Menyambut Satu Abad SH Terate, Ranting Kebonagung Menyelenggarakan Pelatihan Wasit Juri

Menyambut Satu Abad SH Terate, Ranting Kebonagung Menyelenggarakan Pelatihan Wasit Juri

Menyambut usia emas, Persaudaraan Setia Hati Terate Cabang Pacitan terus berupaya meningkatkan kapasitas warganya. Kali ini menyeleggarakan kegiatan pelatihan wasit dan juri di Ranting Kebonagung.

Pelatihan wasjur olahraga pencak silat dilaksanakan di gedung serbaguna Desa Banjarejo, Kebonagung pada Sabtu (22/1). Kegiatan yang berlangsung sejak pagi sampai malam hari itu diikuti oleh 28 warga SH Terate dari 12 rayon di Kebonagung.

Kegiatan pelatihan yang ke-2 pada awal tahun 2022 ini dibuka langsung oleh Sekretaris Cabang, Kangmas Arif Setia Budi. Beliau berpesan agar seluruh peserta memanfaatkan kegiatan ini dengan sebaik-baiknya.

“Kegiatan ini bagian dari upaya meningkatkan kapasitas sumber daya manusia SH Terate khususnya pada bidang olahraga pencak silat,” ucapnya.

Ketua Ranting Kebonagung, Kangmas Sarwono dalam sambutannya juga menyampaikan beberapa hal terkait kegiatan tersebut. “Memperhatikan pelaksanaan pertandingan, entah itu juri, wasit maupun pelatih, pelatihan ini sangatlah penting. Karena dari sinilah nanti ketertiban, sportivitas bisa dibangun sehingga kedepannya bisa menciptakan atlet-altet yang berkualitas dan akan menciptakan pertandingan yang kondusif,” pungkasnya.

Para peserta yang menjadi perwakilan dari rayon Banjarejo, Kebonagung, Krajan Kayen, Karanganyar, Katipugal, Sidomulyo, Mantren, Gembuk, Sanggrahan, Ketro, Punjung dan Wonogondo mendapat pengarahan materi teori dan praktik dari pemateri yang sudah berkompeten.

Kang Mas Sukoco dan Mas Nova Arif Wibowo bergantian memberikan wawasan tentang peraturan pertandingan pencak silat, praktik perwasitan dan penjurian, serta managemen pertandingan pencak silat.

Penataran wasit dan juri pencak silat ini juga bagian dari kaderisasi. Diharapkan wawasan tentang wasit dan juri pertandingan pencak silat ini jadi bekal penting untuk penyelenggaraan pertandingan pencak silat antar rayon SH Terate Ranting Kebonagung.

SH Terate Ranting Punung Lakukan Serah Terima Tanah Calon Padepokan

SH Terate Ranting Punung Lakukan Serah Terima Tanah Calon Padepokan

Minggu, 2 Januari 2022, SH Terate Ranting Punung Cabang Pacitan Pusat Madiun secara simbolis melakukan serah terima tanah calon padepokan Rating Punung. Penyerahan dilakukan oleh pemilik tanah, Mbah Sukiman kepada ketua Ranting Punung, Kangmas Sukoco.

Selain penyerahan secara simbolis sertifikat tanah, juga dilakukan penyerahan buku panduan kurikulum untuk mempermudah sistem pembelajaran SH Terate. Sekaligus buku penghubung untuk mempermudah orang tua siswa memantau perkembangan anaknya yang ikut menjadi siswa SH Terate di Ranting Punung khususnya, yang diinisiasi oleh Ketua 1 Ranting Punung, Mas Bambang Sumarno.

Turut hadir pula perwakilan dari cabang Kangmas Arif Setia Budi selaku sekretaris cabang Pacitan, yang dalam sambutannya mengatakan agar warga SH Terate ikut andil dalam menciptakan masyarakat yang aman dan damai.

Kades Mantren selaku tuan rumah juga berkomitmen untuk memberikan support di waktu yang akan datang.

