Kapolres Pacitan Berikan Piagam Penghargaan kepada Komandan Pamter SH Terate Cabang Pacitan, Perkuat Sinergitas Menjaga Kamtibmas

Kapolres Pacitan Berikan Piagam Penghargaan kepada Komandan Pamter SH Terate Cabang Pacitan, Perkuat Sinergitas Menjaga Kamtibmas

Polres Pacitan memberikan penghargaan kepada sejumlah personel kepolisian, tokoh organisasi pencak silat, serta aparatur desa yang dinilai berperan aktif dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Penghargaan tersebut menjadi bentuk apresiasi atas dedikasi dan kontribusi mereka dalam menciptakan situasi yang aman dan kondusif, khususnya selama pelaksanaan pengesahan warga baru organisasi pencak silat di Kabupaten Pacitan.

Prosesi penyerahan penghargaan berlangsung dalam upacara yang dipimpin langsung oleh Kapolres Pacitan di Lapangan Apel Polres Pacitan, Jalan Ahmad Yani Nomor 60, Pacitan, pada Senin (13/7/2026). Kegiatan tersebut dilaksanakan berdasarkan Peraturan Kapolri Nomor 7 Tahun 2022 tentang Pemberian Penghargaan oleh Kepolisian Negara Republik Indonesia serta mengacu pada Rencana Kerja Polres Pacitan Tahun Anggaran 2026.

Di antara penerima penghargaan terdapat sejumlah tokoh pencak silat yang dinilai berhasil mengoordinasikan pengamanan swakarsa sehingga pelaksanaan pengesahan warga baru berjalan aman dan damai. Antara lain adalah Ketua Pengamanan Terate (Pamter) Persaudaraan Setia Hati Terate Cabang Pacitan Pusat Madiun, Sanyoto Ali Murti, Ketua Korlap PSHT Parluh 16 Anugrah Sarjana, serta Ketua Korlap PSH Winongo Ki Balal Mustakim Agustian.

Kapolres Pacitan, AKBP Ayub Diponegoro Azhar, S.H., S.I.K., M.I.K., menyampaikan bahwa penghargaan tersebut merupakan bentuk penghormatan dan apresiasi dari Polri kepada seluruh pihak yang telah mendukung terciptanya situasi kamtibmas yang kondusif. Menurutnya, keberhasilan menjaga keamanan daerah merupakan hasil sinergi antara kepolisian dengan seluruh elemen masyarakat.

“Kondusivitas daerah tidak bisa diwujudkan oleh kepolisian sendiri, melainkan atas sinergi yang kokoh bersama elemen masyarakat, termasuk organisasi kepemudaan dan pencak silat. Kami berharap momentum ini mempererat kemitraan strategis demi kedamaian Pacitan yang berkelanjutan,” ujar AKBP Ayub Diponegoro Azhar.

Menanggapi penghargaan tersebut, Komandan Pamter SH Terate Cabang Pacitan Pusat Madiun, Sanyoto Ali Murti atau yang akrab disapa Mas Plendik, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas apresiasi yang diberikan Polres Pacitan. Ia menilai penghargaan tersebut menjadi dorongan bagi seluruh jajaran PSHT untuk terus meningkatkan peran dalam menjaga ketertiban serta membina anggotanya agar senantiasa taat hukum.

“Penghargaan ini adalah kehormatan bagi kami. Ke depan, kami berkomitmen untuk terus bersinergi dengan Polres Pacitan dan memastikan seluruh warga swakarsa dari PSHT berkontribusi positif, menjaga persaudaraan, serta menghindari potensi gesekan di lapangan demi kenyamanan seluruh warga Pacitan,” ungkap Sanyoto.

Selain memberikan penghargaan kepada tokoh organisasi pencak silat, Polres Pacitan juga memberikan apresiasi kepada sejumlah anggota Polri dan elemen masyarakat lainnya yang menorehkan prestasi. Di bidang olahraga, penghargaan diberikan kepada Tim Bola Voli Polres Pacitan beserta para atlet judo yang berhasil meraih juara dalam ajang Piala Kapolda Jawa Timur Tahun 2026.

