Latihan Bersama Rutin Sebulan Sekali Persaudaraan Setia Hati Terate Ranting Pacitan.

Latihan Bersama Rutin Sebulan Sekali Persaudaraan Setia Hati Terate Ranting Pacitan.

Dalam rangka menjalin persaudaraan antar anggota sekaligus Program Kerja Pengurus Persaudaraan Setia Hati Terate ranting Pacitan menggelar Giat Latber di Rayon Nanggungan. Latihan ini rutin dilaksanakan sebulan sekali tiap hari Minggu secara bergantian di seluruh rayon se-ranting Pacitan. Bulan ini diselenggarakan pada hari Minggu, 20 Maret 2022 di Paseban Nanggungan. Acara dimulai pukul 06.30 sampai dengan selesai.

Diikuti kurang lebih 120 anggota baik siswa maupun warga. Untuk siswa ini diikuti oleh semua siswa yang latihan di sekuruh rayon se-ranting Pacitan. Selain ranting Pacitan sendiri, ranting Arjosari dan Komisariat STKIP PGRI Pacitan ikut gabung dalam acara tersebut.

Latihan bersama ini juga diisi dengan kegiatan kerja bakti membersihkan lingkungan sekitar. Para siswa laki-laki dan warga diwajibkan membawa alat kerja bakti, cangkul, cikrak, dan sabit, serta perempuan membawa sapu lidi.

“Harapannya, supaya ketika kita sebagai seorang warga bisa menjadi contoh yang baik dimasyarakat. Juga ikut serta menjaga kebersihan lingkungan, menjaga kerukunan elemen masyarakat. Agar masyarakat juga bisa tahu di PSHT ini tidak hanya dilatih pencak silat saja, tapi juga dididik menjadi warga yang bisa menjaga ketentraman masyarakat dan lingkungan,” papar Mas Agung Darmaji selaku ketua Rayon Nanggungan.

“Ini juga merupakan penerapan untuk menuju tujuan PSHT sendiri, yaitu, Memayu Hayuning Bawana,” pungkasnya

Kenaikan Tingkat Persaudaraan Setia Hati Terate Ranting Punung Cabang Pacitan

Kenaikan Tingkat Persaudaraan Setia Hati Terate Ranting Punung Cabang Pacitan

pshtpacitan.com – SH Terate Ranting Punung Cabang Pacitan Pusat Madiun melaksanakan kegiatan kenaikan tingkat serentak se-Ranting Punung, di Lapangan Desa Punung, Minggu (13/3/2022).

Kegiatan tersebut dilaksanakan dalam satu hari. Dari pagi hingga kegiatan selesai sore hari.

Sebanyak 80 siswa tingkat jambon mengikuti acara tes kenaikan tingkat jambon ke ijo. Dengan jumlah siswa putra 57 dan putri 23. Dari 10 rayon dan 9 sub-rayon seluruh ranting Punung. Tersebut adalah calon warga yang akan disyahkan tahun ini.

Hadir pelatih beserta warga pendamping dari tiap rayon maupun sub-rayon. Turut hadir juga dari pihak kemananan Polsek Punung.

“Tetap taati peraturan, patuhi protokol kesehatan serta jaga kondusiftas dan keamanan demi kelancaran giat kita bersama,” pesan Kangmas Sukoco selaku ketua ranting Punung.

Kontingen SH Terate Cabang Pacitan Pusat Madiun Juara Umum IPSI CUP 2022

Kontingen SH Terate Cabang Pacitan Pusat Madiun Juara Umum IPSI CUP 2022

Tim pencak silat Persaudaraan Setia Hati Terate mengirimkan 13 atlet dalam Kejuaraan Pencak Silat IPSI CUP 2022 Piala Kapolres Pacitan pada Minggu-Senin, 27-28 Februari di Gedung Olah Raga Kabupaten Pacitan. Dan mampu menyabet 7 Emas, 3 Perak, dan 3 Perunggu. Torehan itu membuat kontingen SH Terate menjadi Juara Umum.