Dalam acara tersebut sebagai pemeriah acara juga ditampilkan seni Reyog Ponorogo oleh saudara-saudara SH Terate Ranting Punung, Reyog Singo Dutho Terate.

Persaudaraan Setia Hati Terate Pacitan Gelar Parapatan Cabang

Persaudaraan Setia Hati Terate Pacitan Gelar Parapatan Cabang

Persaudaraan Setia Hati Terate Cabang Pacitan Pusat Madiun menggelar parapatan cabang pada Ahad (26/12/2021) di gedung Karya Dharma Pacitan. Dalam kegiatan parapatan cabang ini, diusulkan tiga yang akan dicalonkan menjadi Ketua SH Terate cabang Pacitan pusat Madiun, yakni Kangmas Hadi Susilo, Kangmas Nurwiyono dan Kangmas Suyono.

Dalam kegiatan ini hadir juga Kangmas R. Moerdjoko HW dan Kangmas Tono Suharyanto Sekretaris Umum SH Terate. Kedatangan beliau disambut hangat oleh Bupati Pacitan bapak Mas Indrata Nur Bayuaji, juga saudara-saudara SH Terate cabang Pacitan yang hadir dalam acara tersebut.

Ketua Umum SH Terate, Kangmas R. Moerdjoko HW dalam sambutannya beliau menyampaikan terimakasih atas kerja keras pengurus cabang SH Terate Pacitan. “Atas nama pengurus pusat menyampaikan terimakasih setinggi-tingginya kepada pengurus cabang Pacitan atas pembinaan selama ini dengan baik.”

Lebih lanjut, Kangmas Moerdjoko menjelaskan jika secara organisasi di Pacitan merupakan cabang yang kondusif dan menekankan pentingnya menjaga marwah serta nama baik SH Terate.
“Secara interen tidak ada masalah dan di Pacitan ini kondusif sekali, kewajiban kita kedepan mampu menjaga marwah, ajaran, tradisi dan aturan SH Terate dengan baik,”jelasnya.

Kangmas Moerdjoko juga mengingatkan jika kepemimpinan jangan dikotori dengan kepentingan pribadi namun dengan penuh ikhlas dan paseduluran.
“Saya senang sekali situasinya sangat penuh dengan rasa paseduluran, siapapun nanti yang memimpin wajib kita dukung bersama, yang terpenting ketika memimpin menjadi pemimpin bagi SH Terate jangan untuk kepentingan pribadi,” pungkasnya.

Dalam rangkaian acara tersebut Ketua Cabang Pacitan, Kangmas Guntar Suyanto juga memberikan penghargaan dan apresiasi kepada saudari Mirna Rahayu Mainingsih dari rayon Hadiwarno Ranting Ngadirojo sebagai atlet pencak silat meraih juara III kelas C Putri dalam Turnamen Pencak Silat Kapolda Jatim 2021 di gedung Mahameru Surabaya.

Acara berjalan lancar sampai selesai sesuai dengan jadwal yang sudah direncanakan. Untuk hasil dan keputusan-keputusan masih menunggu instruksi dari pusat.

Jelang Usia Se-Abad, PSHT Ranting Kecamatan Ngadirojo Gelar Pelatihan Wasit Dan Juri, PSHT Banyak Berbuat Untuk Negeri

Jelang Usia Se-Abad, PSHT Ranting Kecamatan Ngadirojo Gelar Pelatihan Wasit Dan Juri, PSHT Banyak Berbuat Untuk Negeri

Pacitan- Tak lama lagi genap seabad sudah, berdirinya perguruan pencak silat Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT).

Sejak tumbuh sebagai organisasi yang mengembangkan seni bela diri tradisional, yaitu pencak silat, PSHT sudah banyak mengukir berbagai prestasi. Yaitu lahirnya atlet-atlet bertalenta dan banyak raihan kejuaraan,. baik level nasional hingga go internasional.