Penghargaan juga diberikan kepada Tim Reserse Kriminal yang dipimpin Aipda Pujiyono atas keberhasilan mengungkap secara cepat kasus tindak pidana penganiayaan berat dengan modus penyiraman air keras.

Sebagai penutup rangkaian kegiatan, penghargaan diserahkan kepada unsur Tiga Pilar Kamtibmas Desa Nogosari, Kecamatan Ngadirojo, yakni Kepala Desa Trina Subagiya, Bhabinkamtibmas Briptu Purwo Bayu, dan Babinsa Sertu Muhammad Kediri. Ketiganya berhasil mengharumkan nama Kabupaten Pacitan setelah meraih Juara I Lomba Apresiasi Tiga Pilar Tingkat Provinsi Jawa Timur.

Sahkan Ratusan Warga Baru, SH Terate Pacitan Tekankan Nilai Budi Luhur dan Memayu Hayuning Bawana

Sahkan Ratusan Warga Baru, SH Terate Pacitan Tekankan Nilai Budi Luhur dan Memayu Hayuning Bawana

Persaudaraan Setia Hati Terate (SH Terate) Cabang Pacitan Pusat Madiun kembali sukses menggelar agenda sakral tahunannya. Bertempat di GOR Pacitan, prosesi Pengesahan Warga Baru SH Terate Tahun 2026 berhasil dilaksanakan dengan aman, tertib, dan matang sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP) dari pusat.

Tahun ini, sebanyak 740 calon warga baru resmi disyahkan. Kurang lebih 10.000 pendamping dan penggembira turut memadati area sekitar lokasi, yang menuntut kesiapsiagaan tinggi dari pihak panitia serta aparat keamanan.

Ketua Panitia Pengesahan, Kangmas Sutrisna, S.Pd, mengungkapkan bahwa kelancaran acara berskala besar ini tidak lepas dari solidnya kerja sama internal serta komunikasi yang intens dengan berbagai pihak terkait di lapangan.
“Seluruh panitia bekerja sama dengan baik dalam mempersiapkan seluruh kebutuhan kegiatan sehingga prosesi pengesahan dapat berjalan sesuai dengan rencana dan SOP organisasi,” jelas Kangmas Sutrisna.

Beliau juga menekankan bahwa koordinasi yang kuat dengan pihak keamanan dan instansi terkait menjadi faktor krusial dalam menjaga kondusivitas, mengingat besarnya jumlah massa penggembira yang hadir memberikan dukungan.

Di penghujung acara, Kangmas Sutrisna menyampaikan pesan mendalam bagi para warga yang baru saja disahkan. Ia berharap mereka tidak hanya sekadar menjadi anggota, melainkan mampu menjadi teladan di tengah masyarakat.
“Kami berharap seluruh warga yang telah disahkan menjadi warga SH Terate yang berbudi luhur serta mampu mengimplementasikan tujuan SH Terate, yaitu Memayu Hayuning Bawana, sehingga dapat memberikan manfaat bagi masyarakat, bangsa, dan negara,” pungkasnya.

Jaring Bibit Unggul, SH Terate CUP Pacitan 2025 Sukses Digelar

Jaring Bibit Unggul, SH Terate CUP Pacitan 2025 Sukses Digelar

Kejuaraan SH Terate CUP Pacitan Tahun 2025 telah sukses diselenggarakan di Gedung Gasibu Swadaya Pacitan pada 19–21 Desember 2025. Kegiatan ini diikuti oleh 12 ranting dan 2 komisariat se-Cabang Pacitan dan berlangsung dengan tertib, aman, serta menjunjung tinggi nilai sportivitas dan persaudaraan.

Kejuaraan ini merupakan agenda resmi pembinaan prestasi SH Terate Cabang Pacitan, yang tidak hanya berorientasi pada kompetisi, tetapi juga sebagai sarana silaturahmi serta penjaringan atlet potensial untuk menghadapi jenjang kejuaraan yang lebih tinggi.

Dalam sambutannya, Ketua SH Terate Cabang Pacitan Nurwiyono, S.A.P. menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh panitia, pelatih, atlet, wasit, serta seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya SH Terate CUP Pacitan 2025 sehingga kegiatan dapat berjalan dengan lancar dan sukses.