Tujuh medali emas disumbangkan oleh Rheno Frengki Ardiansyah pada kelas tanding C Putra, Kelvin Ferdian Romadhono kelas tanding D Putra, Muhammad Ibnul Hakim kelas tanding E Putra, Yoga Logis Juang Aspendi kelas tanding F Putra, Ridho Wahyu Hidayat kelas tanding G Putra, Rahman Dwi Sambodo kelas tanding H Putra, serta Desy Silvianty pada kelas tanding C Putri.

Sementara itu, tiga medali perak diraih oleh Rengga Tri Priambodo pada kelas tanding B Putra, Muhammad Rian Nur Hidayat kelas seni tunggal putra, serta Halwa Karimatu Mufida pada kelas seni tunggal putri.

Untuk tiga medali perunggu diraih oleh Rizki Saputra kelas tanding A Putra, Farikha Alya Ramadhani kelas tanding A Putri, serta Risma Nur Cahyani pada kelas tanding B Putri.

“Pencapaian ini merupakan hasil kerja keras semua pelatih dan para atlet. Jangan terlalu puas dulu dan jadikan ini sebagai bahan pembelajaran untuk lebih baik dan lebih baik lagi kedepannya,” kata Manajer Tim, M. Hari Prasetyo usai pertandingan.

“Terima kasih kepada semua tim atas kerjasamanya, official, pendamping, dan juga semua dulur-dulur atas doanya,” imbuhnya.

Ketua Cabang SH Terate Kangmas Nurwiyono juga hadir pada acara tersebut turut menyaksikan adik-adiknya bertanding. Seusai bertanding beliau juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada semua pihak yang berpartisipasi.

“Atas nama pengurus cabang Pacitan saya ucapkan terima kasih kepada para atlit yang telah membawa kemenangan dan semua pihak yg telah berpartisipasi dalam membawa kemenangan tersebut,” jelasnya.

Pertandingan tersebut diikuti oleh 11 perguruaan dari 13 anggota IPSI Kabupaten Pacitan. Ada 3 juara umum yang diambil. Juara umum 1 Persaudaraan Setia Hati Terate, Juara umum 2 Tapak Suci Putera Muhammadiyah, serta Persinas Asad sebagai juara umum 3.

Penyerahan piagam penghargaan juara 1, 2, dan 3 diberikan oleh ketua IPSI Kabupaten Pacitan, Khusul Qomarudin, S.Pd, M.Pd dan ketua penyelenggara Nofa Arief Wibowo, S.Pd, M.Pd dilokasi setelah acara usai. Sedangkan, untuk piagam dan piala juara umum akan diserahkan oleh Kapolres Pacitan di Polres Pacitan.

Badan Hukum Persaudaraan Setia Hati Terate Resmi Diterima

Badan Hukum Persaudaraan Setia Hati Terate Resmi Diterima

Bertempat di Graha Wiratama Padepokan Agung Persaudaraan Setia Hati Terate (SH Terate), Jalan Merak Nomor 10, Kelurahan Nambangan Kidul, Kecamatan Manguharjo Kota Madiun, Jawa Timur, pengurus pusat SH Terate telah menggelar tasyakuran atas terbitnya sertifikat badan hukum Persaudaraan Setia Hati Terate dari Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) Republik Indonesia dengan nomor : AHU-0001626.AH.01.07tahun 2022.

Hadir dalam acara tersebut, Kangmas R Moerdjoko HW Ketua Umum Persaudaraan Setia Hati Terate, Kangmas H. Issoebiantoro, SH Ketua Dewan Pusat, Kangmas Sigid Agus Hari Basoeki, SH, M.Si Ketua I Bidang Organisasi, Kangmas H. Bagus Rizky Dinarwan, S.Si, MT Ketua V Bidang Kominfo dan Hubungan Antar Lembaga, Kangmas H. Maksum Rosadin, SH, Kangmas Sukriyanto, SH, MH, Kangmas Sutrisno Budi, SH, MH Ketua dan Pengurus LHA Persaudaraan Setia Hati Terate pusat, Tjatur W, S.Sos Bakesbangpol Kota Madiun, KP Eddy S Wirobhumi dari Kraton Surakarta, Ali Fauzi, SH, MH, M.Kn Notaris dan jajaran pengurus Persaudaraan Setia Hati Terate Pusat.

