Kapolres Pacitan Berikan Piagam Penghargaan kepada Komandan Pamter SH Terate Cabang Pacitan, Perkuat Sinergitas Menjaga Kamtibmas

Kapolres Pacitan Berikan Piagam Penghargaan kepada Komandan Pamter SH Terate Cabang Pacitan, Perkuat Sinergitas Menjaga Kamtibmas

Polres Pacitan memberikan penghargaan kepada sejumlah personel kepolisian, tokoh organisasi pencak silat, serta aparatur desa yang dinilai berperan aktif dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Penghargaan tersebut menjadi bentuk apresiasi atas dedikasi dan kontribusi mereka dalam menciptakan situasi yang aman dan kondusif, khususnya selama pelaksanaan pengesahan warga baru organisasi pencak silat di Kabupaten Pacitan.

Prosesi penyerahan penghargaan berlangsung dalam upacara yang dipimpin langsung oleh Kapolres Pacitan di Lapangan Apel Polres Pacitan, Jalan Ahmad Yani Nomor 60, Pacitan, pada Senin (13/7/2026). Kegiatan tersebut dilaksanakan berdasarkan Peraturan Kapolri Nomor 7 Tahun 2022 tentang Pemberian Penghargaan oleh Kepolisian Negara Republik Indonesia serta mengacu pada Rencana Kerja Polres Pacitan Tahun Anggaran 2026.

Di antara penerima penghargaan terdapat sejumlah tokoh pencak silat yang dinilai berhasil mengoordinasikan pengamanan swakarsa sehingga pelaksanaan pengesahan warga baru berjalan aman dan damai. Antara lain adalah Ketua Pengamanan Terate (Pamter) Persaudaraan Setia Hati Terate Cabang Pacitan Pusat Madiun, Sanyoto Ali Murti, Ketua Korlap PSHT Parluh 16 Anugrah Sarjana, serta Ketua Korlap PSH Winongo Ki Balal Mustakim Agustian.

Kapolres Pacitan, AKBP Ayub Diponegoro Azhar, S.H., S.I.K., M.I.K., menyampaikan bahwa penghargaan tersebut merupakan bentuk penghormatan dan apresiasi dari Polri kepada seluruh pihak yang telah mendukung terciptanya situasi kamtibmas yang kondusif. Menurutnya, keberhasilan menjaga keamanan daerah merupakan hasil sinergi antara kepolisian dengan seluruh elemen masyarakat.

“Kondusivitas daerah tidak bisa diwujudkan oleh kepolisian sendiri, melainkan atas sinergi yang kokoh bersama elemen masyarakat, termasuk organisasi kepemudaan dan pencak silat. Kami berharap momentum ini mempererat kemitraan strategis demi kedamaian Pacitan yang berkelanjutan,” ujar AKBP Ayub Diponegoro Azhar.

Menanggapi penghargaan tersebut, Komandan Pamter SH Terate Cabang Pacitan Pusat Madiun, Sanyoto Ali Murti atau yang akrab disapa Mas Plendik, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas apresiasi yang diberikan Polres Pacitan. Ia menilai penghargaan tersebut menjadi dorongan bagi seluruh jajaran PSHT untuk terus meningkatkan peran dalam menjaga ketertiban serta membina anggotanya agar senantiasa taat hukum.

“Penghargaan ini adalah kehormatan bagi kami. Ke depan, kami berkomitmen untuk terus bersinergi dengan Polres Pacitan dan memastikan seluruh warga swakarsa dari PSHT berkontribusi positif, menjaga persaudaraan, serta menghindari potensi gesekan di lapangan demi kenyamanan seluruh warga Pacitan,” ungkap Sanyoto.

Selain memberikan penghargaan kepada tokoh organisasi pencak silat, Polres Pacitan juga memberikan apresiasi kepada sejumlah anggota Polri dan elemen masyarakat lainnya yang menorehkan prestasi. Di bidang olahraga, penghargaan diberikan kepada Tim Bola Voli Polres Pacitan beserta para atlet judo yang berhasil meraih juara dalam ajang Piala Kapolda Jawa Timur Tahun 2026.