Ia menegaskan bahwa SH Terate CUP bukan semata-mata ajang penentuan kalah dan menang, melainkan sebagai wadah silaturahmi dan pembinaan, sekaligus penjaringan atlet yang dipersiapkan secara fisik dan mental untuk mengikuti kejuaraan di jenjang berikutnya.

“Bagi atlet yang belum berhasil meraih medali, agar tidak berkecil hati. Peluang masih terbuka lebar. Teruslah berlatih dengan sungguh-sungguh, karena proses yang dijalani dengan baik akan membuahkan hasil,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua DPRD Pacitan Dr. Arif Setia Budi, S.Sos., MPA, dalam sambutannya menyampaikan bahwa prestasi dapat diraih melalui kemauan yang kuat, kesabaran, kerja keras, serta doa.

Ia juga mengingatkan pentingnya fokus pada tujuan dan disiplin dalam latihan. Ke depan, ia mendorong agar pembinaan atlet dilakukan secara berkelanjutan dengan intensitas latihan minimal tiga kali dalam seminggu, guna mempersiapkan atlet SH Terate Cabang Pacitan agar mampu bersaing di tingkat yang lebih tinggi.

Adapun hasil perolehan medali SH Terate CUP Pacitan 2025 adalah sebagai berikut:

  • Ranting Donorojo: 1 perak, 8 perunggu
  •  Ranting Pringkuku: 3 emas, 3 perak, 2 perunggu
  • Ranting Punung: 1 emas, 1 perak, 3 perunggu
  • Ranting Pacitan: 12 emas, 4 perak, 6 perunggu
  • Ranting Arjosari: 1 emas, 1 perunggu
  • Ranting Kebonagung: 2 emas, 3 perak, 7 perunggu
  • Ranting Nawangan: 3 perak, 2 perunggu
  • Ranting Bandar: 3 perunggu
  • Ranting Tegalombo: 2 perunggu
  • Ranting Tulakan: 1 emas, 2 perak, 6 perunggu
  • Ranting Ngadirojo: 5 emas, 8 perak, 4 perunggu
  • Ranting Sudimoro: 4 emas, 3 perak, 6 perunggu
  • Komisariat STKIP: 2 perak, 2 perunggu
  • Komisariat Pendopo: 1 perunggu

Berdasarkan akumulasi perolehan medali, ditetapkan:

  • Juara Umum I: Ranting Pacitan
  • Juara Umum II: Ranting Ngadirojo
  • Juara Umum III: Ranting Sudimoro

Selain penetapan juara umum, panitia juga memberikan penghargaan kepada atlet terbaik putra Galang Puspo Handoyo dari Kontingen Ranting Pacitan dan atlet terbaik putri Asyifa Latif Syarifudin dari Kontingen Ranting Ngadirojo.

Ketua Panitia, Anung Bangun, menyampaikan rasa terima kasih atas sinergi yang luar biasa dari aparat kepolisian, Pamter PSHT Cabang Pacitan, tim wasit juri, hingga para sponsor. Dan juga menyampaikan permohonan maaf atas segala kendala teknis yang terjadi di lapangan.”Kesuksesan ini adalah hasil kerja keras kolektif,” ujarnya.

“Untuk adik-adikku para atlet, kuasailah gelanggang dengan disiplin. Konsistensi latihan fisik dan teknik adalah pelindung terbaik kalian dari cedera,” pesannya.

Selain kepada atlet Mas Anung juga menyampaikan pesan untuk para pelatih, agar perbarui semangat dan ilmu kita. “Sesuaikan materi dengan aturan terbaru tahun 2025 dan jangan lelah untuk menjaring bibit unggul daerah. Mari kita hidupkan klub-klub dan kompetisi agar bakat-bakat terpendam di daerah kita tidak hilang begitu saja,” pungkasnya.

Dengan berakhirnya SH Terate CUP Pacitan 2025, diharapkan kegiatan ini dapat menjadi momentum peningkatan kualitas pembinaan pencak silat, mempererat persaudaraan, serta melahirkan atlet-atlet berprestasi yang mampu mengharumkan nama SH Terate Cabang Pacitan di tingkat regional, nasional, hingga internasional.