Tasyakuran yang digelar pada Kamis 17 Februari 2022 tersebut dimulai dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya dan lagu Mars SH Terate yang dilanjutkan dengan sambutan-sambutan. Seusai itu, dilakukan penyerahan sertifikat secara simbolis dari Tim Lembaga Hukum dan Advokasi (LHA) Persaudaraan Setia Hati Terate Pusat kepada Ketua Umum, Kangmas R. Moerdjoko HW hingga diteruskan ke Ketua Dewan Pusat Persaudaraan Setia Hati Terate, Kangmas H. Issoebijantoro. Dan di ahiri dengan pemotongan tumpeng serta do’a bersama menjadi penutup dalam tasyakuran kali ini.

Pada kesempatan itu, Ketua Umum Persaudaraan Setia Hati Terate, Kangmas R. Moerdjoko HW mengatakan, dengan adanya badan hukum tersebut mengartikan bahwa keberadaan Persaudaraan Setia Hati Terate telah diakui olah pemerintah.“Dengan adanya badan hukum yang diterbitkan oleh Kementerian Hukum dan HAM Republik Indonesia ini merupakan salah satu legalitas yang resmi dan diakui pemerintah terhadap keberadaan Persaudaraan Setia Hati Terate,” kata Kangmas R. Moerdjoko HW.

Sementara itu Ketua Tim LHA Persaudaraan Setia Hati Terate Pusat, Kangmas H. Maksum Rosadin, SH mengatakan, sertifikat yang terbit pada 14 Februari 2022 itu adalah hasil perjuangan bersama terutama tim LHA baik melalui bidang hukum, organisasi dan lainnya.

Dengan demikian, Ia berharap permasalahan yang ada selama ini dapat teratasi.“Semoga dengan terbitnya sertifikat kali ini dapat memberikan solusi kepada permasalahan yang ada di seluruh kota/kabupaten dan provinsi seluruh Indonesia,” ujar Kangmas M Rosadin, SH.(Tim/Hum). (shterate.or.id)

Pengumuman Pemenang Sayembara Cipta Logo dan Desain Peringatan Satu Abad SH Terate

Pengumuman Pemenang Sayembara Cipta Logo dan Desain Peringatan Satu Abad SH Terate

MADIUN – Bertempat di Graha Wira Tama, Padepokan Agung Madiun, Jl. Merak No. 10, Nambangan Kidul, kota Madiun. Kamis, (10/02/2022) Pengurus Pusat Persaudaraan Setia Hati Terate mengumumkan pemenang Lomba Desain Logo dan Monumen 100 tahun SH Terate.
Hadir dalam kesempatan ini Ketua Dewan SH Terate Pusat Kangmas H.Issoebiantoro, Ketua Umum SH Terate Pusat Kangmas Drs. R. Moerdjoko HW beserta jajaran Pengurus Pusat SH Terate.
Pemenang Lomba Desain Monumen sebagai berikut :
  • Juara I atas nama mbak Alfinda Rizka Permatasari dari Madiun menerima hadiah uang pembinaan sebesar Rp. 50.000.000,-
  • Juara II atas nama Mas Sumarno dari Madiun menerima hadiah uang pembinaan sebesar Rp. 10.000.000,-
  • Juara III atas nama Mss Suyitno, BA dari Madiun menerima hadiah uang pembinaan sebesar Rp. 5.000.000,-
Pemenang Lomba Desain Logo sebagai berikut :
  • Juara I atas nama Mas Imbran Chomara Bakti dari Cabang Palembang menerima hadiah uang pembinaan sebesar Rp. 10.000.000, –
  • Juara II atas nama Mas Rika Riyanto dari DKP Madiun menerima hadiah uang pembinaan sebesar Rp. 6.000.000, –
  • Juara III atas nama Mas Bernadus Sumarsono dari DKP Madiun menerima hadiah uang pembinaan sebesar Rp. 4.000.000, –
Dalam sambutannya Kangmas Issoebiantoro mengatakan, dibangunnya monumen 100 tahun SH Terate ini akan menjadi kebanggaan warga SH Terate khususnya dan dunia silat pada umumnya. “Dengan diumumkannya pemenang Lomba Desain Logo dan Monumen 100 tahun SH Terate ini maka secara resmi hasil karya pemenang telah menjadi Hak Milik Organisasi, ” kata Kangmas Issoebiantoro. Sedangkan menurut Kangmas R. Moerdjoko, HW ini masih sebatas pengumuman Pemenang Lomba. “Sehingga dalam dalam waktu dekat hasil karya tersebut akan segera kita hak patenkan guna selanjutnya akan kita launching sebagai Logo resmi untuk semua atribut peringatan 100 tahun SH Terate” ujar Kangmas R. Moerdjoko HW. Mas Imbran Chomara Bakti pemenang desain logo 100 tahun SH Terate sangat bangga dan bersyukur dapat berkarya untuk Persaudaraan Setia Hati Terate.
Sementara itu Mbak Alfinda dengan senang mengungkapkan, dia sangat bangga bisa menjadi bagian yang sangat monumental di SH Terate ini. “Semoga SH Terate – Pusat Madiun Jaya selalu. Saya ingin berbuat yang terbaik untuk organisasi. Selagi masih bisa berbuat yang terbaik saya akan selalu berusaha. Kapan lagi kita bisa menyumbangkan yang terbaik apa lagi di event yang sangat langka ini, yaitu peringatan 100 tahun SH Terate” ungkap Alfinda. sumber www.shterate.or.id
Menyambut Satu Abad SH Terate, Ranting Kebonagung Menyelenggarakan Pelatihan Wasit Juri