Penghargaan juga diberikan kepada Tim Reserse Kriminal yang dipimpin Aipda Pujiyono atas keberhasilan mengungkap secara cepat kasus tindak pidana penganiayaan berat dengan modus penyiraman air keras.

Sebagai penutup rangkaian kegiatan, penghargaan diserahkan kepada unsur Tiga Pilar Kamtibmas Desa Nogosari, Kecamatan Ngadirojo, yakni Kepala Desa Trina Subagiya, Bhabinkamtibmas Briptu Purwo Bayu, dan Babinsa Sertu Muhammad Kediri. Ketiganya berhasil mengharumkan nama Kabupaten Pacitan setelah meraih Juara I Lomba Apresiasi Tiga Pilar Tingkat Provinsi Jawa Timur.

Sahkan Ratusan Warga Baru, SH Terate Pacitan Tekankan Nilai Budi Luhur dan Memayu Hayuning Bawana

Sahkan Ratusan Warga Baru, SH Terate Pacitan Tekankan Nilai Budi Luhur dan Memayu Hayuning Bawana

Persaudaraan Setia Hati Terate (SH Terate) Cabang Pacitan Pusat Madiun kembali sukses menggelar agenda sakral tahunannya. Bertempat di GOR Pacitan, prosesi Pengesahan Warga Baru SH Terate Tahun 2026 berhasil dilaksanakan dengan aman, tertib, dan matang sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP) dari pusat.

Tahun ini, sebanyak 740 calon warga baru resmi disyahkan. Kurang lebih 10.000 pendamping dan penggembira turut memadati area sekitar lokasi, yang menuntut kesiapsiagaan tinggi dari pihak panitia serta aparat keamanan.

Ketua Panitia Pengesahan, Kangmas Sutrisna, S.Pd, mengungkapkan bahwa kelancaran acara berskala besar ini tidak lepas dari solidnya kerja sama internal serta komunikasi yang intens dengan berbagai pihak terkait di lapangan.
“Seluruh panitia bekerja sama dengan baik dalam mempersiapkan seluruh kebutuhan kegiatan sehingga prosesi pengesahan dapat berjalan sesuai dengan rencana dan SOP organisasi,” jelas Kangmas Sutrisna.

Beliau juga menekankan bahwa koordinasi yang kuat dengan pihak keamanan dan instansi terkait menjadi faktor krusial dalam menjaga kondusivitas, mengingat besarnya jumlah massa penggembira yang hadir memberikan dukungan.

Di penghujung acara, Kangmas Sutrisna menyampaikan pesan mendalam bagi para warga yang baru saja disahkan. Ia berharap mereka tidak hanya sekadar menjadi anggota, melainkan mampu menjadi teladan di tengah masyarakat.
“Kami berharap seluruh warga yang telah disahkan menjadi warga SH Terate yang berbudi luhur serta mampu mengimplementasikan tujuan SH Terate, yaitu Memayu Hayuning Bawana, sehingga dapat memberikan manfaat bagi masyarakat, bangsa, dan negara,” pungkasnya.

Kontingen SH Terate Pacitan Torehkan 18 Medali di Kejuaraan Raden Mas Said VI 2025

Kontingen SH Terate Pacitan Torehkan 18 Medali di Kejuaraan Raden Mas Said VI 2025

Kontingen pesilat Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Cabang Pacitan – Pusat Madiun mencatatkan prestasi membanggakan pada ajang Kejuaraan Pencak Silat Raden Mas Said VI Championship Se-Jawa Bali Tahun 2025. Gelaran yang berlangsung pada 7–9 November 2025 di GOR Giri Mandala, Wonogiri, ini diikuti ratusan pesilat dari berbagai daerah dan kelompok usia, mulai Pra Usia Dini hingga Dewasa, pada kategori Pemasalan maupun Prestasi.