Kontingen SH Terate Pacitan Torehkan 18 Medali di Kejuaraan Raden Mas Said VI 2025

Kontingen SH Terate Pacitan Torehkan 18 Medali di Kejuaraan Raden Mas Said VI 2025

Kontingen pesilat Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Cabang Pacitan – Pusat Madiun mencatatkan prestasi membanggakan pada ajang Kejuaraan Pencak Silat Raden Mas Said VI Championship Se-Jawa Bali Tahun 2025. Gelaran yang berlangsung pada 7–9 November 2025 di GOR Giri Mandala, Wonogiri, ini diikuti ratusan pesilat dari berbagai daerah dan kelompok usia, mulai Pra Usia Dini hingga Dewasa, pada kategori Pemasalan maupun Prestasi.

Dalam kejuaraan tersebut, kontingen PSHT Pacitan sukses membawa pulang total 18 medali, terdiri dari 6 medali emas, 5 medali perak, dan 7 medali perunggu. Capaian ini menjadi bukti perkembangan kualitas atlet muda Pacitan yang terus menunjukkan daya saing di tingkat regional.

Berikut daftar perolehan medali kontingen PSHT Cabang Pacitan:

• Dzakira Anka N – Solo Kreatif Pra Dini (Emas)
• Javas Wukirjaladri – Tanding Under C Usia Dini (Perak)
• Dprio Anka N – Tanding Kelas B Usia Dini (Perunggu)
• Yusuf Adyatma HK – Tanding Kelas A Usia Dini (Emas)
• Arjuna Cahya A – Tanding Kelas C Usia Dini (Perunggu)
• Safitri Bintang S – Tanding Kelas F Usia Dini (Perunggu)
• Nabila Kirana – Tanding Kelas K Usia Dini (Emas)
• Syakila Setia Budi – Tanding Kelas K Usia Dini (Perunggu)
• Bilqil Auful – Seni Tunggal (Perak)
• Zinan Akito – Tanding Kelas A Usia Dini (Perak)
• Tunjung Harimurti – Tanding Kelas M Usia Dini Putra (Emas)
• Aldito S – Tanding Kelas D Pra Remaja (Perunggu)
• Bintang Tsaqib Z – Tanding Kelas F Pra Remaja (Perunggu)
• Satria Abimanyu – Tanding Kelas H Pra Remaja (Perak)
• Keyla Putri – Tanding Kelas K Pra Remaja (Perak)
• Poundra – Tanding Kelas G (Perunggu)
• Isnaini Qurrota A – Solo Kreatif Dewasa (Emas)
• Muhammad Latif – Tanding Kelas E Dewasa (Emas)

Sementara itu, beberapa atlet belum berhasil meraih medali, yakni Galang Puspo H (Kelas F Remaja Putra), Ritan Satria W (Kelas D Dewasa Putra), dan Rasta Fatikasari (Kelas D Remaja Putri.

Kangmas Arif Setia Budi selaku Sekretaris PSHT Cabang Pacitan yang turut mendampingi kontingen menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh atlet. Ia menegaskan bahwa para pesilat telah menunjukkan semangat juang yang luar biasa sejak awal persiapan hingga pertandingan berakhir. Baginya, keberanian, disiplin, serta rasa persaudaraan yang ditunjukkan para atlet merupakan nilai penting yang tidak bisa diukur hanya dari hasil medali.

“Jadikan pengalaman sebagai langkah awal untuk maju. Apa pun hasil yang diraih hari ini, itu adalah bagian dari proses pembentukan diri. Teruslah berlatih, tetap rendah hati, dan jangan pernah berhenti memperbaiki kekurangan,” ujarnya. Kangmas Arif juga menambahkan bahwa setiap kejuaraan adalah ruang belajar yang berharga bagi atlet untuk mengenal batas diri, mengasah mental, dan menumbuhkan rasa percaya diri. “Saya berharap adik-adik tidak hanya menjadi pesilat yang kuat, tetapi juga pribadi yang berkarakter, matang, dan mampu membawa nama baik PSHT di mana pun berada,” tambahnya.

Prestasi ini merupakan hasil kerja keras para atlet yang berlatih di bawah binaan Club Junior Fighter Club Dewo Amral. Pelatih Mas Angga dan Mas Habib menjadi sosok penting dalam pembinaan para pesilat muda tersebut.