Menyambut Satu Abad SH Terate, Ranting Kebonagung Menyelenggarakan Pelatihan Wasit Juri

Menyambut usia emas, Persaudaraan Setia Hati Terate Cabang Pacitan terus berupaya meningkatkan kapasitas warganya. Kali ini menyeleggarakan kegiatan pelatihan wasit dan juri di Ranting Kebonagung.

Pelatihan wasjur olahraga pencak silat dilaksanakan di gedung serbaguna Desa Banjarejo, Kebonagung pada Sabtu (22/1). Kegiatan yang berlangsung sejak pagi sampai malam hari itu diikuti oleh 28 warga SH Terate dari 12 rayon di Kebonagung.

Kegiatan pelatihan yang ke-2 pada awal tahun 2022 ini dibuka langsung oleh Sekretaris Cabang, Kangmas Arif Setia Budi. Beliau berpesan agar seluruh peserta memanfaatkan kegiatan ini dengan sebaik-baiknya.

“Kegiatan ini bagian dari upaya meningkatkan kapasitas sumber daya manusia SH Terate khususnya pada bidang olahraga pencak silat,” ucapnya.

Ketua Ranting Kebonagung, Kangmas Sarwono dalam sambutannya juga menyampaikan beberapa hal terkait kegiatan tersebut. “Memperhatikan pelaksanaan pertandingan, entah itu juri, wasit maupun pelatih, pelatihan ini sangatlah penting. Karena dari sinilah nanti ketertiban, sportivitas bisa dibangun sehingga kedepannya bisa menciptakan atlet-altet yang berkualitas dan akan menciptakan pertandingan yang kondusif,” pungkasnya.

Para peserta yang menjadi perwakilan dari rayon Banjarejo, Kebonagung, Krajan Kayen, Karanganyar, Katipugal, Sidomulyo, Mantren, Gembuk, Sanggrahan, Ketro, Punjung dan Wonogondo mendapat pengarahan materi teori dan praktik dari pemateri yang sudah berkompeten.

Kang Mas Sukoco dan Mas Nova Arif Wibowo bergantian memberikan wawasan tentang peraturan pertandingan pencak silat, praktik perwasitan dan penjurian, serta managemen pertandingan pencak silat.

Penataran wasit dan juri pencak silat ini juga bagian dari kaderisasi. Diharapkan wawasan tentang wasit dan juri pertandingan pencak silat ini jadi bekal penting untuk penyelenggaraan pertandingan pencak silat antar rayon SH Terate Ranting Kebonagung.

SH Terate Ranting Punung Lakukan Serah Terima Tanah Calon Padepokan

SH Terate Ranting Punung Lakukan Serah Terima Tanah Calon Padepokan

Minggu, 2 Januari 2022, SH Terate Ranting Punung Cabang Pacitan Pusat Madiun secara simbolis melakukan serah terima tanah calon padepokan Rating Punung. Penyerahan dilakukan oleh pemilik tanah, Mbah Sukiman kepada ketua Ranting Punung, Kangmas Sukoco.