Dalam kejuaraan tersebut, kontingen PSHT Pacitan sukses membawa pulang total 18 medali, terdiri dari 6 medali emas, 5 medali perak, dan 7 medali perunggu. Capaian ini menjadi bukti perkembangan kualitas atlet muda Pacitan yang terus menunjukkan daya saing di tingkat regional.

Berikut daftar perolehan medali kontingen PSHT Cabang Pacitan:

• Dzakira Anka N – Solo Kreatif Pra Dini (Emas)
• Javas Wukirjaladri – Tanding Under C Usia Dini (Perak)
• Dprio Anka N – Tanding Kelas B Usia Dini (Perunggu)
• Yusuf Adyatma HK – Tanding Kelas A Usia Dini (Emas)
• Arjuna Cahya A – Tanding Kelas C Usia Dini (Perunggu)
• Safitri Bintang S – Tanding Kelas F Usia Dini (Perunggu)
• Nabila Kirana – Tanding Kelas K Usia Dini (Emas)
• Syakila Setia Budi – Tanding Kelas K Usia Dini (Perunggu)
• Bilqil Auful – Seni Tunggal (Perak)
• Zinan Akito – Tanding Kelas A Usia Dini (Perak)
• Tunjung Harimurti – Tanding Kelas M Usia Dini Putra (Emas)
• Aldito S – Tanding Kelas D Pra Remaja (Perunggu)
• Bintang Tsaqib Z – Tanding Kelas F Pra Remaja (Perunggu)
• Satria Abimanyu – Tanding Kelas H Pra Remaja (Perak)
• Keyla Putri – Tanding Kelas K Pra Remaja (Perak)
• Poundra – Tanding Kelas G (Perunggu)
• Isnaini Qurrota A – Solo Kreatif Dewasa (Emas)
• Muhammad Latif – Tanding Kelas E Dewasa (Emas)

Sementara itu, beberapa atlet belum berhasil meraih medali, yakni Galang Puspo H (Kelas F Remaja Putra), Ritan Satria W (Kelas D Dewasa Putra), dan Rasta Fatikasari (Kelas D Remaja Putri.

Kangmas Arif Setia Budi selaku Sekretaris PSHT Cabang Pacitan yang turut mendampingi kontingen menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh atlet. Ia menegaskan bahwa para pesilat telah menunjukkan semangat juang yang luar biasa sejak awal persiapan hingga pertandingan berakhir. Baginya, keberanian, disiplin, serta rasa persaudaraan yang ditunjukkan para atlet merupakan nilai penting yang tidak bisa diukur hanya dari hasil medali.

“Jadikan pengalaman sebagai langkah awal untuk maju. Apa pun hasil yang diraih hari ini, itu adalah bagian dari proses pembentukan diri. Teruslah berlatih, tetap rendah hati, dan jangan pernah berhenti memperbaiki kekurangan,” ujarnya. Kangmas Arif juga menambahkan bahwa setiap kejuaraan adalah ruang belajar yang berharga bagi atlet untuk mengenal batas diri, mengasah mental, dan menumbuhkan rasa percaya diri. “Saya berharap adik-adik tidak hanya menjadi pesilat yang kuat, tetapi juga pribadi yang berkarakter, matang, dan mampu membawa nama baik PSHT di mana pun berada,” tambahnya.

Prestasi ini merupakan hasil kerja keras para atlet yang berlatih di bawah binaan Club Junior Fighter Club Dewo Amral. Pelatih Mas Angga dan Mas Habib menjadi sosok penting dalam pembinaan para pesilat muda tersebut.

Mas Habib menyampaikan rasa syukurnya atas capaian yang diraih. “Alhamdulillah, dari 21 atlet yang kami bawa, 18 di antaranya berhasil memperoleh medali,” tuturnya.

Ia juga memberikan motivasi kepada seluruh atlet agar tetap konsisten dalam latihan. “Untuk yang belum beruntung, jangan berkecil hati. Masih banyak event lain yang menanti. Yang sudah meraih medali juga harus tetap berlatih lebih giat, jangan terlena ataupun menjadi sombong. Tetap rendah hati,” pesannya.