Mas Habib menyampaikan rasa syukurnya atas capaian yang diraih. “Alhamdulillah, dari 21 atlet yang kami bawa, 18 di antaranya berhasil memperoleh medali,” tuturnya.

Ia juga memberikan motivasi kepada seluruh atlet agar tetap konsisten dalam latihan. “Untuk yang belum beruntung, jangan berkecil hati. Masih banyak event lain yang menanti. Yang sudah meraih medali juga harus tetap berlatih lebih giat, jangan terlena ataupun menjadi sombong. Tetap rendah hati,” pesannya.

“Menang dan kalah adalah hal biasa. Yang terpenting adalah niat dan tekad adik-adik untuk terus berlatih dan berjuang demi membentuk karakter pribadi yang lebih baik,” pungkasnya.

Menjaga Warisan Luhur, Kangmas R. Moerdjoko HW Raih Penghargaan dari CNN Indonesia Awards 2025

Menjaga Warisan Luhur, Kangmas R. Moerdjoko HW Raih Penghargaan dari CNN Indonesia Awards 2025

Kebanggaan tengah menyelimuti keluarga besar Persaudaraan Setia Hati Terate (SH Terate). Sosok penting dalam organisasi ini, Kangmas Drs. R. Moerdjoko H.W., menerima penghargaan (Award) atas dedikasi dan kiprahnya dalam mengembangkan SH Terate, baik di Indonesia maupun hingga ke berbagai negara di dunia.

Apresiasi ini menjadi bentuk penghormatan atas kerja keras beliau dalam menjaga kemurnian ajaran dan nilai-nilai luhur Setia Hati Terate. Di bawah kiprahnya, organisasi yang berlandaskan persaudaraan sejati ini berkembang pesat, dengan lebih dari 10 juta warga yang tersebar di berbagai wilayah, termasuk luar negeri.

Ketua Umum Persaudaraan Setia Hati Terate, Kangmas Drs. H. Moerdiono H.W., menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas penghargaan yang diberikan oleh CNN Indonesia Awards 2025.

“Atas nama seluruh keluarga besar SH Terate, kami mengucapkan terima kasih kepada CNN Indonesia. Penghargaan ini bukan hanya kebanggaan pribadi, tetapi juga kebanggaan seluruh warga SH Terate, baik di tanah air maupun di mancanegara,” ungkap Kangmas R. Moerdjoko HW, Jumat (31/10).

Menurutnya, penghargaan ini menjadi bukti bahwa semangat tulus dalam mengembangkan ajaran SH Terate terus mendapat pengakuan dan kepercayaan publik.

“Semoga apresiasi ini menjadi motivasi bagi kita semua untuk terus mengembangkan SH Terate, dengan tetap berpegang pada nilai Persaudaraan, Olahraga, dan Bela Diri, serta menjunjung tinggi budi pekerti luhur,” ujarnya.

Kangmas R. Moerdjoko HW juga menyerukan kepada seluruh warga SH Terate untuk terus mempererat persaudaraan dan menjaga semangat perjuangan para pendahulu.

“Marilah kita terus meneladani para sesepuh, menjaga kekompakan, dan mengamalkan ajaran luhur SH Terate dengan hati bersih dan tekad yang kuat demi kemaslahatan bersama,” tutupnya.

Kontingen SH Terate Pacitan Raih 15 Medali di Kejuaraan Pencak Silat Piala Walikota Solo

Kontingen SH Terate Pacitan Raih 15 Medali di Kejuaraan Pencak Silat Piala Walikota Solo

Kontingen Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Cabang Pacitan menorehkan prestasi membanggakan dengan meraih total 15 medali pada ajang Kejuaraan Pencak Silat Piala Walikota Solo – Surakarta Open Competition I yang berlangsung pada 17–19 Oktober 2025 di GOR FKOR Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta.

Dalam kejuaraan yang diikuti berbagai kontingen dari sejumlah daerah tersebut, PSHT Cabang Pacitan menurunkan 14 atlet yang berlaga di berbagai kategori, mulai dari Pra Dini, Usia Dini, Pra Remaja, Remaja, hingga Dewasa. Para pesilat muda Pacitan tampil dengan semangat tinggi dan menunjukkan kemampuan terbaiknya di setiap kelas yang diikuti.