Selain penyerahan secara simbolis sertifikat tanah, juga dilakukan penyerahan buku panduan kurikulum untuk mempermudah sistem pembelajaran SH Terate. Sekaligus buku penghubung untuk mempermudah orang tua siswa memantau perkembangan anaknya yang ikut menjadi siswa SH Terate di Ranting Punung khususnya, yang diinisiasi oleh Ketua 1 Ranting Punung, Mas Bambang Sumarno.

Turut hadir pula perwakilan dari cabang Kangmas Arif Setia Budi selaku sekretaris cabang Pacitan, yang dalam sambutannya mengatakan agar warga SH Terate ikut andil dalam menciptakan masyarakat yang aman dan damai.

Kades Mantren selaku tuan rumah juga berkomitmen untuk memberikan support di waktu yang akan datang.

Dalam acara tersebut sebagai pemeriah acara juga ditampilkan seni Reyog Ponorogo oleh saudara-saudara SH Terate Ranting Punung, Reyog Singo Dutho Terate.

Persaudaraan Setia Hati Terate Pacitan Gelar Parapatan Cabang

Persaudaraan Setia Hati Terate Pacitan Gelar Parapatan Cabang

Persaudaraan Setia Hati Terate Cabang Pacitan Pusat Madiun menggelar parapatan cabang pada Ahad (26/12/2021) di gedung Karya Dharma Pacitan. Dalam kegiatan parapatan cabang ini, diusulkan tiga yang akan dicalonkan menjadi Ketua SH Terate cabang Pacitan pusat Madiun, yakni Kangmas Hadi Susilo, Kangmas Nurwiyono dan Kangmas Suyono.

Dalam kegiatan ini hadir juga Kangmas R. Moerdjoko HW dan Kangmas Tono Suharyanto Sekretaris Umum SH Terate. Kedatangan beliau disambut hangat oleh Bupati Pacitan bapak Mas Indrata Nur Bayuaji, juga saudara-saudara SH Terate cabang Pacitan yang hadir dalam acara tersebut.

Ketua Umum SH Terate, Kangmas R. Moerdjoko HW dalam sambutannya beliau menyampaikan terimakasih atas kerja keras pengurus cabang SH Terate Pacitan. “Atas nama pengurus pusat menyampaikan terimakasih setinggi-tingginya kepada pengurus cabang Pacitan atas pembinaan selama ini dengan baik.”

Lebih lanjut, Kangmas Moerdjoko menjelaskan jika secara organisasi di Pacitan merupakan cabang yang kondusif dan menekankan pentingnya menjaga marwah serta nama baik SH Terate.
“Secara interen tidak ada masalah dan di Pacitan ini kondusif sekali, kewajiban kita kedepan mampu menjaga marwah, ajaran, tradisi dan aturan SH Terate dengan baik,”jelasnya.

Kangmas Moerdjoko juga mengingatkan jika kepemimpinan jangan dikotori dengan kepentingan pribadi namun dengan penuh ikhlas dan paseduluran.
“Saya senang sekali situasinya sangat penuh dengan rasa paseduluran, siapapun nanti yang memimpin wajib kita dukung bersama, yang terpenting ketika memimpin menjadi pemimpin bagi SH Terate jangan untuk kepentingan pribadi,” pungkasnya.

Dalam rangkaian acara tersebut Ketua Cabang Pacitan, Kangmas Guntar Suyanto juga memberikan penghargaan dan apresiasi kepada saudari Mirna Rahayu Mainingsih dari rayon Hadiwarno Ranting Ngadirojo sebagai atlet pencak silat meraih juara III kelas C Putri dalam Turnamen Pencak Silat Kapolda Jatim 2021 di gedung Mahameru Surabaya.

Acara berjalan lancar sampai selesai sesuai dengan jadwal yang sudah direncanakan. Untuk hasil dan keputusan-keputusan masih menunggu instruksi dari pusat.

