Rakorwil PSHT Pusat Madiun se-Jawa Timur Perkuat Soliditas dan Samakan Arah Kebijakan Organisasi

Rakorwil PSHT Pusat Madiun se-Jawa Timur Perkuat Soliditas dan Samakan Arah Kebijakan Organisasi

SURABAYA — Lembaga Perwakilan Pusat (Perwapus) Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Wilayah Jawa Timur menggelar Rapat Koordinasi Wilayah (Rakorwil) pada 23–24 Oktober 2026 di Artotel Grand Prima, Surabaya, Jawa Timur. Forum tahunan ini menjadi momentum evaluasi kinerja organisasi sekaligus penyusunan rencana kerja untuk memperkuat koordinasi dan soliditas PSHT Pusat Madiun di seluruh Jawa Timur.

Rakorwil tersebut dihadiri seluruh Ketua Dewan Cabang dan Ketua Cabang PSHT Pusat Madiun se-Jawa Timur. Kegiatan ini diarahkan untuk memperkuat komunikasi antarcabang, menyamakan arah kebijakan, serta merumuskan langkah strategis bagi pengembangan organisasi ke depan.

Acara secara resmi dibuka oleh Ketua Dewan Pusat PSHT, Kangmas H. Issoebijantoro, S.H., bersama Ketua Perwapus Jawa Timur, Kangmas Gatot Hariyanto, S.H. Turut hadir Ketua Umum PSHT Pusat, Kangmas Drs. H. R. Moerdjoko H.W.

Dalam sambutannya, Ketua Dewan Pusat, Kangmas H. Issoebijantoro, S.H., menekankan pentingnya keteladanan para sesepuh dan warga senior dalam menjaga nilai-nilai luhur persaudaraan. Menurutnya, mereka yang dituakan dalam organisasi memiliki tanggung jawab untuk memberikan contoh yang baik bagi warga SH Terate di masing-masing cabang.

“Keteladanan itu diwujudkan melalui sikap, perilaku, dan komitmen dalam menjaga nilai-nilai luhur persaudaraan. Semoga ajaran SH Terate senantiasa menjadi pedoman, baik dalam kehidupan bermasyarakat maupun dalam menjalankan roda organisasi,” ujarnya.

Selain keteladanan, semangat guyub rukun menjadi salah satu pesan penting dalam forum tersebut. PSHT dipandang sebagai milik bersama yang perlu dijaga melalui kebersamaan, tanggung jawab, dan sikap saling menghormati di antara seluruh warga maupun jajaran pengurus.

Penguatan soliditas organisasi juga menjadi perhatian utama dalam Rakorwil kali ini. Seluruh cabang di Jawa Timur diharapkan mampu menjaga kekompakan, meningkatkan koordinasi, serta mengedepankan semangat persaudaraan dalam menghadapi berbagai tantangan organisasi.

“Melalui Rakorwil ini, diharapkan terbangun kesamaan visi dan misi di antara jajaran pengurus Persaudaraan Setia Hati Terate Pusat Madiun se-Jawa Timur. “ Imbuhnya.

Evaluasi kinerja dan penyusunan rencana kerja menjadi bagian penting dalam menentukan langkah organisasi pada periode mendatang. Melalui forum koordinasi tersebut, jajaran pengurus diharapkan dapat menyelaraskan program kerja dengan kebutuhan organisasi di tingkat wilayah maupun cabang.

Rakorwil Perwapus PSHT Jawa Timur ini tidak hanya menjadi agenda rutin tahunan, tetapi juga ruang konsolidasi untuk mempererat persaudaraan, memperkuat komitmen pengabdian, serta meneguhkan tanggung jawab bersama dalam menjaga dan melestarikan nilai-nilai luhur SH Terate.

Bentuk Kepedulian terhadap Sesama, PSHT Kebonagung Salurkan Air Bersih bagi Warga Terdampak Kekeringan

Bentuk Kepedulian terhadap Sesama, PSHT Kebonagung Salurkan Air Bersih bagi Warga Terdampak Kekeringan

Kepedulian terhadap masyarakat yang terdampak kekeringan diwujudkan Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Ranting Kebonagung, Cabang Pacitan, Pusat Madiun, melalui aksi sosial penyaluran air bersih ke sejumlah wilayah di Kecamatan Kebonagung, Kabupaten Pacitan, Selasa (20/10/2026).

Dalam kegiatan tersebut, PSHT Ranting Kebonagung menyalurkan air bersih dengan total 14 trip menggunakan truk engkel. Bantuan didistribusikan ke 11 wilayah guna membantu masyarakat yang mengalami kesulitan mendapatkan air bersih akibat kekeringan.

Sebelas wilayah penerima distribusi tersebut meliputi Wati di Desa Gawang; Salam dan Kendal di Desa Klesem; Desa Kalipelus; Desa Katipugal; Krajan di Desa Karanganyar; Tenggar di Desa Plumbungan; Desa Punjung; Desa Sidomulyo; Desa Mantren; serta Desa Karangnongko.

Ketua Ranting PSHT Kebonagung, Sarwono, menyampaikan harapannya agar bantuan yang disalurkan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat yang membutuhkan. Ia juga berharap kegiatan tersebut menjadi keberkahan bagi seluruh pihak yang telah berpartisipasi.

“Semoga bantuan ini dapat sedikit meringankan kesulitan masyarakat, membawa manfaat, serta menjadi keberkahan bagi semua yang telah ikut berpartisipasi, baik para donatur maupun seluruh pihak yang terlibat,” ujar Sarwono.