“Menang dan kalah adalah hal biasa. Yang terpenting adalah niat dan tekad adik-adik untuk terus berlatih dan berjuang demi membentuk karakter pribadi yang lebih baik,” pungkasnya.

Kontingen SH Terate Pacitan Raih 15 Medali di Kejuaraan Pencak Silat Piala Walikota Solo

Kontingen SH Terate Pacitan Raih 15 Medali di Kejuaraan Pencak Silat Piala Walikota Solo

Kontingen Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Cabang Pacitan menorehkan prestasi membanggakan dengan meraih total 15 medali pada ajang Kejuaraan Pencak Silat Piala Walikota Solo – Surakarta Open Competition I yang berlangsung pada 17–19 Oktober 2025 di GOR FKOR Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta.

Dalam kejuaraan yang diikuti berbagai kontingen dari sejumlah daerah tersebut, PSHT Cabang Pacitan menurunkan 14 atlet yang berlaga di berbagai kategori, mulai dari Pra Dini, Usia Dini, Pra Remaja, Remaja, hingga Dewasa. Para pesilat muda Pacitan tampil dengan semangat tinggi dan menunjukkan kemampuan terbaiknya di setiap kelas yang diikuti.

Hasilnya, kontingen Pacitan berhasil memborong 6 medali emas, 6 medali perak, dan 3 medali perunggu.

Perolehan medali PSHT Cabang Pacitan:

  • Medali Emas (6): Dzakira Anka N (Solo Kreatif Pra Dini), Dprio Anka N (Tanding Kelas F Usia Dini dan Solo Kreatif Usia Dini), Zinan Akito (Solo Kreatif Pra Remaja), Galang Puspo H (Tanding Kelas F Remaja dan Solo Kreatif Usia Remaja).

  • Medali Perak (6): Yusuf Adyatma HK (Tanding Kelas E Usia Dini), Arjuna Cahya A (Tanding Kelas C Usia Dini), Satria Abimanyu (Tanding Kelas H Pra Remaja), Keyla Putri (Tanding Kelas K Pra Remaja), Isnaini Qurrota A (Solo Kreatif Dewasa), dan Ritan Satria W (Tanding Kelas E Dewasa).

  • Medali Perunggu (3): Safitri Bintang S (Tanding Kelas F Usia Dini), Aldito S (Tanding Kelas D Pra Remaja), dan Bintang Tsaqib Z (Tanding Kelas G Pra Remaja).

Keberhasilan ini menjadi bukti nyata kerja keras para atlet, pelatih, serta jajaran official PSHT Cabang Pacitan dalam mempersiapkan diri menghadapi kompetisi tingkat regional tersebut. Tim pelatih yang mendampingi adalah Muhamad Habib dan Angga, sedangkan official terdiri dari Budi, Gatot, Isna, dan Inka.

Salah satu pelatih, Muhammad Habib, menyampaikan rasa syukur atas capaian tersebut. “Keberhasilan ini diharapkan dapat menjadi motivasi bagi seluruh siswa dan warga SH Terate Cabang Pacitan untuk terus berlatih, menjaga sportivitas, serta mengharumkan nama organisasi dan daerah di tingkat yang lebih tinggi,” ujarnya.

Prestasi ini sekaligus mempertegas komitmen PSHT Cabang Pacitan dalam mencetak atlet pencak silat berprestasi yang menjunjung tinggi nilai persaudaraan, sportivitas, dan kehormatan.

Kontingen SH Terate Pacitan Sabet 11 Medali di Kejuaraan Pencak Silat Sukoharjo Champion Series 2025

Kontingen SH Terate Pacitan Sabet 11 Medali di Kejuaraan Pencak Silat Sukoharjo Champion Series 2025

Kejuaraan Pencak Silat Sukoharjo Champion Series 2025 Tingkat Nasional sukses digelar di GOR Bung Karno Sukoharjo pada 30–31 Agustus 2025. Ajang bergengsi ini mempertandingkan berbagai kategori mulai dari Pra Usia Dini, Usia Dini, Pra Remaja, Remaja, hingga Dewasa.