Jelang Usia Se-Abad, PSHT Ranting Kecamatan Ngadirojo Gelar Pelatihan Wasit Dan Juri, PSHT Banyak Berbuat Untuk Negeri

Jelang Usia Se-Abad, PSHT Ranting Kecamatan Ngadirojo Gelar Pelatihan Wasit Dan Juri, PSHT Banyak Berbuat Untuk Negeri

Pacitan- Tak lama lagi genap seabad sudah, berdirinya perguruan pencak silat Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT).

Sejak tumbuh sebagai organisasi yang mengembangkan seni bela diri tradisional, yaitu pencak silat, PSHT sudah banyak mengukir berbagai prestasi. Yaitu lahirnya atlet-atlet bertalenta dan banyak raihan kejuaraan,. baik level nasional hingga go internasional.

Demikian juga tak sedikit pula, warga PSHT yang sukses merintis karir baik di dunia politik, birokrasi serta dunia usaha.

Kini, dalam rangka menyongsong satu abad lahirnya PSHT (1922-2022), Cabang Pacitan, khususnya ranting Kecamatan Ngadirojo, melaksanakan pelatihan wasit dan juri yang diikuti 60 peserta dari seluruh perwakilan rayon, yang tersebar di wilayah ranting Ngadirojo.

Juga tiga orang tim pelatihan wasit juri PSHT dari Cabang Pacitan. Hadir juga pada kesempatan tersebut, Sekretaris Cabang PSHT Pacitan, Arif Setya Budi.

“Kami dari cabang mengucapkan terima kasih kepada pengurus ranting dan segenap warga PSHT ranting Ngadirojo yang telah melaksanakan kegiatan positif ini.

Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian ranting Ngadirojo pada event-event prestasi PSHT Cabang Pacitan Pusat Madiun. Kita berharap, kedepan akan lahir atlet-atlet beprestasi yang bisa membanggakan daerah,” ujar pendekar yang juga menjabat sebagai anggota DPRD Pacitan ini, Ahad (12/12).

Hal yang sama juga disampaikan tim pelatihan, Nova Arifianto. Dia menegaskan, tujuan kegiatan ini pertama untuk merealisasikan peraturan pertandingan serta pedoman wasit dan juri pencak silat agar lebih dipahami dan dimengerti bagi para pihak yang secara langsung berkaitan dengan pelaksanaan pertandingan.

“Kedua, untuk mempersiapkan sumber daya yang berintegritas tinggi sebagai bagian perangkat pertandingan untuk lebih memahami dan menguasai mengenai tata cara dan kegiatan pertandingan,” tuturnya.

Sementara itu, masih ditempat yang sama, Ketua PSHT Ranting Kecamatan Ngadirojo, Joko.Sanyono menambahkan, kegiatan ini dilakukan pada dasarnya agar seluruh pelatih di tingkat rayon memahami tentang aturan sabung/pertandingan.

“Sehingga ketika menyabungkan siswa akan bisa meminimalisir cidera, karena pemahaman pelatih. Ini sebagai salah satu faktor penentu keselamatan pesilat saat berlaga,’ tegasnya. (yun). (pacitanjarrakpos.com)

Sambut Satu Abad, Persaudaraan Setia Hati Terate Buka Sayembara, “Terate Emas Tahun 2022”

Sambut Satu Abad, Persaudaraan Setia Hati Terate Buka Sayembara, “Terate Emas Tahun 2022”

Dalam rangka menyambut Peringatan Satu Abad “TERATE EMAS” Pengurus Pusat Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Pusat Madiun, Jl. Merak No 10 dan 17 Kota Madiun Jawa Timur, telah menyelenggarakan berbagai lomba.

Lomba tersebut diantaranya, lomba Desain Logo Satu Abad “TERATE EMAS” Persaudaraan Setia Hati Terate, lomba Cipta Lagu Hymne Persaudaraan Setia Hati Terate, lomba Cipta Lagu Wajib Persaudaraan Setia Hati Terate, lomba Desain Monumen Satu Abad “TERATE EMAS” Persaudaraan Setia Hati Terate, dan lomba Cipta Jurus Beladiri Praktis Persaudaraan Setia Hati Terate. Adapun ketentuan – ketentuan dalam pelaksaan kegiatan lomba tersebut adalah sebagai berikut:

A. Kentuan Umum

(1). Peserta adalah Warga SETIA HATI TERATE yang dibuktikan dengan Kartu Tanda Anggota (KTA) PERSAUDARAAN SETIA HATI TERATE.