Ia turut menyampaikan terima kasih kepada seluruh saudara PSHT dan pihak lain yang telah menyisihkan sebagian rezekinya untuk mendukung kegiatan kemanusiaan tersebut.

Menurutnya, kepedulian terhadap sesama merupakan bagian penting dari nilai persaudaraan yang perlu diwujudkan melalui tindakan nyata, terutama ketika masyarakat menghadapi kesulitan dan membutuhkan bantuan.

“Semoga kepedulian ini menjadi pengingat bahwa kebersamaan dan persaudaraan akan selalu berarti ketika diwujudkan melalui tindakan nyata,” ungkapnya.

Aksi sosial ini menjadi salah satu bentuk partisipasi PSHT Ranting Kebonagung dalam membantu masyarakat menghadapi dampak kekeringan. Melalui penyaluran air bersih tersebut, diharapkan warga di wilayah penerima bantuan dapat terbantu dalam memenuhi kebutuhan air sehari-hari.

Kegiatan ini sekaligus menunjukkan pentingnya semangat gotong royong dan kepedulian sosial dalam menghadapi persoalan yang berdampak langsung pada kehidupan masyarakat. Dukungan para donatur, anggota organisasi, dan pihak-pihak yang terlibat menjadi bagian dari upaya bersama untuk membantu warga yang membutuhkan.

Wujud Pengabdian Masyarakat, PAMTER SH Terate Ranting Tegalombo Sinergi Kawal Pembangunan Daerah

Wujud Pengabdian Masyarakat, PAMTER SH Terate Ranting Tegalombo Sinergi Kawal Pembangunan Daerah

Personel Pengamanan Terate (PAMTER) SH Terate Ranting Tegalombo menunjukkan komitmen nyatanya dalam menjaga ketertiban masyarakat di wilayah Pacitan. Berkolaborasi erat dengan aparat TNI dan Polri, PAMTER sukses mengawal seluruh rangkaian acara peresmian Jalan Gerilya Jenderal Sudirman serta sejumlah proyek infrastruktur vital di Kabupaten Pacitan pada Kamis (22/10/2026).

Kegiatan peresmian berskala provinsi yang dipimpin langsung oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa bersama Bupati Pacitan Indrata Nur Bayuaji tersebut berlangsung aman, lancar, dan kondusif. Kondisi ini terwujud berkat kesiapsiagaan serta kerja sama padu antara PAMTER SH Terate Ranting Tegalombo dengan jajaran TNI dan Polri di lapangan.

Ketua SH Terate Ranting Tegalombo, Mas Latif, menegaskan bahwa partisipasi aktif para personel PAMTER dalam perhelatan ini merupakan bentuk pengabdian nyata organisasi kepada masyarakat dan pemerintah daerah.

“Kehadiran PAMTER SH Terate dalam pengamanan acara ini—mendampingi TNI dan Polri—adalah bentuk sinergi dan kolaborasi nyata SH Terate dengan Pemerintah Desa Kasihan maupun Pemerintah Daerah. Kami selalu siap berpartisipasi aktif menjaga kondusivitas demi suksesnya pembangunan yang bermanfaat bagi masyarakat,” ujar Mas Latif.

Sinergi kuat yang diperlihatkan PAMTER bersama TNI-Polri tersebut turut menuai apresiasi dari Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa. Gubernur menegaskan bahwa dukungan dari organisasi kemasyarakatan dan seluruh elemen keamanan merupakan kunci utama suksesnya perhelatan peresmian infrastruktur ini.

Fokus utama peresmian kali ini tertuju pada perbaikan struktur jalan napak tilas gerilya Jenderal Sudirman di Desa Kasihan, Kecamatan Tegalombo. Penanganan jalan sepanjang 2,25 kilometer bernilai kontrak Rp2,855 miliar tersebut telah mengubah akses yang semula berbatu dan rusak parah berlebar dua meter menjadi jalan mulus seluas 2,5 hingga 3 meter.

Selain jalan gerilya Jenderal Sudirman, peresmian tersebut juga mencakup pelebaran ruas Arjosari–Purwantoro, pembangunan kembali Jembatan Kaligoro II, serta pembangunan talud pengaman jalan Karanggede–Jatimalang. Seluruh proyek ini dikerjakan oleh Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga Provinsi Jawa Timur menggunakan alokasi dana Belanja Tidak Terduga (BTT) Tahun Anggaran 2026.

Gubernur Khofifah berharap infrastruktur yang telah diperbaiki ini dapat mempermudah mobilitas masyarakat dan memacu pertumbuhan ekonomi warga Pacitan, seraya berpesan agar fasilitas tersebut dirawat secara bersama-sama. Manfaat perbaikan jalan ini pun langsung dirasakan oleh warga Desa Kasihan, seperti Nurani, yang mengaku kini lebih mudah dan aman saat pergi ke pasar maupun menghantar anak sekolah.

Dengan tuntasnya pembangunan keempat infrastruktur ini—yang ditopang oleh pengamanan kondusif berkat partisipasi PAMTER, TNI, dan Polri—konektivitas antarwilayah di Pacitan diharapkan makin kuat dan mampu menggerakkan roda perekonomian masyarakat secara berkelanjutan.

PAMTER PSHT Kebonagung Terlibat dalam Pengamanan HSN 2026, Perkuat Sinergi dengan Panitia dan Pemerintah Kecamatan

PAMTER PSHT Kebonagung Terlibat dalam Pengamanan HSN 2026, Perkuat Sinergi dengan Panitia dan Pemerintah Kecamatan

Personel Pengaman Internal Terate (PAMTER) Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Ranting Kebonagung, Cabang Pacitan, Pusat Madiun, terlibat dalam pengamanan kegiatan Hari Santri Nasional (HSN) 2026 di Kecamatan Kebonagung, Kabupaten Pacitan, Sabtu (17/10/2026).