Ribuan pesilat dari berbagai daerah turut ambil bagian dalam kompetisi ini untuk memperebutkan Trophy Kapolres Sukoharjo, Trophy Kemenpora RI, dan Trophy PB IPSI.

Kontingen Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Cabang Pacitan di bawah pendampingan official Mas Muhammad Habib dan Mas Angga Priyo tampil membanggakan dengan torehan prestasi: 3 medali emas, 6 medali perak, dan 2 medali perunggu, serta 1 kategori yang meski belum meraih medali, tetap memberikan perjuangan terbaik di arena.

Rincian perolehan medali:

  • Kategori Solo Kreatif Usia Dini

    • Dprio Anka Niang (Junior PSHT Rayon Ploso Ranting Pacitan) – Perak

    • Zinan Kito Satoshi (Rayon Punjung Ranting Kebonagung) – Emas

  • Kategori Solo Kreatif Remaja

    • Galang Puspo Handoyo (Ranting Ngadirojo) – Perak

    • Isna Qurrota A’yunin (Rayon Punjung Ranting Kebonagung) – Emas

  • Kategori Tanding Usia Dini

    • Safitri Bintang Sahira (Junior PSHT Rayon Ploso Ranting Pacitan) – Perak

    • Dprio Anka Niang – Emas

    • Yusuf Adyatma Havi (Rayon Tambakrejo Ranting Pacitan) – Perak

    • Arjuna Cahya Al Farizi (Junior PSHT Rayon Ploso Ranting Pacitan) – Perak

  • Kategori Tanding Pra Remaja

    • Muhammad Tegar Arraffi Prastiyo (Rayon Menadi Ranting Pacitan) – Perunggu

    • Bintang Tsaqib Zulfahmi (Junior PSHT Rayon Ploso Ranting Pacitan) – Perunggu

    • Satria Abimanyu (Junior PSHT Rayon Ploso Ranting Pacitan) – Perak

  • Kategori Tanding Dewasa

    • Ritan Satri Wibowo (Rayon Ploso Ranting Pacitan) – belum meraih medali, namun menunjukkan semangat juang tinggi dan menambah pengalaman berharga di level nasional.

Keberhasilan ini menjadi bukti bahwa generasi muda PSHT Pacitan mampu bersaing dengan pesilat terbaik dari berbagai daerah. Tak hanya itu, bagi atlet yang belum berhasil membawa pulang medali, pengalaman bertanding di panggung nasional adalah bekal yang sangat berharga untuk menatap prestasi di masa mendatang.

Karena dalam setiap pertandingan, kemenangan bukan hanya soal medali, tetapi juga tentang keberanian, mental baja, dan tekad untuk terus berjuang.

Prestasi ini diharapkan menjadi motivasi bagi seluruh warga SH Terate khususnya Cabang Pacitan untuk terus berlatih, menjunjung tinggi sportivitas, dan mengharumkan nama daerah di kancah nasional maupun internasional.

Momen Jiwa Ksatria: Aksi Heroik Warga SH Terate di Pacitan Selamatkan Prosesi Sakral Kemerdekaan

Momen Jiwa Ksatria: Aksi Heroik Warga SH Terate di Pacitan Selamatkan Prosesi Sakral Kemerdekaan

Sebuah momen penuh makna terjadi saat upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Republik Indonesia di Desa Kalipelus, Kecamatan Kebonagung, pada Minggu (17/8/2025).

  • Screenshot

Suasana khidmat seketika berubah menegangkan ketika tali bendera terlepas saat prosesi pengibaran. Seluruh peserta upacara sempat terdiam dan muncul rasa khawatir karena prosesi sakral itu hampir terganggu.

Namun, kondisi tersebut dapat segera teratasi berkat kesigapan Mas Yanto, warga Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Rayon Katipugal, Ranting Kebonagung, Cabang Pacitan, Pusat Madiun. Dengan penuh keberanian, ia memanjat tiang bendera untuk mengambil kembali tali yang terlepas.