Demikian juga tak sedikit pula, warga PSHT yang sukses merintis karir baik di dunia politik, birokrasi serta dunia usaha.

Kini, dalam rangka menyongsong satu abad lahirnya PSHT (1922-2022), Cabang Pacitan, khususnya ranting Kecamatan Ngadirojo, melaksanakan pelatihan wasit dan juri yang diikuti 60 peserta dari seluruh perwakilan rayon, yang tersebar di wilayah ranting Ngadirojo.

Juga tiga orang tim pelatihan wasit juri PSHT dari Cabang Pacitan. Hadir juga pada kesempatan tersebut, Sekretaris Cabang PSHT Pacitan, Arif Setya Budi.

“Kami dari cabang mengucapkan terima kasih kepada pengurus ranting dan segenap warga PSHT ranting Ngadirojo yang telah melaksanakan kegiatan positif ini.

Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian ranting Ngadirojo pada event-event prestasi PSHT Cabang Pacitan Pusat Madiun. Kita berharap, kedepan akan lahir atlet-atlet beprestasi yang bisa membanggakan daerah,” ujar pendekar yang juga menjabat sebagai anggota DPRD Pacitan ini, Ahad (12/12).

Hal yang sama juga disampaikan tim pelatihan, Nova Arifianto. Dia menegaskan, tujuan kegiatan ini pertama untuk merealisasikan peraturan pertandingan serta pedoman wasit dan juri pencak silat agar lebih dipahami dan dimengerti bagi para pihak yang secara langsung berkaitan dengan pelaksanaan pertandingan.

“Kedua, untuk mempersiapkan sumber daya yang berintegritas tinggi sebagai bagian perangkat pertandingan untuk lebih memahami dan menguasai mengenai tata cara dan kegiatan pertandingan,” tuturnya.

Sementara itu, masih ditempat yang sama, Ketua PSHT Ranting Kecamatan Ngadirojo, Joko.Sanyono menambahkan, kegiatan ini dilakukan pada dasarnya agar seluruh pelatih di tingkat rayon memahami tentang aturan sabung/pertandingan.

“Sehingga ketika menyabungkan siswa akan bisa meminimalisir cidera, karena pemahaman pelatih. Ini sebagai salah satu faktor penentu keselamatan pesilat saat berlaga,’ tegasnya. (yun). (pacitanjarrakpos.com)

Sambut Satu Abad, Persaudaraan Setia Hati Terate Buka Sayembara, “Terate Emas Tahun 2022”

Sambut Satu Abad, Persaudaraan Setia Hati Terate Buka Sayembara, “Terate Emas Tahun 2022”

Dalam rangka menyambut Peringatan Satu Abad “TERATE EMAS” Pengurus Pusat Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Pusat Madiun, Jl. Merak No 10 dan 17 Kota Madiun Jawa Timur, telah menyelenggarakan berbagai lomba.

Lomba tersebut diantaranya, lomba Desain Logo Satu Abad “TERATE EMAS” Persaudaraan Setia Hati Terate, lomba Cipta Lagu Hymne Persaudaraan Setia Hati Terate, lomba Cipta Lagu Wajib Persaudaraan Setia Hati Terate, lomba Desain Monumen Satu Abad “TERATE EMAS” Persaudaraan Setia Hati Terate, dan lomba Cipta Jurus Beladiri Praktis Persaudaraan Setia Hati Terate. Adapun ketentuan – ketentuan dalam pelaksaan kegiatan lomba tersebut adalah sebagai berikut:

A. Kentuan Umum

(1). Peserta adalah Warga SETIA HATI TERATE yang dibuktikan dengan Kartu Tanda Anggota (KTA) PERSAUDARAAN SETIA HATI TERATE.

(2). Peserta merupakan perwakilan atau utusan Cabang / Cabang Khusus / Cabang Administratif PERSAUDARAAN SETIA HATI TERATE di tempat asal peserta.