Keterlibatan tersebut merupakan tindak lanjut atas permohonan pendelegasian personel dari Panitia HSN Kecamatan Kebonagung untuk membantu menjaga ketertiban selama berlangsungnya kegiatan. Penugasan ini menjadi bagian dari sinergi antara organisasi kemasyarakatan, panitia penyelenggara, pemerintah kecamatan, dan unsur terkait dalam mendukung kelancaran agenda keagamaan dan kemasyarakatan.

Dalam pelaksanaannya, personel PAMTER PSHT difokuskan pada sejumlah titik kegiatan, di antaranya Festival Anak Sholeh (FAS) di Pendopo Kecamatan Kebonagung dan Bazar Santri yang berpusat di halaman Kantor Kecamatan Kebonagung.

Komandan Pasukan PAMTER PSHT Ranting Kebonagung, Nurrazaq Aji Ramadha, menyampaikan bahwa keterlibatan personel merupakan bentuk tanggung jawab sosial organisasi sekaligus komitmen untuk menjalin kerja sama dengan berbagai pihak di lingkungan masyarakat.

“Kami hadir untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan Hari Santri Nasional 2026 berjalan aman, tertib, dan kondusif. Ini merupakan amanah serta bentuk sinergi kami bersama panitia, Pemerintah Kecamatan Kebonagung, dan segenap elemen masyarakat,” ujar Nurrazaq saat dikonfirmasi di lokasi kegiatan, Sabtu (17/10/2026).

Ia menjelaskan bahwa koordinasi dengan panitia pelaksana dan aparat terkait dilakukan untuk mengantisipasi potensi penumpukan massa maupun gangguan ketertiban selama kegiatan berlangsung.

Menurutnya, komunikasi dan koordinasi antarpihak menjadi bagian penting dalam mendukung kegiatan yang melibatkan berbagai unsur masyarakat. Kerja sama tersebut juga diharapkan dapat memperkuat hubungan antarlembaga dan organisasi kemasyarakatan di Kecamatan Kebonagung.

“Harapan kami, momentum Hari Santri Nasional ini tidak hanya berlangsung meriah dan lancar, tetapi juga semakin mempererat tali silaturahmi serta kebersamaan antarorganisasi dan masyarakat di Kecamatan Kebonagung,” katanya.

Peringatan HSN 2026 di Kecamatan Kebonagung melibatkan panitia penyelenggara, Pemerintah Kecamatan Kebonagung, Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah (FKDT), serta berbagai unsur lembaga pendidikan Islam dan organisasi kemasyarakatan.

Rangkaian kegiatan pada 17 Oktober 2026 meliputi Festival Anak Sholeh, lomba keagamaan antarmadrasah diniyah, Pawai Ta’aruf, Bazar Santri, dan pentas seni budaya Islam. Agenda tersebut merupakan bagian dari rangkaian peringatan HSN di tingkat kecamatan yang juga mencakup kegiatan keagamaan, apel Hari Santri, ziarah masyayikh, dan bakti sosial penyaluran air bersih.

Keterlibatan PAMTER PSHT dalam pengamanan kegiatan tersebut menjadi bentuk partisipasi organisasi kemasyarakatan dalam mendukung penyelenggaraan agenda keagamaan di tingkat lokal. Sinergi dengan panitia, pemerintah kecamatan, dan unsur terkait diharapkan dapat terus terjalin dalam mendukung kegiatan masyarakat yang tertib, aman, dan memperkuat kebersamaan.

Kontingen Dewo Amral SH Terate Pacitan Pusat Madiun Raih 54 Medali dan Juara Umum 2 Piala Panglima TNI 2026

Kontingen Dewo Amral SH Terate Pacitan Pusat Madiun Raih 54 Medali dan Juara Umum 2 Piala Panglima TNI 2026

Kontingen Dewo Amral di bawah naungan Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Cabang Pacitan Pusat Madiun kembali mengharumkan nama daerah. Sebanyak 50 atlet berhasil meraih total 54 medali dan dinobatkan sebagai Juara Umum 2 Kategori SMA dan Dewasa pada ajang Open Tournament Piala Panglima TNI dalam rangka memperingati HUT ke-81 TNI Tahun 2026.

Kejuaraan nasional tersebut berlangsung di GOR Manahan, Surakarta, pada 11–13 September 2026. Sebelumnya, seluruh kontingen diberangkatkan secara resmi dari Pacitan pada Kamis, 10 September 2026.

Dari total 54 medali yang diraih, rinciannya adalah 18 medali emas, 22 medali perak, dan 14 medali perunggu. Prestasi gemilang ini tersebar di lima kategori usia, mulai dari Usia Dini 1 hingga Dewasa.