Berkat aksinya, prosesi pengibaran bendera bisa kembali dilanjutkan dengan lancar dan khidmat. Tindakan spontan ini menjadi bukti nyata rasa cinta tanah air sekaligus wujud implementasi jiwa ksatria yang senantiasa dijunjung tinggi oleh warga PSHT.

Aksi heroik Mas Yanto kemudian menjadi sorotan publik setelah diunggah di akun media sosial resmi SH Terate Ranting Kebonagung melalui Instagram dan TikTok. Video tersebut mendapat banyak tanggapan positif dari netizen, yang memberikan pujian atas keberanian dan kepeduliannya dalam menjaga kehormatan Sang Saka Merah Putih.

Momen ini sekaligus menjadi pengingat bahwa semangat perjuangan dan nasionalisme dapat hadir dari siapa saja, kapan saja, dan di mana saja.

Ribuan Pendekar Muda PSHT Cabang Pacitan Pusat Madiun selesai Disahkan

Ribuan Pendekar Muda PSHT Cabang Pacitan Pusat Madiun selesai Disahkan

Bulan Syura atau bulan Muharram bagi Persaudaraan Setia Hati Terate bisa dibilang bulan yang sakral dan istimewa. Karena pada bulan tersebut akan dilaksanakan tradisi Persaudaraan Setia Hati Terate yaitu pengesahan warga baru tingkat 1 di seluruh cabang di Indonesia dan Komisariat PSHT di luar negeri.

Pun, dengan Persaudaraan Setia Hati Terate Cabang Pacitan Pusat Madiun, tahun ini mengesahkan sebanyak 1.112 pendekar. Kegiatan dilaksanakan pada hari Jum’at dan Sabtu, 21 – 22 Juli 2023 di GOR Pacitan. Acara yang berjalan dua (2) hari tersebut diikuti oleh 13 ranting dan 2 komisariat yang ada di Cabang Pacitan.

Mengutip dari kata sambutan Dewan Pusat Persaudaraan Setia Hati Terate, Kangmas Issoebinatoro, yang dibacakan oleh Kangmas Hadi Susilo, baliau menyampaiakan semoga dari awal sampai akhir pengesahan, selalu dalam lindungannya, diberi keselamatan, kekuatan, kesehatan, kelancaran dan keberkahan. Sehingga kelak akan menjadi warga SH Terate yang penuh dedikasi dan loyal.

Lanjut dalam sambutannya, Kangmas Issoebinatoro berpesan kepada adik-adik calon warga SH Terate yang akan di sahkan pada malam hari ini, prosesi akan diawali dengan melaksanakan selamatan, dimana prosesi ini adalah merupakan budaya SH Terate yang selalu dilakukan oleh para pendiri dan penerus SH Terate sebagai sarana untuk berdoa memanjatkan puji syukur atas kebesaranNya, dengan penuh harapan, semoga adik-adik calon warga yang akan disahkan dapat menjadi manusia yang berbudi luhur tahu benar dan salah, beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berbakti pada orang tua, agama, dan negara, serta tak lupa sebagai generasi SH Terate yang penuh dengan pengabdian tanpa pamrih yang didasari Persaudaraan.

Dalam sambutannya Ketua Dewan Pusat juga menyampaikan, pada tahun ini bangsa Indonesia akan melakukan persiapan akan adanya pesta demokrasi pemilihan wakil rakyat sekaligus akan menentukan puncuk pimpinan negara Kesatuan Republik Indonesia tercinta ini, dapat dikatakan bahwa tahun ini adalah tahun politik.

Beliau berpesan, agar warga SH Terate dimanapun berada harus bisa membawa diri dalam situasi apapun, tetap bersikap arif dan bijak dalam menanggapi situasi dan kondisi, sehingga Warga SH Terate ikut serta membantu kelancaran program pemerintah dan menjaga situasi keamanan yang kondusif. Jika warga SH Terate dapat bersikap seperti itu, maka kita semua sudah bisa dikatakan Memayu Hayuning Bawana.