(2). Peserta merupakan perwakilan atau utusan Cabang / Cabang Khusus / Cabang Administratif PERSAUDARAAN SETIA HATI TERATE di tempat asal peserta.

(3). Setiap Cabang / Cabang Khusus / Cabang Administratif diperbolehkan merekomendasikan lebih dari satu peserta.

(4). Setiap peserta wajib melampirkan surat rekomendasi dari Cabang / Cabang Khusus / Cabang Administratif.

(5). Pendaftaran Tidak dipungut biaya (Gratis).

(6). Pendaftaran untuk semua lomba dibuka sejak diumumkan dan ditutup pada tanggal 31 Desember 2021.

B. Ketentuan Khusus
Lomba Desain Logo Satu Abad “TERATE EMAS”:

(1). Logo bernuansa Satu abad “TERATE EMAS”, ada tulisan 1 abad / 100 tahun serta terdapat unsur simbol di dalam lambang PERSAUDARAAN SETIA HATI TERATE.

(2). Logo harus menarik dan mudah diaplikasikan di berbagai media, baik dua dimensi maupun tiga dimensi. (3). Logo mampu menegaskan pesan pesan Satu abad “TERATE EMAS”, serta mencerminkan ajaran organisasi PERSAUDARAAN SETIA HATI TERATE.

(4). Logo tidak mengandung unsur SARA dan tidak bertentangan dengan norma-norma yang ada.

(5). Logo harus bersifat elegan dan berkualitas baik.

(6). Dituangkan dalam kertas ukuran 30 x 50 cm dan dalam bentuk file desain dikirimkan ke email pusat.

(7). Disertai penjelasan tentang makna dan arti desain logo tersebut.

(8). Logo adalah murni karya sendiri, tidak plagiasi atau meniru / menjiplak karya orang lain.

(9). Hasil lomba desain logo satu abad “TERATE EMAS” yang terpilih, menjadi milik PERSAUDARAAN SETIA HATI TERATE untuk dipergunakan sebagai atribut peringatan SATU ABAD “TERATE EMAS” PERSAUDARAAN SETIA HATI TERATE.

Kriteria Penilaian Meliputi :
1) Kesesuaian dengan tema.
2) Ide dan desain logo.
3) Nilai artistik dan estetika.
4) Keputusan Dewan Juri bersifat mutlak dan dapat dipertanggungjawabkan.
Hadiah : Juara 1 mendapatkan sertifikat dan Uang pembinaan senilai Rp. 10.000.000,- Juara 2 mendapatkan sertifikat dan Uang pembinaan senilai Rp. 6.000.000,- Juara 3 mendapatkan sertifikat dan Uang pembinaan senilai Rp. 4.000.000,-

Lomba Cipta Lagu:
HYMNE SETIA HATI TERATE & LAGU WAJIB SETIA HATI TERATE
Lagu adalah bahasa universal yang mudah untuk dipahami dan dimengerti oleh masyarakat, melalui lagu semangat dan motivasi dapat juga dimunculkan baik berdasarkan lirik maupun irama. Lomba cipta lagu Hymne dan Lagu Wajib PERSAUDARAAN SETIA HATI TERATE merupakan media kreatif yang diperuntukan bagi organisasi PERSAUDARAAN SETIA HATI TERATE.
Untuk lebih menggugah kepedulian dan memperkuat rasa nasionalisme warga PERSAUDARAAN SETIA HATI TERATE.

Adapun Ketentuan Lomba lebagai Berikut:(1). Peserta wajib untuk menyerahkan partitur not balok maupun not angka disertai dengan lirik lagu.

(2). Peserta wajib mengirimkan contoh lagu dalam bentuk audio MP3 yang dinyanyikan oleh seorang penyanyi dengan minimal 1 (satu) alat musik berharmoni (misal gitar/piano).

(3). Karya cipta lagu dibuat dalam Bahasa Indonesia.

(4). Karya bukan merupakan hasil jiplakan dan lagu tersebut merupakan karya asli pencipta.

(5). Peserta boleh mengirimkan lebih dari 1 (satu) karya cipta (baik Hymne maupun Lagu Wajib).