Rincian Perolehan Medali dan Nama Atlet

  1. KATEGORI USIA DINI 1 | Total 8 Medali: 3 Emas, 4 Perak, 1 Perunggu
    Emas:
    • Raffaza Zyggy Wirawan – Tanding
    • Yusuf Adyatma Havi Kautaman – Tanding
    • Dzakira Anka Nijananda – Solo Kreatif
    Perak:
    • Muhammad Kenzo Alvaro – Tanding
    • Zehan Maulana Prasetya – Tanding
    • Joy Al Farizi – Tanding
    • Aizha Azzahra Laksono – Tanding
    Perunggu:
    • Kinarian Narayani – Tanding
  2. KATEGORI USIA DINI 2 | Total 12 Medali: 3 Emas, 6 Perak, 3 Perunggu
    Emas:
    • Dprio Anka Niang – Tanding
    • Safitri Bintang Syahira – Tanding
    Perak:
    • Atif Aslam Fahrizal – Tanding
    • Damar Maulana Al Faiq – Tanding
    • Arzhanka Dzaki Verdian – Tanding
    • Risang Abimanyu – Tanding
    • Elang El Noviandani – Tanding
    • Javas Ananda Wukirjaladri – Tanding
    Perunggu:
    • Dprio Anka Niang – Tanding
    • Arghanta Zygco Wirawan – Tanding
    • Safitri Bintang Syahira – Tanding
  3. KATEGORI PRAREMAJA | Total 19 Medali: 5 Emas, 7 Perak, 7 Perunggu
    Emas:
    • Neviola Eka Saputri – Tunggal
    • Zulfa Roudhotul Ma’wa – Tanding
    • Shakila Mutiara Setia Budi – Tanding
    • Kheyla Azzahra Saputri – Tanding
    • Mayzela Anasya Putri – Tanding
    Perak:
    •
    Zinan Akito Satoshi – Solo Kreatif
    • Tunjung Harimurti – Tanding
    •  Galih Dwiky Alvaro – Tanding
    • Bintang Tsaqib Zulfahmi – Tanding
    • Pangeran Ruby Andalanea – Tanding
    • Dinda Dinni Auliyana – Tanding
    • Safitri Bintang Syahira – Tanding
    Perunggu:
    • Muhammad Kenzi Risqi – Tanding
    • Bintang Tsaqib Zulfahmi – Tanding
    • Alif Narendra P. – Tanding
    • Fasha Ibrahim I. – Tanding
    • Najwa Ihsan Maulida – Tanding
    • Leilany Myeisha Jacinda Putri – Tanding
    • Auful Kaila Wazinu Bilqis – Tunggal
  4. KATEGORI REMAJA | Total 9 Medali: 4 Emas, 3 Perak, 2 Perunggu
    Emas*:
    • Zahra Ramadanisabila – Tanding
    • Natasya Wulan Lutpitasari – Tanding
    • Bunga Febriani Putri – Tanding
    • Vellen Wahyu Saputra – Tanding
    Perak:
    • Aldito Setya Putra – Tanding
    • Danny Septian Andra Wicaksono – Tanding
    • Poundra Wira Suryo Utomo – Tanding
    Perunggu:
    • Lutfan Avriliano – Tanding
    • Satria Abimanyuz – Tanding
  5. KATEGORI DEWASA | Total 7 Medali: 4 Emas, 2 Perak, 1 Perunggu
    Emas:
    • Galang Puspo Handoyo – Tanding
    • Muhammad Abdul Latif – Tanding
    • Rasta Jaya Fatikasari – Tanding
    • Isnaini Qurrota A’yunin – Solo Kreatif
    Perak:
    • Galang Puspo Handoyo – Tanding
    • Galang Puspo Handoyo – Tanding
    Perunggu:
    • Khansa Janeeta Fathi Athaya – Tanding

GRAND TOTAL: 54 MEDALI
18 Emas | 22 Perak | 14 Perunggu

Sekretaris PSHT Cabang Pacitan, Kangmas Dr. Arif Setia Budi, S. Sos., MPA, menyampaikan apresiasi atas kerja keras seluruh atlet dan pelatih.

“Pencak silat prestasi merupakan olahraga yang cukup digandrungi pada saat ini, terutama di usia dini 1, usia dini 2, kemudian di pra-remaja maupun remaja. Untuk mempertahankan eksistensi pencak silat di Indonesia, maka diperlukan pendidikan prestasi mulai sejak dini,” ujarnya.

Lebih lanjut, Kangmas Arif mengapresiasi peran klub Dewo Amral sebagai salah satu upaya pembinaan di Kabupaten Pacitan. “Syukur alhamdulillah, PSHT Cabang Pacitan juga ada klub yang namanya adalah Dewo Amral. Dewo Amral ini adalah salah satu upaya kita bersama dan digagas bersama khususnya Mas Angga dan Mas Habib yang selalu mendampingi adik-adik kita di Kabupaten Pacitan. Syukur alhamdulillah dalam Piala Panglima TNI tahun 2026 di Surakarta, Dimanahan Solo bisa meraih juara umum 2,” ungkapnya.

Ia juga berharap prestasi ini menjadi motivasi untuk terus meningkatkan prestasi dan menjaga nama baik PSHT Pusat Madiun. “Saat ini kita harus bisa memberikan bukti nyata pada masyarakat bahwa pencak silat ini bisa mengikuti perkembangan zaman, terutama untuk para generasi-generasi saat ini. Karena generasi-generasi saat ini harus dikenalkan dengan budaya bangsa yaitu pencak silat melalui prestasi-prestasi,” pungkasnya.

Keberhasilan ini menjadi bukti nyata bahwa pembinaan berkelanjutan di tingkat klub mampu melahirkan atlet-atlet berprestasi yang siap bersaing di kancah nasional.

50 Atlet Dewo Amral SH Terate Pacitan Bertolak ke Solo, Siap Berlaga di Piala Panglima TNI

50 Atlet Dewo Amral SH Terate Pacitan Bertolak ke Solo, Siap Berlaga di Piala Panglima TNI

Kontingen Dewo Amral di bawah naungan Persaudaraan Setia Hati Terate (SH Terate) Cabang Pacitan resmi berangkat menuju Surakarta, Kamis (10/9/2026). Sebanyak 50 atlet dipersiapkan untuk tampil dalam ajang nasional Open Tournament Piala Panglima TNI dalam rangka memperingati HUT ke-81 TNI Tahun 2026 di GOR Manahan, Surakarta.