(3). Setiap Cabang / Cabang Khusus / Cabang Administratif diperbolehkan merekomendasikan lebih dari satu peserta.

(4). Setiap peserta wajib melampirkan surat rekomendasi dari Cabang / Cabang Khusus / Cabang Administratif.

(5). Pendaftaran Tidak dipungut biaya (Gratis).

(6). Pendaftaran untuk semua lomba dibuka sejak diumumkan dan ditutup pada tanggal 31 Desember 2021.

B. Ketentuan Khusus
Lomba Desain Logo Satu Abad “TERATE EMAS”:

(1). Logo bernuansa Satu abad “TERATE EMAS”, ada tulisan 1 abad / 100 tahun serta terdapat unsur simbol di dalam lambang PERSAUDARAAN SETIA HATI TERATE.

(2). Logo harus menarik dan mudah diaplikasikan di berbagai media, baik dua dimensi maupun tiga dimensi. (3). Logo mampu menegaskan pesan pesan Satu abad “TERATE EMAS”, serta mencerminkan ajaran organisasi PERSAUDARAAN SETIA HATI TERATE.

(4). Logo tidak mengandung unsur SARA dan tidak bertentangan dengan norma-norma yang ada.

(5). Logo harus bersifat elegan dan berkualitas baik.

(6). Dituangkan dalam kertas ukuran 30 x 50 cm dan dalam bentuk file desain dikirimkan ke email pusat.

(7). Disertai penjelasan tentang makna dan arti desain logo tersebut.

(8). Logo adalah murni karya sendiri, tidak plagiasi atau meniru / menjiplak karya orang lain.

(9). Hasil lomba desain logo satu abad “TERATE EMAS” yang terpilih, menjadi milik PERSAUDARAAN SETIA HATI TERATE untuk dipergunakan sebagai atribut peringatan SATU ABAD “TERATE EMAS” PERSAUDARAAN SETIA HATI TERATE.

Kriteria Penilaian Meliputi :
1) Kesesuaian dengan tema.
2) Ide dan desain logo.
3) Nilai artistik dan estetika.
4) Keputusan Dewan Juri bersifat mutlak dan dapat dipertanggungjawabkan.
Hadiah : Juara 1 mendapatkan sertifikat dan Uang pembinaan senilai Rp. 10.000.000,- Juara 2 mendapatkan sertifikat dan Uang pembinaan senilai Rp. 6.000.000,- Juara 3 mendapatkan sertifikat dan Uang pembinaan senilai Rp. 4.000.000,-

Lomba Cipta Lagu:
HYMNE SETIA HATI TERATE & LAGU WAJIB SETIA HATI TERATE
Lagu adalah bahasa universal yang mudah untuk dipahami dan dimengerti oleh masyarakat, melalui lagu semangat dan motivasi dapat juga dimunculkan baik berdasarkan lirik maupun irama. Lomba cipta lagu Hymne dan Lagu Wajib PERSAUDARAAN SETIA HATI TERATE merupakan media kreatif yang diperuntukan bagi organisasi PERSAUDARAAN SETIA HATI TERATE.
Untuk lebih menggugah kepedulian dan memperkuat rasa nasionalisme warga PERSAUDARAAN SETIA HATI TERATE.

Adapun Ketentuan Lomba lebagai Berikut:(1). Peserta wajib untuk menyerahkan partitur not balok maupun not angka disertai dengan lirik lagu.

(2). Peserta wajib mengirimkan contoh lagu dalam bentuk audio MP3 yang dinyanyikan oleh seorang penyanyi dengan minimal 1 (satu) alat musik berharmoni (misal gitar/piano).

(3). Karya cipta lagu dibuat dalam Bahasa Indonesia.

(4). Karya bukan merupakan hasil jiplakan dan lagu tersebut merupakan karya asli pencipta.

(5). Peserta boleh mengirimkan lebih dari 1 (satu) karya cipta (baik Hymne maupun Lagu Wajib).