(6). Lagu terpilih akan disosialisasi ke seluruh cabang PERSAUDARAAN SETIA HATI TERATE dan dikumandangkan dalam setiap acara yang dilaksanakan oleh PERSAUDARAAN SETIA HATI TERATE.

Panitia melalui dewan juri akan memilih 3 pemenang cipta lagu Hymne dan Lagu wajib masing masing: Juara 1 berhak mendapatkan Sertifikat dan uang pembinaan senilai Rp. 10.000.000,. Juara 2 berhak mendapatkan Sertifikat dan uang pembinaan senilai Rp. 6.000.000,. Juara 3 berhak mendapatkan Sertifikat dan uang pembinaan senilai Rp. 4.000.000. LOMBA DESAIN MONUMEN SATU ABAD “TERATE EMAS”.

Ketentuan Lomba :
(1). Monumen berukuran luas bentang bawah 7×7 meter dengan tinggi 9 meter

(2). Mengandung nilai nilai pesan SATU ABAD “TERATE EMAS” PERSAUDARAAN SETIA HATI TERATE.

(3). Unsur yang terkandung dalam monumen antara lain : kolam, tanah, air mancur, penyangga / 4 pilar kebangsaan, bunga terate, bola dunia.

(4). Gambar desain dibuat pada kertas A1 (59,4 x 84,1 cm) yang terdiri dari gambar denah, tampak dan potongan dalam skala 1:50 serta desain 3D dikirimkan dalam bentuk file ke email pusat.

(5). Karya diupayakan menggunakan teknik kinestetik atau dapat bergerak baik memutar maupun naik turun.

(6). Karya yang diikutkan harus orisinil dan belum pernah dibuat dan/atau dipublikasikan.

(7). Peserta boleh mengirimkan lebih dari 1 desain namun hanya 1 karya terbaik yang akan dijadikan nominasi.

(8). Peserta yang terpilih sebagai nominator akan diminta untuk membuat scale model dengan skala 1:20.

(9). Panitia berhak untuk menggunakan seluruh karya yang dikirimkan untuk kepentingan publikasi dan dokumentasi kegiatan. Hasil karya yang terpilih menjadi milik PERSAUDARAAN SETIA HATI TERATE.

(10). Keputusan dewan juri tidak dapat diganggu gugat.

(11). Panitia berhak membatalkan/memutuskan status pemenang secara sepihak apabila di kemudian hari ditemukan penyimpangan dalam bentuk apapun yang dilakukan oleh pemenang.

(12). Setiap desain menyertakan rencana anggaran biaya, detail keunikan dan informasi tambahan yang diperlukan pada lembar terpisah.

(13). Karya desain monumen terbaik akan mendapatkan hadiah senilai Rp. 50.000.000,- IV. LOMBA CIPTA JURUS BELADIRI PRAKTIS. Pengertian : Beladiri praktis (self defense) adalah upaya mempertahankan diri sendiri dari situasi yang berbahaya yang muncul secara tiba-tiba. Selain untuk perlindungan diri, beladiri praktis juga bersifat melumpuhkan hingga mematikan lawan.

Ketentuan Lomba :
(1). Peserta menciptakan 7 (tujuh) paket gerakan / selah dengan penyelesaian yang bertujuan melumpuhkan atau mematikan lawan.

(2). Setiap paket terdiri dari maksimal 4 (empat) gerakan.

(3). Setiap selah harus berakhir dengan melumpuhkan atau mematikan lawan.

(4). Gerakan / jurus beladiri praktis diperagakan dengan pola satu lawan satu atau satu lawan dua.

(5). Karya cipta jurus beladiri praktis direkam dalam bentuk video dengan format MP4.
Hadiah : Tiga karya cipta jurus beladiri praktis berhak mendapat hadiah masing masing : 1. Sertifikat dan uang pembinaan senilai Rp. 10.000.000,- 2. Sertifikat dan uang pembinaan senilai Rp. 6.000.000,- 3. Sertifikat dan uang pembinaan senilai Rp. 4.000.000,-
(Humas SH Terate/Dn/Ag).

Copyright PERSAUDARAAN SETIA HATI TERATE CAB. PACITAN