Kejuaraan yang berlangsung pada 11–13 September 2026 tersebut menjadi salah satu ajang bergengsi bagi para pesilat dari berbagai daerah. Pertandingan mencakup sejumlah kategori usia, mulai Pra Usia Dini, Usia Dini, Pra Remaja, Remaja, Dewasa/Mahasiswa, hingga TNI/Polri.

Selain nomor tanding, kejuaraan ini juga mempertandingkan nomor Jurus Tunggal, Jurus Ganda, Jurus Beregu, serta Jurus Solo Kreatif. Total hadiah yang diperebutkan mencapai Rp350 juta.

Menjelang keberangkatan, dua pelatih Kontingen Dewo Amral, Mas Priyo Angga dan Mas Muhammad Habib, memberikan motivasi kepada seluruh atlet yang akan berlaga. Keduanya berpesan agar para pesilat tampil tenang, percaya diri, dan mampu mengeluarkan kemampuan terbaik setelah menjalani rangkaian latihan dan persiapan.

“Keberangkatan hari ini adalah buah dari kerja keras dan latihan panjang yang telah kalian jalani di tempat latihan. Bertarunglah dengan hati yang tenang, tunjukkan kemampuan terbaik, dan yang terpenting, junjung tinggi sportivitas serta nama baik SH Terate Cabang Pacitan di gelanggang nasional. Menang atau kalah adalah proses, tetapi memberikan penampilan yang maksimal adalah harga mati,” ujar Mas Priyo Angga.

Sementara itu, Mas Muhammad Habib turut menekankan pentingnya menjaga kekompakan, disiplin, dan mental bertanding selama mengikuti kejuaraan. Menurutnya, setiap atlet tidak hanya membawa target prestasi, tetapi juga membawa nama baik Kontingen Dewo Amral dan SH Terate Cabang Pacitan di tingkat nasional.

Pada kejuaraan tersebut, Kontingen Dewo Amral menurunkan atlet dari berbagai kelompok usia dan nomor pertandingan. Mereka terdiri atas:

Usia Dini dan Pra Usia Dini: Elang El Noviandani (Kelas K), Joy Al Farizi (Kelas C), Arghanta Zygco Wirawan (Kelas B), Raffaza Zyggy Wirawan (Kelas Under), Kinarian Narayani (Kelas C), Atif Aslam Fahrizal (Kelas A), Muhammad Kenzo Alvaro (Kelas Under), Yusuf Adyatma Havi Kautaman (Kelas A), Javas Ananda Wukirjaladri (Kelas A), Dprio Anka Niang (Kelas B), Arzhanka Dzaki Verdian (Kelas B), Zehan Maulana Prasetya (Kelas Under), Aizha Azzahra Laksono (Kelas B), dan Risang Abimanyu (Kelas Under).

Pra Remaja: Tunjung Harimurti (Kelas H), Kheyla Azzahra Saputri (Kelas L), Muhammad Kenzi Risqi (Kelas F), Shakila Mutiara Setia Budi (Kelas G), Pangeran Ruby Andalanea (Kelas G), Leilany Myeisha Jacinda Putri (Kelas F), Najwa Ihsan Maulida (Kelas C), Fasha Ibrahim I. (Kelas G), Kili Suci Kusumaning Rat (Kelas G), Bintang Tsaqib Zulfahmi (Kelas H), Galih Dwiky Alvaro (Kelas E), Mayzela Anasya Putri (Kelas J), Zafran Khairy Nabhan (Kelas B), dan Auvul Kaila W. B. (Tunggal Tangan Kosong).

Remaja: Aldito Setya Putra (Kelas B), Zahra Ramadanisabila (Kelas C), Zulfa Roudhotul Ma’wa (Kelas A), Poundra Wira Suryo Utomo (Kelas E), Natasya Wulan Lutpitasari (Kelas B), Lutfan Avriliano (Kelas E), Alif Narendra P. (Kelas H), Dinda Dinni Auliyana (Kelas Under), Danny Septian Andra Wicaksono (Kelas D), Satria Abimanyuz (Kelas D), Bunga Febriani Putri (Kelas B), dan Vellen Wahyu Saputra (Kelas D).

Dewasa dan Seni: Galang Puspo Handoyo (Kelas D), Khansa Janeeta Fathi Athaya (Kelas B), Rasta Jaya Fatikasari (Kelas B Dewasa), Muhammad Abdul Latif (Kelas D), Damar Maulana Al Faiq (Kelas D), Safitri Bintang Syahira (Kelas C), Neviola Eka Saputri (Seni Tunggal Putri), Zinan Akito Satoshi (Seni Solo Kreatif), Dzakira Anka Nijananda (Seni Solo Kreatif), serta Isnaini Qurrota A’yunin (Kelas Seni).

Dengan persiapan yang telah dilakukan selama masa latihan, Kontingen Dewo Amral Pacitan optimistis mampu memberikan penampilan terbaik di arena pertandingan. Selain mengejar prestasi, para atlet diharapkan mampu membawa nama baik SH Terate Cabang Pacitan dengan menjunjung tinggi sportivitas dan semangat persaudaraan.

Mengusung semangat “Prestasi Olahraga TNI, Prestasi Olahraga Indonesia”, kontingen Pacitan berharap perjuangan para atlet di GOR Manahan dapat menghasilkan prestasi yang membanggakan sekaligus menjadi pengalaman berharga dalam perjalanan mereka di dunia pencak silat.