Hasilnya, kontingen Pacitan berhasil memborong 6 medali emas, 6 medali perak, dan 3 medali perunggu.

Perolehan medali PSHT Cabang Pacitan:

  • Medali Emas (6): Dzakira Anka N (Solo Kreatif Pra Dini), Dprio Anka N (Tanding Kelas F Usia Dini dan Solo Kreatif Usia Dini), Zinan Akito (Solo Kreatif Pra Remaja), Galang Puspo H (Tanding Kelas F Remaja dan Solo Kreatif Usia Remaja).

  • Medali Perak (6): Yusuf Adyatma HK (Tanding Kelas E Usia Dini), Arjuna Cahya A (Tanding Kelas C Usia Dini), Satria Abimanyu (Tanding Kelas H Pra Remaja), Keyla Putri (Tanding Kelas K Pra Remaja), Isnaini Qurrota A (Solo Kreatif Dewasa), dan Ritan Satria W (Tanding Kelas E Dewasa).

  • Medali Perunggu (3): Safitri Bintang S (Tanding Kelas F Usia Dini), Aldito S (Tanding Kelas D Pra Remaja), dan Bintang Tsaqib Z (Tanding Kelas G Pra Remaja).

Keberhasilan ini menjadi bukti nyata kerja keras para atlet, pelatih, serta jajaran official PSHT Cabang Pacitan dalam mempersiapkan diri menghadapi kompetisi tingkat regional tersebut. Tim pelatih yang mendampingi adalah Muhamad Habib dan Angga, sedangkan official terdiri dari Budi, Gatot, Isna, dan Inka.

Salah satu pelatih, Muhammad Habib, menyampaikan rasa syukur atas capaian tersebut. “Keberhasilan ini diharapkan dapat menjadi motivasi bagi seluruh siswa dan warga SH Terate Cabang Pacitan untuk terus berlatih, menjaga sportivitas, serta mengharumkan nama organisasi dan daerah di tingkat yang lebih tinggi,” ujarnya.

Prestasi ini sekaligus mempertegas komitmen PSHT Cabang Pacitan dalam mencetak atlet pencak silat berprestasi yang menjunjung tinggi nilai persaudaraan, sportivitas, dan kehormatan.

Kontingen PSHT Cabang Pacitan Raih Juara Umum III di Kejuaraan Pencak Silat MPR RI – EBY 2025

Kontingen PSHT Cabang Pacitan Raih Juara Umum III di Kejuaraan Pencak Silat MPR RI – EBY 2025

Kontingen Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Cabang Pacitan berhasil menorehkan prestasi membanggakan dengan meraih Juara Umum III pada ajang Kejuaraan Pencak Silat Setia Hati Terate MPR RI – EBY 2025 yang digelar di GOR Singodimejo, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, Selasa (14/10).

Penyerahan piala dilakukan langsung oleh Kangmas Drs. H.R. Moerdjoko H.W., selaku Ketua Umum SH Terate Pusat Madiun, didampingi oleh Kangmas Moh. Komarudin, S.Ag., M.Si., Ketua PSHT Cabang Ponorogo.

Dalam ajang tersebut, para pesilat dari Cabang Pacitan tampil gemilang dengan torehan prestasi berikut:

  • Juara 1 Kelas PA B: Grinto Ibrahim Movic
  • ⁠Juara 1 Kelas PI B: Ari Yuan
  • Juara 1 Kelas PI C: Ifanny Putri
  • Juara 1 Kelas PI D: Nadila Anggraini
  • Juara 2 Kelas PA C: Satria Mahardika

Seluruh kontingen PSHT Cabang Pacitan didampingi oleh Mas Angga Priyo dan Mas Saiful Nur Hidayah sebagai official, serta mendapat dukungan penuh dari jajaran pengurus cabang, di antaranya Kangmas Nurwiyono dan Kangmas Sukoco, yang turut hadir memberi semangat langsung di lokasi pertandingan.