(6). Lagu terpilih akan disosialisasi ke seluruh cabang PERSAUDARAAN SETIA HATI TERATE dan dikumandangkan dalam setiap acara yang dilaksanakan oleh PERSAUDARAAN SETIA HATI TERATE.

Panitia melalui dewan juri akan memilih 3 pemenang cipta lagu Hymne dan Lagu wajib masing masing: Juara 1 berhak mendapatkan Sertifikat dan uang pembinaan senilai Rp. 10.000.000,. Juara 2 berhak mendapatkan Sertifikat dan uang pembinaan senilai Rp. 6.000.000,. Juara 3 berhak mendapatkan Sertifikat dan uang pembinaan senilai Rp. 4.000.000. LOMBA DESAIN MONUMEN SATU ABAD “TERATE EMAS”.

Ketentuan Lomba :
(1). Monumen berukuran luas bentang bawah 7×7 meter dengan tinggi 9 meter

(2). Mengandung nilai nilai pesan SATU ABAD “TERATE EMAS” PERSAUDARAAN SETIA HATI TERATE.

(3). Unsur yang terkandung dalam monumen antara lain : kolam, tanah, air mancur, penyangga / 4 pilar kebangsaan, bunga terate, bola dunia.

(4). Gambar desain dibuat pada kertas A1 (59,4 x 84,1 cm) yang terdiri dari gambar denah, tampak dan potongan dalam skala 1:50 serta desain 3D dikirimkan dalam bentuk file ke email pusat.

(5). Karya diupayakan menggunakan teknik kinestetik atau dapat bergerak baik memutar maupun naik turun.

(6). Karya yang diikutkan harus orisinil dan belum pernah dibuat dan/atau dipublikasikan.

(7). Peserta boleh mengirimkan lebih dari 1 desain namun hanya 1 karya terbaik yang akan dijadikan nominasi.

(8). Peserta yang terpilih sebagai nominator akan diminta untuk membuat scale model dengan skala 1:20.

(9). Panitia berhak untuk menggunakan seluruh karya yang dikirimkan untuk kepentingan publikasi dan dokumentasi kegiatan. Hasil karya yang terpilih menjadi milik PERSAUDARAAN SETIA HATI TERATE.

(10). Keputusan dewan juri tidak dapat diganggu gugat.

(11). Panitia berhak membatalkan/memutuskan status pemenang secara sepihak apabila di kemudian hari ditemukan penyimpangan dalam bentuk apapun yang dilakukan oleh pemenang.

(12). Setiap desain menyertakan rencana anggaran biaya, detail keunikan dan informasi tambahan yang diperlukan pada lembar terpisah.

(13). Karya desain monumen terbaik akan mendapatkan hadiah senilai Rp. 50.000.000,- IV. LOMBA CIPTA JURUS BELADIRI PRAKTIS. Pengertian : Beladiri praktis (self defense) adalah upaya mempertahankan diri sendiri dari situasi yang berbahaya yang muncul secara tiba-tiba. Selain untuk perlindungan diri, beladiri praktis juga bersifat melumpuhkan hingga mematikan lawan.

Ketentuan Lomba :
(1). Peserta menciptakan 7 (tujuh) paket gerakan / selah dengan penyelesaian yang bertujuan melumpuhkan atau mematikan lawan.

(2). Setiap paket terdiri dari maksimal 4 (empat) gerakan.

(3). Setiap selah harus berakhir dengan melumpuhkan atau mematikan lawan.

(4). Gerakan / jurus beladiri praktis diperagakan dengan pola satu lawan satu atau satu lawan dua.

(5). Karya cipta jurus beladiri praktis direkam dalam bentuk video dengan format MP4.
Hadiah : Tiga karya cipta jurus beladiri praktis berhak mendapat hadiah masing masing : 1. Sertifikat dan uang pembinaan senilai Rp. 10.000.000,- 2. Sertifikat dan uang pembinaan senilai Rp. 6.000.000,- 3. Sertifikat dan uang pembinaan senilai Rp. 4.000.000,-
(Humas SH Terate/Dn/Ag).

