Bentuk Kepedulian terhadap Sesama, PSHT Kebonagung Salurkan Air Bersih bagi Warga Terdampak Kekeringan

Bentuk Kepedulian terhadap Sesama, PSHT Kebonagung Salurkan Air Bersih bagi Warga Terdampak Kekeringan

Kepedulian terhadap masyarakat yang terdampak kekeringan diwujudkan Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Ranting Kebonagung, Cabang Pacitan, Pusat Madiun, melalui aksi sosial penyaluran air bersih ke sejumlah wilayah di Kecamatan Kebonagung, Kabupaten Pacitan, Selasa (20/10/2026).

Dalam kegiatan tersebut, PSHT Ranting Kebonagung menyalurkan air bersih dengan total 14 trip menggunakan truk engkel. Bantuan didistribusikan ke 11 wilayah guna membantu masyarakat yang mengalami kesulitan mendapatkan air bersih akibat kekeringan.

Sebelas wilayah penerima distribusi tersebut meliputi Wati di Desa Gawang; Salam dan Kendal di Desa Klesem; Desa Kalipelus; Desa Katipugal; Krajan di Desa Karanganyar; Tenggar di Desa Plumbungan; Desa Punjung; Desa Sidomulyo; Desa Mantren; serta Desa Karangnongko.

Ketua Ranting PSHT Kebonagung, Sarwono, menyampaikan harapannya agar bantuan yang disalurkan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat yang membutuhkan. Ia juga berharap kegiatan tersebut menjadi keberkahan bagi seluruh pihak yang telah berpartisipasi.

“Semoga bantuan ini dapat sedikit meringankan kesulitan masyarakat, membawa manfaat, serta menjadi keberkahan bagi semua yang telah ikut berpartisipasi, baik para donatur maupun seluruh pihak yang terlibat,” ujar Sarwono.

Ia turut menyampaikan terima kasih kepada seluruh saudara PSHT dan pihak lain yang telah menyisihkan sebagian rezekinya untuk mendukung kegiatan kemanusiaan tersebut.

Menurutnya, kepedulian terhadap sesama merupakan bagian penting dari nilai persaudaraan yang perlu diwujudkan melalui tindakan nyata, terutama ketika masyarakat menghadapi kesulitan dan membutuhkan bantuan.

“Semoga kepedulian ini menjadi pengingat bahwa kebersamaan dan persaudaraan akan selalu berarti ketika diwujudkan melalui tindakan nyata,” ungkapnya.

Aksi sosial ini menjadi salah satu bentuk partisipasi PSHT Ranting Kebonagung dalam membantu masyarakat menghadapi dampak kekeringan. Melalui penyaluran air bersih tersebut, diharapkan warga di wilayah penerima bantuan dapat terbantu dalam memenuhi kebutuhan air sehari-hari.

Kegiatan ini sekaligus menunjukkan pentingnya semangat gotong royong dan kepedulian sosial dalam menghadapi persoalan yang berdampak langsung pada kehidupan masyarakat. Dukungan para donatur, anggota organisasi, dan pihak-pihak yang terlibat menjadi bagian dari upaya bersama untuk membantu warga yang membutuhkan.

PAMTER PSHT Kebonagung Terlibat dalam Pengamanan HSN 2026, Perkuat Sinergi dengan Panitia dan Pemerintah Kecamatan

PAMTER PSHT Kebonagung Terlibat dalam Pengamanan HSN 2026, Perkuat Sinergi dengan Panitia dan Pemerintah Kecamatan

Personel Pengaman Internal Terate (PAMTER) Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Ranting Kebonagung, Cabang Pacitan, Pusat Madiun, terlibat dalam pengamanan kegiatan Hari Santri Nasional (HSN) 2026 di Kecamatan Kebonagung, Kabupaten Pacitan, Sabtu (17/10/2026).

Keterlibatan tersebut merupakan tindak lanjut atas permohonan pendelegasian personel dari Panitia HSN Kecamatan Kebonagung untuk membantu menjaga ketertiban selama berlangsungnya kegiatan. Penugasan ini menjadi bagian dari sinergi antara organisasi kemasyarakatan, panitia penyelenggara, pemerintah kecamatan, dan unsur terkait dalam mendukung kelancaran agenda keagamaan dan kemasyarakatan.

Dalam pelaksanaannya, personel PAMTER PSHT difokuskan pada sejumlah titik kegiatan, di antaranya Festival Anak Sholeh (FAS) di Pendopo Kecamatan Kebonagung dan Bazar Santri yang berpusat di halaman Kantor Kecamatan Kebonagung.

Komandan Pasukan PAMTER PSHT Ranting Kebonagung, Nurrazaq Aji Ramadha, menyampaikan bahwa keterlibatan personel merupakan bentuk tanggung jawab sosial organisasi sekaligus komitmen untuk menjalin kerja sama dengan berbagai pihak di lingkungan masyarakat.

“Kami hadir untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan Hari Santri Nasional 2026 berjalan aman, tertib, dan kondusif. Ini merupakan amanah serta bentuk sinergi kami bersama panitia, Pemerintah Kecamatan Kebonagung, dan segenap elemen masyarakat,” ujar Nurrazaq saat dikonfirmasi di lokasi kegiatan, Sabtu (17/10/2026).

Ia menjelaskan bahwa koordinasi dengan panitia pelaksana dan aparat terkait dilakukan untuk mengantisipasi potensi penumpukan massa maupun gangguan ketertiban selama kegiatan berlangsung.

Menurutnya, komunikasi dan koordinasi antarpihak menjadi bagian penting dalam mendukung kegiatan yang melibatkan berbagai unsur masyarakat. Kerja sama tersebut juga diharapkan dapat memperkuat hubungan antarlembaga dan organisasi kemasyarakatan di Kecamatan Kebonagung.

“Harapan kami, momentum Hari Santri Nasional ini tidak hanya berlangsung meriah dan lancar, tetapi juga semakin mempererat tali silaturahmi serta kebersamaan antarorganisasi dan masyarakat di Kecamatan Kebonagung,” katanya.

Peringatan HSN 2026 di Kecamatan Kebonagung melibatkan panitia penyelenggara, Pemerintah Kecamatan Kebonagung, Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah (FKDT), serta berbagai unsur lembaga pendidikan Islam dan organisasi kemasyarakatan.

Rangkaian kegiatan pada 17 Oktober 2026 meliputi Festival Anak Sholeh, lomba keagamaan antarmadrasah diniyah, Pawai Ta’aruf, Bazar Santri, dan pentas seni budaya Islam. Agenda tersebut merupakan bagian dari rangkaian peringatan HSN di tingkat kecamatan yang juga mencakup kegiatan keagamaan, apel Hari Santri, ziarah masyayikh, dan bakti sosial penyaluran air bersih.

Keterlibatan PAMTER PSHT dalam pengamanan kegiatan tersebut menjadi bentuk partisipasi organisasi kemasyarakatan dalam mendukung penyelenggaraan agenda keagamaan di tingkat lokal. Sinergi dengan panitia, pemerintah kecamatan, dan unsur terkait diharapkan dapat terus terjalin dalam mendukung kegiatan masyarakat yang tertib, aman, dan memperkuat kebersamaan.

Copyright PERSAUDARAAN SETIA HATI TERATE CAB. PACITAN