HUT ke-104 SH Terate, Wilujengan Jadi Momentum Mengenang Leluhur dan Memperkuat Persaudaraan

HUT ke-104 SH Terate, Wilujengan Jadi Momentum Mengenang Leluhur dan Memperkuat Persaudaraan

MADIUN – Persaudaraan Setia Hati Terate (SH Terate) Pusat memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-104 melalui Wilujengan Persaudaraan, Rabu (2/9/2026). Kegiatan yang berlangsung di halaman Padepokan Graha Kridha Budaya, Jalan Merak No. 17, Kota Madiun, tersebut diisi dengan doa bersama serta kirim doa bagi para leluhur dan pendahulu organisasi.

Wilujengan Persaudaraan menjadi momentum bagi keluarga besar SH Terate untuk mengenang jasa para sesepuh sekaligus memperkuat nilai persaudaraan, kerukunan, dan kebersamaan yang selama ini menjadi landasan perjalanan organisasi.

Prosesi doa bersama dipimpin Ketua Bidang Kerohanian Pusat SH Terate, Kangmas Dr. K.H. Suntoyo, M.Ag. Setelah doa, kegiatan dilanjutkan dengan pemotongan tumpeng sebagai wujud rasa syukur atas perjalanan panjang SH Terate yang kini telah memasuki usia 104 tahun.

Ketua Dewan Pusat SH Terate, Kangmas H. Issoebijantoro, S.H., melakukan pemotongan tumpeng dan menyerahkannya kepada Ketua Umum SH Terate, Kangmas Drs. H.R. Moerdjoko H.W. Prosesi tersebut tidak hanya menjadi simbol peringatan hari ulang tahun, tetapi juga bentuk penghormatan kepada para pendiri, sesepuh, dan leluhur yang telah meletakkan dasar perjuangan SH Terate hingga berkembang dan dikenal luas oleh masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, Kangmas H. Issoebijantoro menegaskan bahwa perjalanan 104 tahun harus dimaknai dengan rasa syukur sekaligus tanggung jawab untuk mempertahankan nilai-nilai luhur organisasi. Momentum HUT, menurutnya, menjadi pengingat bagi seluruh warga SH Terate agar senantiasa menjunjung tinggi persaudaraan, menjaga keharmonisan, serta memberikan kontribusi positif bagi masyarakat dan bangsa.

Sementara itu, Ketua Umum SH Terate, Kangmas Drs. H.R. Moerdjoko H.W., menyampaikan bahwa peringatan HUT ke-104 merupakan momentum untuk semakin mempererat kebersamaan seluruh keluarga besar SH Terate. Menurutnya, usia 104 tahun bukan sekadar angka, melainkan refleksi atas perjalanan panjang dalam mempertahankan ajaran, tradisi, dan nilai persaudaraan yang diwariskan oleh para pendahulu.

Ia mengajak seluruh warga SH Terate menjadikan persaudaraan sebagai kekuatan utama dalam menghadapi perkembangan zaman. Nilai-nilai luhur SH Terate diharapkan tidak berhenti sebagai pedoman di lingkungan organisasi, tetapi juga diwujudkan melalui sikap yang mampu menjaga kedamaian dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Wilujengan ini menjadi momentum untuk mengenang dan mendoakan para leluhur serta para pendahulu yang telah berjasa. Dari mereka kita belajar tentang perjuangan, ketulusan, persaudaraan, dan tanggung jawab untuk meneruskan nilai-nilai luhur SH Terate,” demikian pesan yang menjadi semangat dalam peringatan HUT ke-104 tersebut.

Kegiatan Wilujengan Persaudaraan turut dihadiri jajaran Forkopimda Kota Madiun, Ketua Dewan Pusat, Ketua Umum, serta jajaran Pengurus Pusat Persaudaraan Setia Hati Terate.

Memasuki usia ke-104, SH Terate diharapkan semakin mampu menjaga persaudaraan di antara seluruh warganya, memperkuat peran sosial organisasi, dan terus menanamkan nilai-nilai luhur kepada generasi penerus.

Peringatan ini sekaligus menjadi pengingat bahwa semakin panjang perjalanan sebuah organisasi, semakin besar pula tanggung jawab untuk menjaga warisan nilai, menghormati jasa para pendahulu, serta memastikan semangat persaudaraan tetap hidup di tengah perubahan zaman.

Kapolres Pacitan Berikan Piagam Penghargaan kepada Komandan Pamter SH Terate Cabang Pacitan, Perkuat Sinergitas Menjaga Kamtibmas

Kapolres Pacitan Berikan Piagam Penghargaan kepada Komandan Pamter SH Terate Cabang Pacitan, Perkuat Sinergitas Menjaga Kamtibmas

Polres Pacitan memberikan penghargaan kepada sejumlah personel kepolisian, tokoh organisasi pencak silat, serta aparatur desa yang dinilai berperan aktif dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Penghargaan tersebut menjadi bentuk apresiasi atas dedikasi dan kontribusi mereka dalam menciptakan situasi yang aman dan kondusif, khususnya selama pelaksanaan pengesahan warga baru organisasi pencak silat di Kabupaten Pacitan.

Prosesi penyerahan penghargaan berlangsung dalam upacara yang dipimpin langsung oleh Kapolres Pacitan di Lapangan Apel Polres Pacitan, Jalan Ahmad Yani Nomor 60, Pacitan, pada Senin (13/7/2026). Kegiatan tersebut dilaksanakan berdasarkan Peraturan Kapolri Nomor 7 Tahun 2022 tentang Pemberian Penghargaan oleh Kepolisian Negara Republik Indonesia serta mengacu pada Rencana Kerja Polres Pacitan Tahun Anggaran 2026.