Mengakhiri sambutannya Ketua Dewan Pusat mengajak seluruh warga agar tetap menjadi Warga SH Terate yang tanggap, tangguh, cerdas, tangkas, dan cermat dalam membaca situasi dan kondisi zaman, agar tidak mudah terpengaruh dan terprovokasi dengan hal-hal yang merugikan pribadi maupun organisasi.

Persaudaraan Setia Hati Terate Cabang Pacitan Telah Sukses Mengesyahkan 1.147 Warga Tingkat 1

Persaudaraan Setia Hati Terate Cabang Pacitan Telah Sukses Mengesyahkan 1.147 Warga Tingkat 1

Sebanyak 1.147 calon warga baru Persaudaraan Setia Hati Terate Cabang Pacitan Pusat Madiun mengikuti prosesi pengesahan. Terdiri dari 864 putra dan 283 putri. Sebelum disahkan, mereka telah menjalani berbagai tahapan pelatihan dari pra polos hingga sabuk putih. Acara pengesahan berlangsung di GOR Pacitan, selama 2 malam, Kamis (11/8/2022).

Hadir dalam kegiatan tersebut, Ketua Dewan Pusat Madiun yang diwakili Kangmas Rumasetyo (Mas Rum), Ketua Persaudaraan SH Terate Cabang Pacitan Pusat Madiun Kangmas Nurwiyono, S.I.P serta Dewan Pengesahan dari Kota Madiun, Kab. Madiun, Kab. Magetan, dan Kab. Karanganyar. Hadir pula Bupati Pacitan Mas Indrata Nur Bayuaji yang juga tahun ini sah menjadi warga Persaudaraan Setia Hati Terate.

Ketua SH Terate Cabang Pacitan, Kangmas Nirwiyono, S.I.P menjelaskan, bahwa pengesahan ini diikuti 1.147 siswa siswi Setia Hati Terate yang sebelumnya telah mengikuti latihan dari materi dasar hingga akhir. Untuk proses wisuda/pengesahan ini menghadirkan 21 Dewan Pengesah dari luar Kab. Pacitan dan 8 Dewan Pengesah dari Cabang Pacitan sendiri.

“Alhamdulillah, tahun 2022 ini SH Terate Cabang Pacitan akan mengesyahkan 1.147 calon warga baru yang terdiri dari 864 putra dan 283 putri. Pelaksanaan akan berjalan selama dua malam. Malam ini, Kamis, 11 Agustus kita akan mengesyahkan 585 calon warga dan sisanya insyaAllah besok Jumat,” terang Kangmas Nirwiyono.

Dengan pengesahan ini, Kangmas Nurwiyono berharap agar menjadi warga SH Terate yang memiliki jiwa ksatria dan menjadi loyalis sejati SH Terate. Serta di momentum terate emas ini bisa mampu menjadi lebih bernilai di hati masyrakat dalam menerapkan tujuan SH Terate, Memayu Hayuning Bawana.

“Pada momentum satu abad ini kita berharap SH Terate akan mampu lebih bernilai di hati masyarakat dalam Memayu Hayuning Bawana. Khususnya adik-adik calon warga yang disyahkan tahun ini, selamat dan berbahagialah, karena disyahkan bertetapan dengan Tahun Emas SH Terate. Oleh karena itu, kami berharap jadilah warga SH Terate yang memiliki jiwa ksatria dan menjadi loyalis sejati SH Terate, sing jumbuh jobo jerone, tidak mudah diombang-ambing arus informasi yang akan memprovokasi sehingga merugikan pribadi, keluarga dan organisasi,” tandasnya.

Selaku Dewan Pusat, Kangmas Issoebijantoro, SH yang diwakili oleh Kangmas Rumasetyo sekaligus sebagai koordinator dewan pengesah menyampaikan kepada calon warga baru agar menjadi warga SH Terate yang tanggap, tangguh, cerdas, tangkas, cermat dalam membaca situasi dan kondisi zaman agar tidak mudah terpengaruh dan terprovokasi dengan faham yang mengarah pada radikalisme.

Copyright PERSAUDARAAN SETIA HATI TERATE CAB. PACITAN