Kejuaraan ini digagas oleh Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas) dan digelar sebagai upaya untuk melestarikan pencak silat sebagai warisan luhur bangsa. Dalam sambutannya, Mas Ibas menegaskan pentingnya menjaga ajaran PSHT agar tetap menjadi bagian dari jati diri bangsa.

“Saya berharap akan muncul bibit-bibit baru yang membawa nama harum bangsa Indonesia, serta nama besar PSHT,” ujar Ibas.

Ketua Umum PSHT, Kang Mas Moerdjoko, menambahkan bahwa kejuaraan ini merupakan wadah penting untuk melahirkan atlet-atlet muda berprestasi, khususnya dari kalangan pelajar.

“Harapannya, atlet-atlet muda PSHT bisa terus tumbuh dan berkembang, serta event seperti MPR RI EBY 2025 ini dapat diikuti lebih luas hingga tingkat nasional,” tuturnya.

Sementara itu, Ketua PSHT Cabang Ponorogo, Kangmas Moh. Komarudin, menyampaikan apresiasi kepada Mas Ibas atas dukungan dan fasilitas yang memungkinkan terselenggaranya acara ini. Ia berharap kegiatan serupa dapat menjadi agenda rutin tahunan di berbagai daerah.

“Dengan adanya kejuaraan seperti ini, semangat atlet muda PSHT akan terus terjaga,” pungkasnya.

Prestasi PSHT Cabang Pacitan ini menjadi bukti nyata semangat juang, disiplin, dan kekompakan para pesilat muda yang menjunjung tinggi nilai-nilai luhur Persaudaraan Setia Hati Terate.

Ditinggal Api, Dihampiri Saudara: SH Terate Kebonagung Tunjukkan Solidaritas, Bantu Saudara Tertimpa Musibah

Ditinggal Api, Dihampiri Saudara: SH Terate Kebonagung Tunjukkan Solidaritas, Bantu Saudara Tertimpa Musibah

Musibah kebakaran menimpa rumah milik Saudara Didik Kurniawan, salah satu warga Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Rayon Gembuk, pada Rabu, 5 Juni 2025. Peristiwa tersebut terjadi di Desa Gembuk, Kecamatan Kebonagung, dan mengakibatkan kerugian material yang cukup besar bagi keluarga korban.

Sebagai bentuk solidaritas dan kepedulian antarwarga PSHT, pada Selasa, 18 Juni 2025, sejumlah pengurus dan anggota PSHT Ranting Kebonagung menyerahkan bantuan langsung kepada korban kebakaran. Bantuan disalurkan oleh Kangmas Sarwono selaku Ketua Ranting Kebonagung, didampingi oleh Kangmas Tri dan Saudara Gandik.

Adapun bantuan yang diberikan berupa perlengkapan foodware dan peralatan dapur keluarga, hasil dari donasi yang dihimpun oleh saudara-saudara PSHT.

Dalam kesempatan itu, Kangmas Sarwono menyampaikan bahwa kegiatan ini adalah wujud nyata dari semangat persaudaraan yang menjadi dasar utama dalam ajaran PSHT.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin menunjukkan bahwa Persaudaraan Setia Hati Terate tidak hanya mengajarkan pencak silat, tetapi juga menanamkan nilai-nilai kepedulian dan solidaritas kepada sesama, terutama bagi saudara kita yang sedang tertimpa musibah,” ungkap beliau.

Dengan semangat gotong royong dan rasa persaudaraan yang tinggi, warga PSHT terus berupaya hadir untuk membantu sesama dalam menghadapi berbagai cobaan kehidupan.

SH Terate dan Polsek Sudimoro: Kolaborasi untuk Keamanan dan Ketertiban Masyarakat

SH Terate dan Polsek Sudimoro: Kolaborasi untuk Keamanan dan Ketertiban Masyarakat

SH Terate Cabang Pacitan kembali menunjukkan komitmennya dalam membangun sinergitas dengan lembaga keamanan. Pada Sabtu, 8 Juni 2025 SH Terate Cabang Pacitan menggelar kegiatan Cek Ayam Jago di Balai Desa Sumberejo, Sudimoro.

Kegiatan ini merupakan contoh nyata sinergitas antara SH Terate dan lembaga keamanan dalam membangun hubungan yang harmonis dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

Ketua Cabang SH Terate Pacitan, Kangmas Nurwiyono, menyampaikan bahwa kolaborasi ini sangat penting dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. “Kolaborasi antara SH Terate dan lembaga keamanan sangat penting dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat,” ungkapnya.