Di antara penerima penghargaan terdapat sejumlah tokoh pencak silat yang dinilai berhasil mengoordinasikan pengamanan swakarsa sehingga pelaksanaan pengesahan warga baru berjalan aman dan damai. Antara lain adalah Ketua Pengamanan Terate (Pamter) Persaudaraan Setia Hati Terate Cabang Pacitan Pusat Madiun, Sanyoto Ali Murti, Ketua Korlap PSHT Parluh 16 Anugrah Sarjana, serta Ketua Korlap PSH Winongo Ki Balal Mustakim Agustian.

Kapolres Pacitan, AKBP Ayub Diponegoro Azhar, S.H., S.I.K., M.I.K., menyampaikan bahwa penghargaan tersebut merupakan bentuk penghormatan dan apresiasi dari Polri kepada seluruh pihak yang telah mendukung terciptanya situasi kamtibmas yang kondusif. Menurutnya, keberhasilan menjaga keamanan daerah merupakan hasil sinergi antara kepolisian dengan seluruh elemen masyarakat.

“Kondusivitas daerah tidak bisa diwujudkan oleh kepolisian sendiri, melainkan atas sinergi yang kokoh bersama elemen masyarakat, termasuk organisasi kepemudaan dan pencak silat. Kami berharap momentum ini mempererat kemitraan strategis demi kedamaian Pacitan yang berkelanjutan,” ujar AKBP Ayub Diponegoro Azhar.

Menanggapi penghargaan tersebut, Komandan Pamter SH Terate Cabang Pacitan Pusat Madiun, Sanyoto Ali Murti atau yang akrab disapa Mas Plendik, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas apresiasi yang diberikan Polres Pacitan. Ia menilai penghargaan tersebut menjadi dorongan bagi seluruh jajaran PSHT untuk terus meningkatkan peran dalam menjaga ketertiban serta membina anggotanya agar senantiasa taat hukum.

“Penghargaan ini adalah kehormatan bagi kami. Ke depan, kami berkomitmen untuk terus bersinergi dengan Polres Pacitan dan memastikan seluruh warga swakarsa dari PSHT berkontribusi positif, menjaga persaudaraan, serta menghindari potensi gesekan di lapangan demi kenyamanan seluruh warga Pacitan,” ungkap Sanyoto.

Selain memberikan penghargaan kepada tokoh organisasi pencak silat, Polres Pacitan juga memberikan apresiasi kepada sejumlah anggota Polri dan elemen masyarakat lainnya yang menorehkan prestasi. Di bidang olahraga, penghargaan diberikan kepada Tim Bola Voli Polres Pacitan beserta para atlet judo yang berhasil meraih juara dalam ajang Piala Kapolda Jawa Timur Tahun 2026.

Penghargaan juga diberikan kepada Tim Reserse Kriminal yang dipimpin Aipda Pujiyono atas keberhasilan mengungkap secara cepat kasus tindak pidana penganiayaan berat dengan modus penyiraman air keras.

Sebagai penutup rangkaian kegiatan, penghargaan diserahkan kepada unsur Tiga Pilar Kamtibmas Desa Nogosari, Kecamatan Ngadirojo, yakni Kepala Desa Trina Subagiya, Bhabinkamtibmas Briptu Purwo Bayu, dan Babinsa Sertu Muhammad Kediri. Ketiganya berhasil mengharumkan nama Kabupaten Pacitan setelah meraih Juara I Lomba Apresiasi Tiga Pilar Tingkat Provinsi Jawa Timur.

Sahkan Ratusan Warga Baru, SH Terate Pacitan Tekankan Nilai Budi Luhur dan Memayu Hayuning Bawana

Sahkan Ratusan Warga Baru, SH Terate Pacitan Tekankan Nilai Budi Luhur dan Memayu Hayuning Bawana

Persaudaraan Setia Hati Terate (SH Terate) Cabang Pacitan Pusat Madiun kembali sukses menggelar agenda sakral tahunannya. Bertempat di GOR Pacitan, prosesi Pengesahan Warga Baru SH Terate Tahun 2026 berhasil dilaksanakan dengan aman, tertib, dan matang sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP) dari pusat.

Tahun ini, sebanyak 740 calon warga baru resmi disyahkan. Kurang lebih 10.000 pendamping dan penggembira turut memadati area sekitar lokasi, yang menuntut kesiapsiagaan tinggi dari pihak panitia serta aparat keamanan.

Ketua Panitia Pengesahan, Kangmas Sutrisna, S.Pd, mengungkapkan bahwa kelancaran acara berskala besar ini tidak lepas dari solidnya kerja sama internal serta komunikasi yang intens dengan berbagai pihak terkait di lapangan.
“Seluruh panitia bekerja sama dengan baik dalam mempersiapkan seluruh kebutuhan kegiatan sehingga prosesi pengesahan dapat berjalan sesuai dengan rencana dan SOP organisasi,” jelas Kangmas Sutrisna.

Beliau juga menekankan bahwa koordinasi yang kuat dengan pihak keamanan dan instansi terkait menjadi faktor krusial dalam menjaga kondusivitas, mengingat besarnya jumlah massa penggembira yang hadir memberikan dukungan.

Di penghujung acara, Kangmas Sutrisna menyampaikan pesan mendalam bagi para warga yang baru saja disahkan. Ia berharap mereka tidak hanya sekadar menjadi anggota, melainkan mampu menjadi teladan di tengah masyarakat.
“Kami berharap seluruh warga yang telah disahkan menjadi warga SH Terate yang berbudi luhur serta mampu mengimplementasikan tujuan SH Terate, yaitu Memayu Hayuning Bawana, sehingga dapat memberikan manfaat bagi masyarakat, bangsa, dan negara,” pungkasnya.

