karakter yang tangguh dan berbudi luhur. Melalui ujian kenaikan tingkat ini, kami ingin melihat sejauh mana para siswa mengimplementasikan nilai-nilai tersebut dalam kehidupan sehari-hari,” terangnya.

Dengan semangat yang tinggi dan penuh dedikasi, ujian ini sukses menjadi salah satu sarana dalam menumbuhkan rasa tanggung jawab dan kepemimpinan yang kuat bagi generasi penerus PSHT di Pacitan.

Harmoni Lintas Generasi Warnai UKT PSHT Ranting Nawangan

Harmoni Lintas Generasi Warnai UKT PSHT Ranting Nawangan

Ujian Kenaikan Tingkat (UKT) Pencak Silat Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Ranting Nawangan berlangsung penuh khidmat dan semangat pada Minggu, 12 Januari 2025, di Lapangan Dusun Ngetep, Desa Ngromo. UKT ini meliputi dua jenjang, yakni dari sabuk Jambon ke sabuk Hijau dan dari sabuk Hijau ke sabuk Putih, yang diikuti oleh total 97 siswa dari 6 rayon.

Kegiatan rutin tahunan ini semakin istimewa dengan kehadiran saudara tua dari Magetan, Rokomas Sudino, satu angkatan pengesahan dengan Ketua Umum PSHT Pusat Madiun. Hadir pula Rokomas Samsi, mantan Wakil Bupati Magetan dua periode yang kini menjabat sebagai Ketua Cabang PSHT Magetan, serta beberapa saudara tua lainnya yang memberikan dukungan langsung kepada para peserta.

Ketua PSHT Ranting Nawangan, Muji Hermawan, menyampaikan rasa syukur atas kehadiran para saudara tua tersebut. “Kami sangat bersyukur dan berterima kasih atas kesediaan saudara tua, meskipun di tengah kesibukan dakwahnya, tetap meluangkan waktu untuk hadir, berbagi ilmu, dan memberikan motivasi kepada saudara muda walaupun lintas cabang,” ujar Mas Wawan.

Revan, Panitia UKT PSHT Ranting Nawangan, juga merasa terhormat dengan momen ini. “Semoga kehadiran ini menjadi penyemangat bagi saudara muda untuk terus belajar, berlatih, serta menjaga ajaran luhur PSHT dalam kehidupan sehari-hari,” ungkapnya.

UKT PSHT Ranting Nawangan tahun ini menjadi ajang yang penuh makna, tidak hanya untuk meningkatkan jenjang sabuk, tetapi juga mempererat tali persaudaraan lintas generasi. Dengan kehadiran saudara tua yang inspiratif, kegiatan ini berhasil menguatkan solidaritas dan nilai-nilai luhur keluarga besar PSHT.

85 Siswa SH Terate Ranting Punung Lulus Ujian Kenaikan Sabuk, Buktikan Dedikasi dan Persaudaraan

85 Siswa SH Terate Ranting Punung Lulus Ujian Kenaikan Sabuk, Buktikan Dedikasi dan Persaudaraan

Sebanyak 85 siswa dari SH Terate Ranting Punung mengikuti ujian kenaikan tingkat dari sabuk Jambon ke sabuk Hijau yang dilaksanakan di Lapangan Desa Gondosari, Punung, Pacitan, pada hari Minggu, 5 Januari 2024, dimulai pukul 08.00 WIB.

Ketua Ranting Punung, Kangmas Sukoco, dalam sambutannya mengungkapkan bahwa ujian kenaikan tingkat ini bertujuan untuk mengukur kemampuan fisik dan mental para peserta, sekaligus menanamkan nilai-nilai persaudaraan dan budi pekerti luhur. “Kegiatan ini adalah bagian dari program rutin PSHT yang bertujuan untuk memastikan bahwa setiap siswa tidak hanya menguasai ilmu bela diri, tetapi juga memahami dan mengaplikasikan ajaran yang telah diberikan dengan baik,” ujar Kangmas Sukoco.

Ujian ini menguji kemampuan peserta dalam berbagai aspek, mulai dari teknik silat dasar hingga ketahanan mental dan kedisiplinan. Para siswa diuji untuk menunjukkan kedewasaan, kesungguhan, dan rasa tanggung jawab terhadap sesama saudara PSHT, sebagai wujud penerapan ajaran PSHT dalam kehidupan sehari-hari.

Pelaksanaan ujian berjalan lancar dan mendapat dukungan penuh dari pengurus serta pelatih PSHT setempat. Kehadiran mereka memberikan semangat serta memastikan kelancaran acara, serta memotivasi peserta untuk memberikan yang terbaik dalam ujian kali ini.

Dengan berakhirnya ujian, diharapkan setiap siswa dapat melangkah lebih maju, tidak hanya dalam keahlian silat, tetapi juga dalam penerapan nilai-nilai luhur yang dijunjung tinggi oleh PSHT.

Kenaikan Sabuk PSHT di Pantai Pangasan Pacitan: Momen Penuh Semangat di Pantai yang Indah

Kenaikan Sabuk PSHT di Pantai Pangasan Pacitan: Momen Penuh Semangat di Pantai yang Indah

Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Ranting Kebonagung menggelar acara kenaikan tingkat dari hijau ke putih selama dua hari, Sabtu-Minggu, 28-29 Desember 2024. Hari pertama tes materi & sabung dilaksanakan di balai desa Kalipelus. Selanjutnya acara hari kedua, pengambilan sabuk diadakan di Pantai Pangasan. Kegiatan berlangsung dengan lancar meskipun sempat diguyur hujan.

Ketua Ranting PSHT Kebonagung, Kangmas Sarwono, dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur karena kegiatan tersebut dapat dilaksanakan dengan baik. “Meski cuaca tidak mendukung, semangat para adik-adik tidak surut. Ini menunjukkan dedikasi dan kekuatan mental yang menjadi ciri khas dari Persaudaraan Setia Hati Terate,” ujar Kangmas Sarwono.

Acara yang diikuti oleh siswa sabuk ijo se-ranting Kebonagung tersebut dimulai dengan serangkaian ujian fisik dan mental yang menguji ketahanan serta kemampuan mereka dalam ilmu beladiri PSHT. Dengan penuh semangat, para peserta menunjukkan keterampilan yang telah mereka pelajari selama ini.

Meski hujan kegiatan kenaikan tingkat Hijau ke Putih Persaudaraan Setia Hati Terate Ranting Kebonagung di Pantai Pangasan berjalan lancar.

Pantai Pangasan yang indah menjadi latar belakang yang sempurna untuk acara ini, memberikan suasana tenang dan penuh makna bagi para peserta yang merayakan pencapaian mereka. Kegiatan ini diharapkan dapat lebih mempererat tali persaudaraan antar anggota PSHT dan juga mendorong mereka untuk terus berlatih dan berbuat baik bagi masyarakat.

Dengan suksesnya acara kenaikan tingkat ini, PSHT Ranting Kebonagung berharap dapat terus mencetak generasi penerus yang tidak hanya tangguh dalam seni bela diri, tetapi juga berbudi pekerti luhur dan penuh rasa hormat terhadap sesama.

Copyright PERSAUDARAAN SETIA HATI TERATE CAB. PACITAN