Ratusan Calon Pendekar PSHT Cabang Pacitan, Pusat Madiun Ikuti Ujian Kenaikan Tingkat

Ratusan Calon Pendekar PSHT Cabang Pacitan, Pusat Madiun Ikuti Ujian Kenaikan Tingkat

Ratusan calon pendekar Persaudaraan Setia Hati Terate Pusat Madiun, Kecamatan Bandar mengikuti ujian kenaikan tingkat. Proses kenaikan tingkat yang dilaksanakan di lapangan Desa Tumpuk, Kecamatan Bandar Kabupaten Pacitan, Jawa Timur, dengan menerapkan protokol kesehatan secara ketat, Minggu (26/9/2021).

Ketua Ranting PSHT Bandar, Nur Cholis Yasin mengaku bersyukur pelaksanaan kenaikan tingkat polos ke tingkat jambon terlaksana dengan baik.

“Alhamdulillah, hari ini sebanyak 267 siswa dari 8 rayon bisa melaksanakan tes kenaikan tingkat bersama dengan tetap menerapkan protokol kesehatan sesuai anjuran pemerintah,” katanya melalui keterangan tertulis.

Nur Cholis, menambahkan pada tahun ini PSHT Bandar juga mencatatkan jumlah peserta kenaikan tingkat tertinggi sepanjang sejarah berdirinya PSHT di wilayah itu.

“Untuk di Bandar jumlah siswa tahun ini yang tertinggi ya, tapi bagi kami bukan banyaknya peserta melainkan bagaimana mereka ini bisa mengikuti semua tahapan serta ajaran PSHT secara benar itu lebih penting,” imbuhnya.

Mewakili seluruh pengurus ranting, Nur Cholis menyampaikan apresiasi kepada seluruh pengurus rayon, penyelenggara tes kenaikan tingkat dan jajaran pemerintahan.

“Kami atas nama pribadi dan pengurus PSHT Ranting Bandar mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang turut mensukseskan kegiatan ini. Utamanya pemerintah desa, kecamatan, kepolisian dan TNI,” pungkasnya.(BNS/HUM).

Ketua Ranting Persaudaraan Setia Hati Terate Termuda di Cabang Seluruh Indonesia

Ketua Ranting Persaudaraan Setia Hati Terate Termuda di Cabang Seluruh Indonesia

Termuda,Cantik dan Bertalenta, Itulah sosok Devi Anikha Latifa, Sosok kartini muda asal Desa Arjosari Kecamatan Arjosari Kabupaten Pacitan. ini juga merupakan satu-satunya Ketua Ranting termuda di Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Cabang yang ada di Indonesia .

Devi Anikha Latifa yang akrap di panggil Apil ini, sosok perempuan yang masih remaja, dirinya mempunyai pemikiran yang pantas di acungi jempol, apa lagi di dalam Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Cabang Pacitan Pusat Madiun. Ia juga mengajak kepada seluruh generasi perempuan melinial agar tidak mudah menyerah dalam berbagai hal.

Devi Anikha Latifa atau Apil, Putri dari Gus Altof Hasim,ini juga merupakan Keluarga Besar Pondok Tremas di Kabupaten Pacitan. Tak hanya cantik dan piawai dalam ilmu beladiri, Namun juga cerdas dalam berfikir sebagai perempuan muda yang beriman.

Epil juga mengajak kepada generasi muda, khususnya perempuan muda,agar ikut berperan penting dalam melestarikan budaya Pencak Silat. Pasalnya, Lanjut Devi,pencak silat merupakan seni bela diri warisan leluhur yang harus dilestarikan. (Ag/Har).

Copyright PERSAUDARAAN SETIA HATI TERATE CAB. PACITAN