Sementara itu, Sekretaris Cabang SH Terate Pacitan yang juga menjabat sebagai Ketua DPRD Pacitan, Kangmas Arif Setia Budi, menambahkan bahwa sinergitas ini dapat memperkuat hubungan antara SH Terate dan lembaga keamanan, serta memberikan manfaat bagi masyarakat. “Sinergitas ini dapat memperkuat hubungan antara SH Terate dan lembaga keamanan, serta meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam menjaga keamanan bagi masyarakat, khususnya Sudimoro,” tambahnya.

Kegiatan Cek Ayam Jago ini dihadiri oleh para Wira Anom SH Terate Cabang Pacitan, Ketua Ranting dan pengurus serta Kapolsek Sudimoro, IPTU Ibnu Aris Santoso, S.H. yang juga warga SH Terate Cabang Pacitan beserta jajaran.

Kapolsek Sudimoro, IPTU Ibnu Aris Santoso, S.H., juga berpesan kepada calon warga baru SH Terate agar selalu menjaga ketertiban dan keamanan dalam berlalu lintas maupun bermasyarakat. “Saya berharap kepada calon warga baru SH Terate untuk selalu menjaga ketertiban dan keamanan dalam berlalu lintas maupun bermasyarakat, sehingga dapat menjadi contoh yang baik bagi masyarakat lainnya,” pesannya.

Kegiatan ini berjalan lancar dan sukses, menunjukkan bahwa SH Terate Cabang Pacitan dan Polsek Sudimoro dapat bekerja sama dan berkomitmen dengan baik dalam berbagai kegiatan.

Membangun Keseragaman Narasi: SH Terate Gelar Diklat Kehumasan Nasional

Membangun Keseragaman Narasi: SH Terate Gelar Diklat Kehumasan Nasional

Persaudaraan Setia Hati Terate menggelar Pendidikan Kilat (Diklat) Kehumasan secara daring dan luring, yang diikuti oleh 380 cabang dari seluruh Indonesia dan luar negeri. Yang berlangsung di Gedung Sekretariat Graha Bina Wira Padma Padepokan Agung Madiun, Jalan Merak No. 17 Nambangan Kidul, (17/5/2025).

Kegiatan ini bertujuan memperkuat pemahaman dan penyampaian informasi kepada masyarakat serta warga SH Terate, terutama menjelang kegiatan rutin bulan Suro dan pengesahan warga baru.

Ketua Umum PSHT, Kangmas Moerdjoko, menekankan pentingnya keseragaman narasi komunikasi untuk menghindari kesalahpahaman di masyarakat. “Kegiatan ini diharapkan dapat memberi pemahaman yang sama dalam memberikan informasi kepada masyarakat dan warga SH Terate tentang keberadaan SH Terate,” ungkapnya.

Kangmas Moerdjoko juga mengingatkan pentingnya edukasi kepada generasi muda agar kejadian tidak menyenangkan di momen Suro sebelumnya tidak terulang. “Kita perlu memberikan pemahaman kepada adik-adik kita, warga SH Terate yang masih muda-muda, agar kejadian-kejadian yang lalu tidak terulang kembali,” tambahnya.

Ketua Dewan Pusat SH Terate, Kangmas Issoebijantoro, mengapresiasi pelaksanaan pelatihan ini dan menilai peran humas sangat krusial dalam menciptakan komunikasi yang bertanggung jawab dan kondusif. “Diklat Humas ini adalah salah satu momentum yang sangat luar biasa untuk menciptakan humas yang profesional dan bisa dipertanggungjawabkan,” ujarnya.

Kangmas Issoebijantoro juga menekankan pentingnya kekompakan dan ketentraman di antara warga SH Terate, serta perlunya humas dalam menangkal informasi palsu yang dapat mengganggu persatuan. “Saya mengharapkan adik-adik kita bisa guyup rukun, tentrem, lancar, dan tidak kurang suatu apa-apa,” pungkasnya.

Copyright PERSAUDARAAN SETIA HATI TERATE CAB. PACITAN