Jaring Bibit Unggul, SH Terate CUP Pacitan 2025 Sukses Digelar

Jaring Bibit Unggul, SH Terate CUP Pacitan 2025 Sukses Digelar

Kejuaraan SH Terate CUP Pacitan Tahun 2025 telah sukses diselenggarakan di Gedung Gasibu Swadaya Pacitan pada 19–21 Desember 2025. Kegiatan ini diikuti oleh 12 ranting dan 2 komisariat se-Cabang Pacitan dan berlangsung dengan tertib, aman, serta menjunjung tinggi nilai sportivitas dan persaudaraan.

Kejuaraan ini merupakan agenda resmi pembinaan prestasi SH Terate Cabang Pacitan, yang tidak hanya berorientasi pada kompetisi, tetapi juga sebagai sarana silaturahmi serta penjaringan atlet potensial untuk menghadapi jenjang kejuaraan yang lebih tinggi.

Dalam sambutannya, Ketua SH Terate Cabang Pacitan Nurwiyono, S.A.P. menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh panitia, pelatih, atlet, wasit, serta seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya SH Terate CUP Pacitan 2025 sehingga kegiatan dapat berjalan dengan lancar dan sukses.

Ia menegaskan bahwa SH Terate CUP bukan semata-mata ajang penentuan kalah dan menang, melainkan sebagai wadah silaturahmi dan pembinaan, sekaligus penjaringan atlet yang dipersiapkan secara fisik dan mental untuk mengikuti kejuaraan di jenjang berikutnya.

“Bagi atlet yang belum berhasil meraih medali, agar tidak berkecil hati. Peluang masih terbuka lebar. Teruslah berlatih dengan sungguh-sungguh, karena proses yang dijalani dengan baik akan membuahkan hasil,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua DPRD Pacitan Dr. Arif Setia Budi, S.Sos., MPA, dalam sambutannya menyampaikan bahwa prestasi dapat diraih melalui kemauan yang kuat, kesabaran, kerja keras, serta doa.

Ia juga mengingatkan pentingnya fokus pada tujuan dan disiplin dalam latihan. Ke depan, ia mendorong agar pembinaan atlet dilakukan secara berkelanjutan dengan intensitas latihan minimal tiga kali dalam seminggu, guna mempersiapkan atlet SH Terate Cabang Pacitan agar mampu bersaing di tingkat yang lebih tinggi.

Adapun hasil perolehan medali SH Terate CUP Pacitan 2025 adalah sebagai berikut:

  • Ranting Donorojo: 1 perak, 8 perunggu
  •  Ranting Pringkuku: 3 emas, 3 perak, 2 perunggu
  • Ranting Punung: 1 emas, 1 perak, 3 perunggu
  • Ranting Pacitan: 12 emas, 4 perak, 6 perunggu
  • Ranting Arjosari: 1 emas, 1 perunggu
  • Ranting Kebonagung: 2 emas, 3 perak, 7 perunggu
  • Ranting Nawangan: 3 perak, 2 perunggu
  • Ranting Bandar: 3 perunggu
  • Ranting Tegalombo: 2 perunggu
  • Ranting Tulakan: 1 emas, 2 perak, 6 perunggu
  • Ranting Ngadirojo: 5 emas, 8 perak, 4 perunggu
  • Ranting Sudimoro: 4 emas, 3 perak, 6 perunggu
  • Komisariat STKIP: 2 perak, 2 perunggu
  • Komisariat Pendopo: 1 perunggu

Berdasarkan akumulasi perolehan medali, ditetapkan:

  • Juara Umum I: Ranting Pacitan
  • Juara Umum II: Ranting Ngadirojo
  • Juara Umum III: Ranting Sudimoro

Selain penetapan juara umum, panitia juga memberikan penghargaan kepada atlet terbaik putra Galang Puspo Handoyo dari Kontingen Ranting Pacitan dan atlet terbaik putri Asyifa Latif Syarifudin dari Kontingen Ranting Ngadirojo.

Ketua Panitia, Anung Bangun, menyampaikan rasa terima kasih atas sinergi yang luar biasa dari aparat kepolisian, Pamter PSHT Cabang Pacitan, tim wasit juri, hingga para sponsor. Dan juga menyampaikan permohonan maaf atas segala kendala teknis yang terjadi di lapangan.”Kesuksesan ini adalah hasil kerja keras kolektif,” ujarnya.

“Untuk adik-adikku para atlet, kuasailah gelanggang dengan disiplin. Konsistensi latihan fisik dan teknik adalah pelindung terbaik kalian dari cedera,” pesannya.

Selain kepada atlet Mas Anung juga menyampaikan pesan untuk para pelatih, agar perbarui semangat dan ilmu kita. “Sesuaikan materi dengan aturan terbaru tahun 2025 dan jangan lelah untuk menjaring bibit unggul daerah. Mari kita hidupkan klub-klub dan kompetisi agar bakat-bakat terpendam di daerah kita tidak hilang begitu saja,” pungkasnya.

Dengan berakhirnya SH Terate CUP Pacitan 2025, diharapkan kegiatan ini dapat menjadi momentum peningkatan kualitas pembinaan pencak silat, mempererat persaudaraan, serta melahirkan atlet-atlet berprestasi yang mampu mengharumkan nama SH Terate Cabang Pacitan di tingkat regional, nasional, hingga internasional.

Copyright PERSAUDARAAN SETIA HATI TERATE CAB. PACITAN